Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Jalin Kerjasama Pembiayaan dengan BSI, Pupuk Kaltim Beri Distributor Kemudahan Akses Permodalan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 08:41 WIB
Jalin Kerjasama Pembiayaan dengan BSI, Pupuk Kaltim Beri Distributor Kemudahan Akses Permodalan
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) tandatangani perjanjian kerjasama pembiayaan distributor dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) tandatangani perjanjian kerjasama pembiayaan distributor dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), dalam upaya memberikan kemudahan akses dan fasilitas bagi seluruh distributor Pupuk Kaltim untuk pendanaan penyaluran pupuk bagi petani. Kerjasama ditandatangani Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, bersama Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna di Jakarta.

Diungkapkan Qomaruzzaman, kerjasama ini digagas agar para distributor mampu menjalankan kewajiban penyaluran pupuk kepada petani secara optimal, khususnya di wilayah distribusi masing-masing. Kemudahan akses pembiayaan dan fasilitas pengalihan utang diberikan sebagai bentuk dukungan Pupuk Kaltim bagi distributor pasca pandemi Covid-19, sehingga kedepan ketahanan pangan nasional mampu terjaga secara optimal dengan tersalurkannya pupuk bagi petani di daerah.

Adanya kemudahan akses permodalan diharapkan dapat semakin memacu kinerja seluruh distributor Pupuk Kaltim, agar ketersediaan pupuk bagi petani terpenuhi sesuai kebutuhan dan alokasi yang ditetapkan.

"Dari kerjasama ini, produktivitas distributor dan agen Pupuk Kaltim di Indonesia diharap berjalan lebih optimal seiring terpenuhinya kebutuhan modal kerja," kata Qomaruzzaman.

Dijelaskan Qomaruzzaman, saat ini Pupuk Kaltim memiliki ratusan mitra distributor yang tersebar di seluruh wilayah tanggung jawab distribusi perusahaan. Diantaranya distributor aktif korporat sebanyak lebih dari 60 mitra usaha dan distributor retail sebanyak 345 mitra. Dari total tersebut, beberapa distributor sangat membutuhkan pendanaan tambahan dari lembaga keuangan untuk menjalankan kewajiban sebagai penyalur pupuk kepada petani.

Dukungan akses permodalan diberikan karena distributor memiliki peranan penting bagi Pupuk Kaltim dalam menjalankan tugas penyaluran pupuk hingga ke petani. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi kelangkaan pasokan, dan produk Pupuk Kaltim bisa diakses dengan mudah oleh petani di seluruh wilayah pemasaran.

"Melalui dukungan pembiayaan yang diberikan, penyaluran pupuk yang tepat sasaran mampu tercapai dengan baik, sehingga produktivitas pertanian dan profitabilitas petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional turut meningkat," tambah Qomaruzzaman.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan pertanian dan perkebunan menjadi salah satu sektor yang dibidik perseroan, guna meningkatkan kontribusi BSI dalam hal green economy. Adanya kesinambungan pertanian dan perkebunan yang dikelola dengan baik, maka sektor ini akan memberikan dampak positif untuk kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.

Pada tahap awal, BSI menyiapkan pendanaan lebih dari Rp 100 Miliar guna mendorong para distributor pupuk naik kelas. Dari kerja sama Pupuk Kaltim bersama BSI, diharap akses permodalan yang diberikan mampu meningkatkan produktivitas distributor dan agen pupuk di Indonesia, sehingga makin memudahkan penyaluran pupuk hingga ke petani.

"BSI telah menyiapkan skema pembiayaan berbasis syariah untuk lebih dari 300 perusahaan distributor Pupuk Kaltim, khususnya terhadap distributor pupuk non subsidi," ungkap Anton.

Selain menjadi mitra dalam mengakses permodalan, BSI juga telah menyiapkan serangkaian strategi untuk meningkatkan supply chain perdagangan pupuk Indonesia. Beberapa strategi itu di antaranya pendampingan skill dan kompetensi petani daerah, literasi dan inklusi perbankan syariah untuk supplier pupuk.

"Pupuk merupakan komoditas perdagangan yang memiliki peran penting untuk sektor pertanian dan perkebunan. Hal ini menjadi salah satu fokus pembiayaan BSI, guna mendorong kemajuan pertanian dan perkebunan di Indonesia," terang Anton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Borneo FC Dapat Suntikan Sponsor Baru dalam Misi Juara BRI Liga 1

Borneo FC Dapat Suntikan Sponsor Baru dalam Misi Juara BRI Liga 1

Bola | Selasa, 20 September 2022 | 07:33 WIB

Sukseskan Ponorogo Mandiri Benih, Pupuk Kaltim Hadirkan Ragam Produk Unggulan

Sukseskan Ponorogo Mandiri Benih, Pupuk Kaltim Hadirkan Ragam Produk Unggulan

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 10:23 WIB

Dorong Dekarbonisasi Berbasis CSV, Pupuk Kaltim Gagas Program D'Komposer

Dorong Dekarbonisasi Berbasis CSV, Pupuk Kaltim Gagas Program D'Komposer

Bisnis | Minggu, 18 September 2022 | 14:57 WIB

Terkini

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Pangkas Ketergantungan APBN, Pemerintah Segera Revisi Perpres Cadangan Penyangga Energi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:25 WIB

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Sejarah Kelam Rp17.100 per Dolar AS: Bagaimana Konflik Timur Tengah Menguras Kas APBN Kita?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:16 WIB

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kesepakatan AS-Iran: Gencatan Senjata Dimulai, Selat Hormuz Kembali Dibuka

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:41 WIB

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Emas Antam Naik Lagi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,9 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:06 WIB

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Harga Pangan Mulai Melandai, Tapi Cabai Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 11:01 WIB

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Pembatasan BBM Subsidi 50 Liter per Hari Berlaku sampai Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:51 WIB

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Kenapa Harga E-Katalog Lebih Mahal? Begini Penjelasan LKPP

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:36 WIB

SeaBank Cetak Laba Bersih Rp 678,4 Miliar di 2025, Meroket 79%

SeaBank Cetak Laba Bersih Rp 678,4 Miliar di 2025, Meroket 79%

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:23 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.999

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 10:16 WIB

IHSG Gaspol, Melejit 2% di Awal Perdagangan Rabu

IHSG Gaspol, Melejit 2% di Awal Perdagangan Rabu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 09:16 WIB