Penyebab Saham SIDO ARB Dua Hari Berturut-Turut, Benarkah Dampak Inflasi?

M Nurhadi

Selasa, 02 Agustus 2022 | 16:46 WIB
Penyebab Saham SIDO ARB Dua Hari Berturut-Turut, Benarkah Dampak Inflasi?
Ilustrasi

Suara.com - Saham milik PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO) mengalami ARB atau penurunan dalam dua hari berturut-turut. Penyebab saham SIDO ARB dua hari berturut-turut adalah karena harga bahan baku yang terus-menerus meroket. 

SIDO mengawali perdagangan pada Senin, (1/8/2022) dengan koreksi sebesar 6,63 persen ke posisi Rp845. Padahal di paruh pertama 2022, SIDO melemah 10,11 persen. Saham SIDO pun mengalami ARB 7 persen hingga penutupan sesi pertama. Data BEI menyebutkan saham SIDO anjlok 6 persen ke level Rp905 dengan nilai transaksi RP95,88 miliar. 

Sehari setelahnya saham SIDO kembali ables 6,51 persen ke Rp790. Itu berarti ARB pada saham ini terjadi dua hari berturut-turut. Penyebab utamanya adalah inflasi yang tinggi untuk harga bahan baku jamu.

Padahal, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami penurunan 11,35 persen dari Rp502 miliar menjadi Rp445,59 miliar. 

Bahan baku yang mahal juga berdampak pada penurunan penjualan sebanyak 2,53 persen. Meski beban penjualan dan pemasaran menurun, namun beban umum dan administrasi justru meningkat.

Hasilnya, laba usaha SIDO malah turun 10 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Aset SIDO juga ikut turun menjadi Rp3,57 triliun per 30 Juni 2022 dari posisi sebelumnya Rp4,06 triliun pada akhir tahun lalu. 

Sejarah Sido Muncul

Sido Muncul diawali dari usaha pemerahan susu terbesar bernama Melkrey di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, di sinilah titik awal perjalanan usaha pasangan suami istri Siem Thiam Hie dan  Rakhmat Sulistio atau Go Djing Nio dimulai.

Pada 1930, pasangan ini merintis toko roti dengan nama Roti Muncul. Pada tahun yang sama, Rakhmat Sulistio mulai meracik jamu masuk angin yang kini dikenal dengan nama Tolak Angin.

baca juga

Usaha itu berkembang berkat kemahiran Rakhmat meracik jamu dari rempah-rempah tradisional. Pasangan ini kemudian memutuskan untuk membuka usaha jamu di Yogyakarta.

Awalnya pada 1940 tolak angin berbentuk minuman rempah-rempah rebus mulai dipasarkan. Kemudian, mereka mulai mendirikan perusahaan sederhana bernama Sido Muncul di Trenggulan, Semarang pada 1951. Perusahaan berubah status menjadi PT Industri Jamu Farmasi Sido Muncul pada 1975. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selasa Sore, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di Level 6.988

Selasa Sore, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di Level 6.988

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:57 WIB

Mandiri Sekuritas: Jumlah Investor Ritel Pasar Saham Bertambah Lebih dari 100 Persen

Mandiri Sekuritas: Jumlah Investor Ritel Pasar Saham Bertambah Lebih dari 100 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 13:34 WIB

Selasa Pagi IHSG Dibuka Naik ke Level 6.988

Selasa Pagi IHSG Dibuka Naik ke Level 6.988

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2022 | 09:12 WIB

Ketua DPRD DKI soal PT Delta Djakarta: Selama Saya Menjabat, Saham Milik Pemprov di Perusahaan Bir Tak Akan Dijual

Ketua DPRD DKI soal PT Delta Djakarta: Selama Saya Menjabat, Saham Milik Pemprov di Perusahaan Bir Tak Akan Dijual

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 20:05 WIB

Awal Pekan IHSG Parkir di Level 6.968 Menguat 0,25 Persen

Awal Pekan IHSG Parkir di Level 6.968 Menguat 0,25 Persen

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2022 | 15:56 WIB

Pandemi Covid-19 Bikin Generasi Z Mendominasi Invesrtor Pasar Saham Sumsel

Pandemi Covid-19 Bikin Generasi Z Mendominasi Invesrtor Pasar Saham Sumsel

Sumsel | Minggu, 31 Juli 2022 | 18:18 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×