PLN Rugi Akibat Oversupply Listrik, Penghapusan Daya Listrik 450 VA Jadi Solusi?

M Nurhadi

Jum'at, 16 September 2022 | 10:49 WIB
PLN Rugi Akibat Oversupply Listrik, Penghapusan Daya Listrik 450 VA Jadi Solusi?
Ilustrasi pengecekan instalasi kelistrikan oleh PLN - biaya turun daya listrik (web.pln.co.id)

Suara.com - Isu Perusahaan Listrik Negara atau PLN kelebihan pasokan (oversupply) kembali muncul di tengah isu listrik daya 540 VA dihapus. 

Wacana ini kian menguat usai Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyinggung masalah ini dengan biaya listrik sebagai salah satu pertimbangan.

"Salah satu kebijakan yang kita ambil adalah menaikkan 450 VA ke 900 VA untuk rumah tangga miskin dan 900 VA ke 1.200 VA," ujar Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah dalam rapat panja pembahasan RAPBN 2023 di Gedung DPR RI, dikutip pada Rabu (14/9/2022) lalu.

Untuk diketahui, PLN jadi salah satu usaha negara yang menerima dana subsidi guna meringankan masyarakat miskin yang terdaftar dalam  Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial dengan daya 450 VA dan 900 VA.

Menurut Said, subsidi yang diberikan negara tidak lepas dari surplus listrik PLN yang terus meningkat. Untuk tahun ini saja mencapai 6 gigawatt (GW) dan akan bertambah menjadi 7,4 GW di 2023, bahkan diperkirakan mencapai 41 GW di 2030.

"Kalau nanti EBT masuk maka tahun 2030 PLN itu ada 41 giga oversupply. Bisa dibayangkan kalau 1 GW itu karena kontrak take or pay maka harus bayar Rp3 triliun, sebab per 1 giga itu (bebannya) Rp3 triliun," kata dia.

Sehingga, kelebihan listrik tersebut tentu akan membebani PLN. Dengan demikian, Banggar berharap, pemerintah segera menaikkan daya listrik masyarakat khususnya penerima subsidi agar listrik PLN terserap dan mengatasi masalah oversupply.

"Bagi orang miskin, rentan miskin, yang di bawah garis kemiskinan itu tidak boleh lagi ada 450 V, kita tingkatkan saja minimal 900 VA. Setidaknya demand-nya (permintaanya) naik, oversupply-nya berkurang. Terhadap yang 900 VA juga naikkan saja ke 1.200 VA," kata Said.

Namun demikian, Said menambahkan, masyarakat yang masuk dalam golongan miskin tidak akan diwajibkan untuk menambah daya listrik dan biaya listrik. Dalam hal ini, menurutnya, PLN bisa diberi keleluasaan untuk mengubah daya tersebut secara teknis.

baca juga

"Jadi PLN tinggal datang ngotak-ngatik kotak meteran, diutak-atik dari 450 VA diubah ke 900 VA, selesai, kenapa itu tidak ditempuh saja oleh pemerintah," pungkas dia.

Di tengah PLN yang oversupply, ada peran pemerintah sendiri yang terus mengupayakan pembangunan sumber energi baru.

Pemerintahan Jokowi yang memiliki rencana mega proyek 35.000 MW dalam janjinya bisa dibilang salah satu pemicunya.

Hal ini membuat pembangunan PLTU baru terus digalakkan dan tertuang dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2021-2030.

Namun, kebijakan ini berpotensi membuat PLN semakin rugi karena sistem kontrak skema take or pay yang memaksa perusahaan listrik negara itu tetap membayar baik digunakan atau tidak.

Namun, belakangan Kementerian ESDM menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan menghapus daya listrik 450 VA. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Instruksikan Pemakaian Kendaraan Listrik, PLN Siapkan Sistem dan Diskon Besar

Jokowi Instruksikan Pemakaian Kendaraan Listrik, PLN Siapkan Sistem dan Diskon Besar

Tantrum | Kamis, 15 September 2022 | 19:01 WIB

Jokowi Perintahkan Operasional Dinas Instansi Pakai Kendaraan Listrik, Infrastrukturnya Siap?

Jokowi Perintahkan Operasional Dinas Instansi Pakai Kendaraan Listrik, Infrastrukturnya Siap?

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 17:18 WIB

Pemerhati Kebijakan Publik Sebut Penghapusan Listrik 450 VA Justru Berpotensi Merugikan dan Pemborosan

Pemerhati Kebijakan Publik Sebut Penghapusan Listrik 450 VA Justru Berpotensi Merugikan dan Pemborosan

Jatim | Kamis, 15 September 2022 | 14:52 WIB

PLN: Kebijakan Penggunaan Kompor Induksi Bikin APBN Lebih Hemat Dibanding Elpiji

PLN: Kebijakan Penggunaan Kompor Induksi Bikin APBN Lebih Hemat Dibanding Elpiji

Bisnis | Kamis, 15 September 2022 | 09:51 WIB

CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus

CEK FAKTA: Daya Listrik 450 VA Akan Dihapus

Tangsel | Rabu, 14 September 2022 | 23:38 WIB

Banggar DPR: Usulan Penghapusan Daya 450 VA Masih Dikaji

Banggar DPR: Usulan Penghapusan Daya 450 VA Masih Dikaji

DPR | Rabu, 14 September 2022 | 20:06 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×