Penyesuaian Harga BBM Karena Krisis Global, Saatnya Dorong Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Iwan Supriyatna

Selasa, 13 September 2022 | 13:32 WIB
Penyesuaian Harga BBM Karena Krisis Global, Saatnya Dorong Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan
Dialog publik dengan tema ‘Menakar Kebijakan Pemerintah dalam Penyesuaian Harga BBM: Subsidi Tepat Sasaran, Sudah Tepatkah?’ di Jakarta.

Suara.com - Kenaikan harga minyak dunia yang berdampak pada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Pengamat kebijakan publik Iwan Bento Wijaya memaparkan, EBT akan menjadi solusi jangka panjang bagi Indonesia, baik untuk kepentingan mitigasi perubahan iklim maupun sebagai langkah mengurangi ketergantungan pada ekspor minyak dari luar.

“Indonesia harus mempersiapkan hilirisasi dan huluisasi energi. Alokasi subsidi BBM saat ini sebaiknya dialihkan kepada sektor energi yang produktif,” kata Iwan dalam dialog publik dengan tema ‘Menakar Kebijakan Pemerintah dalam Penyesuaian Harga BBM: Subsidi Tepat Sasaran, Sudah Tepatkah?’ di Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Iwan mengungkapkan ada semangat secara global untuk melakukan transisi energi dari energi fosil ke energi terbarukan. Hal ini juga menjadi salah satu agenda penting di G-20, di mana Indonesia kini memegang kepemimpinan.

Iwan sepakat akan adanya bansos yang diberikan pemerintah untuk masyarakat tak mampu sebagai bantalan sosial meredam dampak penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kebijakan pemerintah dengan pemberian bantuan langsung tunai patut kita dukung. Selain itu harus dijaga ketersediaan bahan pangan di pasar untuk menahan laju angka inflasi dan mempertahankan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Fungsionaris Pimpinan Pusat (PP) GPII, M. Zulfikar Fauzi (PP GPII) menilai kebijakan pengalihan subsidi yang dilakukan pemerintah adalah hal yang wajar dan dilakukan untuk menyelamatkan APBN yang terus membengkak.

Penyesuaian harga juga karena adanya faktor ekonomi global yang tidak menentu dan efek perang di Eropa.

“Dari berbagai informasi, data dan fakta yang dapat kita cermati bersama, menunjukkan dengan gamblang alasan pemerintah melakukan pembaharuan kebijakan subsidi BBM. Dan kebijakan serupa lazim terjadi, bahkan di negara manapun,” jelasnya.

baca juga

Zulfikar mengatakan, saat ini yang harus dilakukan ialah pengawalan terhadap distribusi bansos yang diberikan pemerintah kepada masyarakat agar tepat sasaran.

“Pengawalan dari mahasiswa dan pemuda sangat penting terkait kebijakan pemerintah hari ini," imbuhnya.

Koordinator BEM Limajaya, Lingkar Mahasiswa Jakarta Raya (LIMAJAYA), Farid Sudrajat menyebut pengalihan subsidi BBM ke energi terbarukan adalah langkah yang bagus.

Ia pun sepakat akan perlunya pengawalan terkait bansos untuk masyarakat.

“Harus perlu dikawal terkait data dan verifikasi data terbaru agar bantuan ini bisa sampai pada rakyat dan tepat sasaran, sehingga tidak terjadinya ruang untuk dikorupsi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompak Demo Tolak Kenaikan BBM, Massa Buruh-Mahasiswa Sudah Meluber di Kawasan Thamrin

Kompak Demo Tolak Kenaikan BBM, Massa Buruh-Mahasiswa Sudah Meluber di Kawasan Thamrin

News | Selasa, 13 September 2022 | 13:28 WIB

Polisi Terjunkan Raisa Amankan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Buruh dan Mahasiswa

Polisi Terjunkan Raisa Amankan Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Buruh dan Mahasiswa

Sumedang | Selasa, 13 September 2022 | 13:19 WIB

Harga BBM Naik, Pendapatan Sopir Angkot di Banyuwangi Turun Drastis

Harga BBM Naik, Pendapatan Sopir Angkot di Banyuwangi Turun Drastis

Malang | Selasa, 13 September 2022 | 13:18 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×