Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Stok BBM Pertalite Kian Tipis, Menkeu Sri Mulyani Pusing Tambah Subsidi

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:24 WIB
Stok BBM Pertalite Kian Tipis, Menkeu Sri Mulyani Pusing Tambah Subsidi
Keterangan Pertalite Habis di area antrean motor, di sebuah SPBU area Kabupaten Sleman, Senin (4/7/2022). [SuaraJogja/Uli Febriarni)

Suara.com - Stok BBM jenis Pertalite pada sejumlah SPBU di wilayah Jakarta dikabarkan makin tipis saja, bahkan di sejumlah SPBU stok Pertalite terpantau kosong.

Kosongnya stok Pertalite tersebut disebabkan banyaknya para konsumen yang lebih memilih jenis BBM ini yang harganya tidak mengalami kenaikan dibandingkan dengan Pertamax.

Diketahui, secara harga Pertalite masih pada kisaran Rp7.650 per liter, bandingkan dengan Pertamax yang harganya naik menjadi Rp12.500 per liter.

Bahkan, pemerintah dan DPR RI memperkirakan, kuota BBM Pertalite perlu ditambah 5 juta kiloliter dari tadinya 23 juta Kiloliter menjadi 28 juta kiloliter, agar stoknya tercukupi hingga akhir tahun.

Namun kondisi ini bakal menjadi perhatian serius, pasalnya jika stok Pertalite ditambah pemerintah juga harus siap untuk menambah anggaran subsidi, karena harga Pertalite saat ini masih disubsidi oleh pemerintah.

"Artinya, bakal ada tambahan subsidi di atas Rp502 triliun yang sudah kita sampaikan. Belum harga minyaknya sendiri yang kita asumsikan di dalam APBN kan basisnya USD100 per barel. Kemarin pernah sampai US$120 per barel, jadi itu juga akan menambahkan,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ditemui di Kemenko Ekonomi, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Sri Mulyani nampaknya akan makin pusing tujuh keliling jika, pasalnya anggaran subsidi makin membengkak.

Agar anggaran subsidi tidak membengkak, ia meminta kepada PT Pertamina Persero untuk benar-benar mengendalikan volumenya jual pertalite. Jadi kalau saat ini stok pertalite tampak kosong di sejumlah SPBU artinya Pertamina sedang mengendalikan volume jualnya.

"Itu semuanya memberikan tekanan kepada APBN kita di 2022 ini meskipun APBN-nya bagus surplus ya sampai dengan Juli 2022, tapi tagihannya ini nanti kalau volumenya tidak terkendali akan jadi lebih besar di semester dua,” katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Pertalite Makin Langka, Sejumlah Pengendara Antre di SPBU Bogor

BBM Pertalite Makin Langka, Sejumlah Pengendara Antre di SPBU Bogor

Poptren | Selasa, 09 Agustus 2022 | 14:53 WIB

BBM Pertalite Langka, Sejumlah Pengendara Motor dan Mobil Antre di Sejumlah SPBU Bogor

BBM Pertalite Langka, Sejumlah Pengendara Motor dan Mobil Antre di Sejumlah SPBU Bogor

Bogor | Senin, 08 Agustus 2022 | 22:53 WIB

Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Ternyata Berbahaya, Bisa Picu Kebakaran!

Menggoyangkan Kendaraan Saat Isi BBM Ternyata Berbahaya, Bisa Picu Kebakaran!

Sumbar | Selasa, 09 Agustus 2022 | 08:15 WIB

Terkini

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:17 WIB

×