The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Harga Minyak Dunia Makin Murah

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 22 September 2022 | 07:37 WIB
The Fed Kerek Suku Bunga 75 Basis Poin, Harga Minyak Dunia Makin Murah
Gedung Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia anjlok lagi sekitar 1 persen ke level terendah hampir dua minggu dalam perdagangan hari Rabu, setelah Federal Reserve mengumumkan kenaikan suku bunga yang besar untuk meredakan tekanan inflasi.

Mengutip CNBC, Kamis (22/9/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melemah 79 sen, atau 0,9 persen menjadi USD89,83 per barel, setelmen terendah sejak 8 September.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melorot USD1,00, atau 1,2 persen menjadi USD82,94 per barel, penutupan terendah sejak 7 September.

Di awal sesi, minyak melambung lebih dari USD2 per barel di tengah kekhawatiran tentang mobilisasi pasukan Rusia sebelum jatuh lebih dari USD1 karena dolar AS menguat dan permintaan bensin Amerika yang lebih rendah.

The Fed menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin untuk ketiga kalinya ke kisaran 3,00-3,25 persen, dan mengisyaratkan peningkatan lebih besar di masa mendatang. Aset berisiko seperti saham dan minyak jatuh karena berita tersebut, sementara dolar menguat.

Permintaan bensin Amerika selama empat pekan terakhir turun menjadi 8,5 juta barel per hari (bph), terendah sejak Februari, menurut Badan Informasi Energi (EIA) AS.

"Poin data yang menonjol adalah melemahnya permintaan bensin yang berkelanjutan. Ini benar-benar yang menghantui pasar," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

EIA melaporkan kenaikan 1,1 juta barel dalam stok minyak mentah pekan lalu.

Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin memanggil 300.000 tentara cadangan guna berperang di Ukraina, dan mendukung rencana untuk mencaplok bagian-bagian negara itu, mengisyaratkan bahwa dia siap untuk menggunakan senjata nuklir.

baca juga

Presiden AS Joe Biden menuduh Rusia membuat ancaman "sembrono" dan "tidak bertanggung jawab" untuk menggunakan senjata nuklir.

Harga minyak melonjak ke level tertinggi multi-tahun pada Maret setelah perang Ukraina pecah. Sanksi Uni Eropa yang melarang impor minyak mentah Rusia melalui laut akan mulai berlaku pada 5 Desember.

"Sebagian besar penurunan hari ini muncul terkait dengan penguatan dolar AS dan kami masih memandang arah dolar AS jangka pendek sebagai komponen penting dalam menilai arah harga minyak jangka pendek," kata analis Ritterbusch and Associates.

Indeks Dolar (Indeks DXY) berada di jalur untuk penutupan tertinggi dalam lebih dari 20 tahun terhadap sekeranjang rivalnya, membuat minyak lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan tanda-tanda pemulihan permintaan China memberi dorongan pada harga di awal sesi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Makin Murah ke Level USD 83/Barel

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Makin Murah ke Level USD 83/Barel

Bisnis | Rabu, 21 September 2022 | 08:12 WIB

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Pantau Putusan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Pantau Putusan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 08:22 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Kini Dibandrol USD 85/Barel

Harga Minyak Dunia Makin Murah, Kini Dibandrol USD 85/Barel

Bisnis | Selasa, 20 September 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×