Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Irwan Febri

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB
Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat
Direktur BUMDes Potorono, Sutardi, berdiri di telaga Desa Wisata Potorono, Bantul, DI Yogyakarta. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • Desa Potorono di Bantul berhasil bertransformasi dari area tambang pasir menjadi destinasi wisata melalui pengelolaan BUMDes sejak 2017.
  • Bergabungnya Desa Potorono dalam program Desa BRILian sejak 2021 membantu pengembangan wahana wisata dan pemberdayaan bagi pelaku UMKM.
  • Dukungan BRI meningkatkan omzet desa dari Rp100 juta menjadi Rp1,6 miliar serta mempermudah transaksi melalui teknologi QRIS digital.

Suara.com - Suara gemuruh air kini lebih sering terdengar daripada deru aktivitas tambang pasir di Desa Potorono, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dulu, tempat ini menjadi lokasi warga untuk mencari pasir di Sungai Mrowe, tapi kini berubah menjadi wisata yang dipenuhi tawa pengunjung dan geliat usaha kecil masyarakat.

Perjalanan Potorono sebagai desa wisata bermula ketika dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Potorono pada Desember 2017. Saat itu, wahananya baru satu, yakni embung yang masih menjadi maskot utama.

Namun, seiring waktu, semangat dari warga untuk mengembangkan potensi desa terus tumbuh. Kawasan wisata terus ditata dan ditambah baik hingga akhirnya dilirik untuk menjadi Desa BRILian, program pemberdayaan unggulan dari Bank BRI, pada 2021.

Kepala BUMDes Potorono, Sutardi, berdiri di depan peta desa wisata. (Suara.com/Irwan Febri)
Direktur BUMDes Potorono, Sutardi, berdiri di depan peta desa wisata. (Suara.com/Irwan Febri)

"Itu di tahun 2021 kalau tidak salah. Saat itu kami baru punya telaga desa. Baru satu itu. Setelah itu, kami bersama pengurus semangat karena didampingi BRI menjadi Desa BRILian," kata Direktur BUMDes Potorono, Sutardi, kepada Suara.com.

"Setelah didampingi BRI masuk, alhamdulillah berkembang. Ada Taman Dinasaurus, tadi bisa melihat bagaimana BRI masuk di kami, membantu UMKM, memasang gapura, dan lain-lain. Sehingga usaha-usaha kami bertambah," lanjutnya.

Maskot dinasaurus di wahana Potorono Edu Park. (Suara.com/Irwan Febri)
Maskot dinasaurus di wahana Potorono Edu Park. (Suara.com/Irwan Febri)

"Setelah dinasaurus, kami mengembangkan susur sungai dengan kapal. Yang terbaru adalah umbul, kolam renang Itu pun BRI masih membantu kami dalam pendampingan, pemberian support," kata Sutardi.

Menurut pria bergelar magister ekonomi keuangan itu, pengalaman menjadi Desa BRILian benar-benar memberikan dampak positif. Ia menyatakan bahwa pihaknya terbuka apabila kembali diikutsertakan untuk tahun mendatang.

"Inilah dampak ikut Desa BRILian 2021. Kalau diikutkan lagi pada tahun 2026-2027 kami lebih siap, karena sekarang sudah lebih lengkap," imbuh alumni UIN Sunan Kalijaga itu.

baca juga

Omzet Melonjak, UMKM Tumbuh

UMKM di kawasan Desa Wisata Potorono, Bantul, DI Yogyakarta. (Suara.com/Irwan FebrI)
UMKM di kawasan Desa Wisata Potorono, Bantul, DI Yogyakarta. (Suara.com/Irwan FebrI)

Dampak pengembangan tersebut terlihat nyata dari sisi ekonomi. Pada awal mengikuti program pendampingan, omzet desa wisata masih tergolong terbatas, yakni Rp100 juta per tahun.

"Saat kami mengikuti Desa BRILian, saat didampingi kami punya satu embung. Omset kami baru Rp100 juta itu 2021. Setahun itu. Karena mungkin masih awal, masa-masa pandemi," ungkap Sutardi.

Namun dalam beberapa tahun, angka tersebut melonjak signifikan. Hal ini setelah adanya penambahan wahana wisata, mulai dari Umbul Potorono, Potorono Edu Park, Wahana Susur Sungai, hingga Ujawasa Ngelo.

"Ahamdulillah tahun 2025 kemarin kami tutup buku omset kami Rp1,6 miliar. Alhamdulillah ini perjuangan teman-teman semua," lanjut pria 43 tahun itu.

Pertumbuhan ini juga diikuti dengan berkembangnya pelaku usaha mikro di kawasan wisata. Ada hampir 75 UMKM yang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi desa, di mana semuanya adalah warga setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikmati Sensasi Kuliner Hemat di Penyetan Cok dengan Promo Spesial BRI

Nikmati Sensasi Kuliner Hemat di Penyetan Cok dengan Promo Spesial BRI

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:13 WIB

Panduan Lengkap Program Spesial BRI Multiguna untuk Karyawan

Panduan Lengkap Program Spesial BRI Multiguna untuk Karyawan

Bri | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:05 WIB

Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap

Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap

Bola | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:07 WIB

Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi

Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi

Bola | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:04 WIB

RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League

RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League

Bola | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

Terkini

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

×