Dolar AS Bergerak Melemah, Harga Emas Melesat 1 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 28 Juli 2022 | 08:04 WIB
Dolar AS Bergerak Melemah, Harga Emas Melesat 1 Persen
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia melonjak lebih dari 1 persen pada perdagangan hari Rabu, karena dolar dan imbal hasil US Treasury melemah setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin sesuai ekspektasi.

Mengutip CNBC, Kamis (28/7/2022) harga emas di pasar spot melesat lebih dari 1 persen menjadi USD1.735,49 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,1 persen lebih tinggi menjadi USD1.719,1.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar tiga perempat poin persentase dalam upaya untuk mendinginkan meredakan inflasi paling intens sejak 1980-an.

Chairman Fed Jerome Powell mengatakan kurangnya visibilitas yang jelas ke lintasan ekonomi di masa mendatang menandakan bank sentral dapat memberikan panduan yang dapat diandalkan tentang ke mana arah kebijakannya hanya berdasarkan dari pertemuan demi pertemuan.

"Jika pasar sekarang meyakini suku bunga mungkin tidak bergerak setinggi (dan) secepat itu, ini adalah lingkungan yang relatif positif bagi pasar emas bergerak maju dan alasan mengapa kita melihat pergerakan positif setelah pertemuan The Fed," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Pelemahan dolar mendukung daya tarik emas di antara pembeli yang menggunakan mata uang lain, sementara imbal hasil US Treasury juga tergelincir.

"Namun, risiko harga emas terlihat condong ke sisi negatifnya karena pasar terus mengambil isyarat dari USD di tengah periode permintaan yang lambat secara musiman," ujar analis Standard Chartered, Suki Cooper.

Kenaikan suku bunga untuk melawan inflasi yang melonjak cenderung meningkatkan opportunity cost  memegang emas, yang tidak memberikan imbal hasil.

Kenaikan suku bunga The Fed yang agresif dan reli dolar baru-baru ini meredupkan daya tarik emas sebagai  safe-haven  meski ada risiko resesi akhir-akhir ini.

baca juga

Mencerminkan sentimen, kepemilikan ETF SPDR Gold Trust menyentuh level terendah sejak Januari, menjadi sekitar 32.321.124 ounce.

Logam lainnya mengikuti pergerakan emas. Harga perak di pasar spot melambung 2,6 persen menjadi USD19,09 per ounce, platinum melejit 1,4 persen menjadi USD886,09, sementara paladium naik 0,6 persen menjadi USD2.023,55. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Masih Dibanderol Rp 966.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Masih Dibanderol Rp 966.000/Gram

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 09:13 WIB

Kilau Emas Pudar Lagi Imbas Penguatan Imbal Hasil AS

Kilau Emas Pudar Lagi Imbas Penguatan Imbal Hasil AS

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 08:17 WIB

Setelah Melemah Selama 6 Pekan, Harga Emas Berkilau Lagi

Setelah Melemah Selama 6 Pekan, Harga Emas Berkilau Lagi

Bisnis | Senin, 25 Juli 2022 | 08:19 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×