Komaidi Notonegoro: Pertalite Masih Lebih Banyak Dinikmati Masyarakat Mampu

Fabiola Febrinastri

Kamis, 15 September 2022 | 17:34 WIB
Komaidi Notonegoro: Pertalite Masih Lebih Banyak Dinikmati Masyarakat Mampu
Ilustrasi layanan SPBU. (Dok: Pertamina)

Suara.com - Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro menyatakan, kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) selama ini terbukti tidak efektif dalam menurunkan angka kemiskinan, karena salah sasaran. Contohnya BBM subsidi jenis Pertalite, yang ternyata masih lebih banyak dinikmati oleh masyarakat mampu atau orang-orang kaya.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk “Mengurai Polemik Kenaikan BBM Bersubsidi”, yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Komaidi mengurai data yang diperoleh lembaganya bahwa sepanjang 2022, pemerintah telah menganggarkan subsidi energi yang amat besar, mencapai Rp502 triliun. Namun sayangnya, dana sebesar itu lebih banyak habis untuk mensubsidi BBM, yang 80 persennya dinikmati masyarakat mampu.

Dia mencontohkan pada BBM subsidi jenis Pertalite, yang 70 persen atau 20,3 juta Kiloliter (KL) per tahun dikonsumsi oleh kendaraan roda empat. Sedangkan kendaraan roda dua hanya menggunakan sebanyak 8,7 juta KL per tahun, atau sekitar 30 persen. Rata-rata konsumsi BBM kendaraan roda dua hanya 2,5 liter sekai transaksi, sedangkan roda empat mencapai 23,5 liter sekali transaksi.

“Kalau roda empat yang mengkonsumsi Pertalite itu angkutan umum, kita bisa terima, karena masyarakat bawah tidak punya mobil, naik angkutan umum. Tapi faktanya, dari 20,3 juta KL konsumsi roda empat itu, sebagian besar atau 98,7 persennya adalah mobil pribadi. Angkutan umum hanya 0,4 persen, taksi online 0,6 persen, dan taksi 0,3 persen. Yang punya mobil pribadi kan orang mampu,” ujar Komaidi.

Maka dari itu, lanjut Komaidi, sudah saatnya kita mendukung pengurangan anggaran subsidi BBM, untuk dialihkan pada anggaran yang betul-betul dibutuhkan masyarakat miskin. Antara lain untuk bantuan langsung tunai, serta peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Artinya, subsidi dialihkan dari si kaya ke si miskin yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.

Terkait dengan potensi naiknya harga-harga barang akibat kenaikan harga BBM bersubsidi, menurut Komaidi harus ada pengawalan tersendiri dari pemerintah. Karena sebenarnya, harga energi hanyalah sebagian kecil dari komponen penentu harga barang.

Komponen terbesar penentu harga barang adalah harga bahan baku yang mencapai 79 persen. Selain itu, komponen terbesar lainnya adalah upah tenaga kerja.

baca juga

“Ini kalau tidak dikawal oleh pemerintah, pelaku usaha akan menaikkan harga barang seenaknya, dengan alasan harga BBM naik. Pengawalan ini harus detail di semua lini, dan jelas hitungannya. Domain terbesarnya ada di Kementerian Perdagangan. Kebijakan pengawalan kenaikan harga barang ini dilakukan semua negara. Contohnya di Malaysia, kalau dalam menaikkan harga barang pengusaha tidak mau ikut ketentuan pemerintah, maka bisa dicabut izin usahanya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Rencanakan Hapus BBM Jenis Pertalite dan Pertamax? Kapan dan Apa Acuannya?

Pemerintah Rencanakan Hapus BBM Jenis Pertalite dan Pertamax? Kapan dan Apa Acuannya?

Cianjur | Kamis, 15 September 2022 | 16:09 WIB

Program Ketahanan Pangan, TNI AD dan PHR Kolaborasi Kelola Lahan 100 Hektare

Program Ketahanan Pangan, TNI AD dan PHR Kolaborasi Kelola Lahan 100 Hektare

Riau | Kamis, 15 September 2022 | 15:05 WIB

Termasuk untuk Tekan Harga Telur Ayam dan Cabai, Pemkab Bekasi Siapkan Rp 17 Miliar untuk Cegah Inflasi

Termasuk untuk Tekan Harga Telur Ayam dan Cabai, Pemkab Bekasi Siapkan Rp 17 Miliar untuk Cegah Inflasi

Bekaci | Kamis, 15 September 2022 | 14:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Sinergi PHR-TNI AD Olah 100 Hektare Tanaman Pangan

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Sinergi PHR-TNI AD Olah 100 Hektare Tanaman Pangan

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 14:14 WIB

Bisa Bangun 200 Ribu SD hingga 40 Ribu Puskesmas, Subsidi BBM Dapat Dialihkan Lebih Bermanfaat

Bisa Bangun 200 Ribu SD hingga 40 Ribu Puskesmas, Subsidi BBM Dapat Dialihkan Lebih Bermanfaat

Tantrum | Kamis, 15 September 2022 | 11:02 WIB

Pertamina Bakal Tambah 250 Pertashop Khusus Nelayan

Pertamina Bakal Tambah 250 Pertashop Khusus Nelayan

Foto | Rabu, 14 September 2022 | 20:05 WIB

Terkini

Warga Pindah Massal ke Pertalite, Pemerintah Ungkap Kondisi Stok BBM Nasional

Warga Pindah Massal ke Pertalite, Pemerintah Ungkap Kondisi Stok BBM Nasional

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia

Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia

Sumbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Lempar Lego dan Kurung Anak di Ruang Gelap, 19 Terdakwa Susulan Little Aresha Jalani Sidang Perdana

Lempar Lego dan Kurung Anak di Ruang Gelap, 19 Terdakwa Susulan Little Aresha Jalani Sidang Perdana

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:29 WIB

BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up

BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up

Sumsel | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia

Bagi Nasabah BRI Private dan Prioritas, Silakan Nikmati Privilege Kesehatan dari Prodia

Jakarta | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas

Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas

Bali | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Spesial Jakarta Running Festival 2026, Transjakarta Sediakan Bus Gratis dan Modifikasi Puluhan Rute

Spesial Jakarta Running Festival 2026, Transjakarta Sediakan Bus Gratis dan Modifikasi Puluhan Rute

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:17 WIB

BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas

BRI Hadirkan Exclusive Healthcare Services untuk Nasabah Prioritas

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI

Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di  Sumut Tambah Kuat

Kolaborasi Kapolri-Gubsu Bobby Nasution, Upaya Pemberantasan Narkoba di Sumut Tambah Kuat

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:09 WIB

×