Harga Minyak Dunia Makin Murah, Kini Dibandrol USD 85/Barel

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 20 September 2022 | 07:40 WIB
Harga Minyak Dunia Makin Murah, Kini Dibandrol USD 85/Barel
Ilustrasi harga minyak dunia.

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak lebih tinggi dalam sesi perdagangan yang volatilitas pada perdagangan hari Senin, karena kekhawatiran pasokan yang ketat.

Mengutip CNBC, Selasa (20/9/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman November, patokan internasional, ditutup naik 65 sen, atau 0,7 persen menjadi USD92 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Oktober, meningkat 62 sen atau 0,7 persen menjadi USD85,73 per barel.

Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutu yang dipimpin Rusia, dikenal sebagai OPEC Plus, gagal mencapai target produksi minyaknya sebesar 3,583 juta barel per hari pada Agustus, menurut dokumen internal. Pada Juli, OPEC Plus meleset dari targetnya sebesar 2,892 juta barel per hari.

"Survei produksi OPEC Plus yang sejauh ini di bawah kuota mereka untuk Agustus membuat pasar merasa bahwa mereka tidak dapat meningkatkan output mereka jika permintaan pasar melambat," kata Andrew Lipow, Presiden Lipow Oil Associates di Houston.

Bank sentral di seluruh dunia hampir dipastikan akan menaikkan suku bunga minggu ini untuk menjinakkan inflasi, dan ada beberapa risiko kenaikan 1 poin persentase penuh oleh Federal Reserve.

"Banyak trader sekali lagi bergerak ke sela-sela untuk menunggu pertemuan The Fed minggu ini," kata Dennis Kissler, Vice President BOK Financial.

Sementara itu hari libur nasional Inggris untuk pemakaman Ratu Elizabeth membatasi volume perdagangan selama jam-jam di London pada Senin.

Namun, minyak juga berada di bawah tekanan dari harapan meredanya krisis pasokan gas Eropa. Pembeli Jerman memesan kapasitas untuk menerima gas Rusia melalui pipa Nord Stream 1 yang ditutup, tetapi ini kemudian direvisi dan tidak ada gas yang mengalir.

baca juga

Minyak mentah melonjak tahun ini, dengan Brent mendekati rekor tertinggi USD147 pada Maret setelah invasi Rusia ke Ukraina memperburuk kekhawatiran pasokan.

Ketakutan tentang pertumbuhan ekonomi dan permintaan yang lebih lemah mendorong kejatuhan harga.

Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi dua dekade menjelang keputusan The Fed dan bank sentral lainnya minggu ini.

Sementara dolar yang lebih kuat membuat komoditas berdenominasi  greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan cenderung membebani minyak dan aset berisiko lainnya.

Pasar juga tertekan perkiraan permintaan yang lebih lemah, seperti prediksi pekan lalu oleh Badan Energi Internasional bahwa akan ada pertumbuhan permintaan nol pada kuartal keempat.

"Pasar masih memiliki katalis dimulainya sanksi Eropa terhadap minyak Rusia yang menggantung di atasnya. Karena pasokan terganggu pada awal Desember, pasar tidak mungkin melihat respons cepat dari produsen Amerika," kata analis ANZ.

Pelonggaran pembatasan Covid-19 di China, yang mengurangi prospek permintaan di konsumen energi terbesar kedua di dunia itu, juga dapat memberikan optimisme, kata para analis. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Bersiap Hadapi Peningkatan Suku Bunga yang Tajam

Harga Minyak Dunia Bersiap Hadapi Peningkatan Suku Bunga yang Tajam

Bisnis | Senin, 19 September 2022 | 07:53 WIB

Sindir Rezim Jokowi, AHY: Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Harusnya Juga Turun

Sindir Rezim Jokowi, AHY: Harga Minyak Dunia Turun, Harga BBM Harusnya Juga Turun

News | Jum'at, 16 September 2022 | 15:40 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok, Kini Melorot 3 Persen

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok, Kini Melorot 3 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 September 2022 | 07:37 WIB

Terkini

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi yang Ditarik Pemerintah, Cek Sebelum Beli

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Ini Penyebab Pinjol Ilegal Terus Bermunculan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

Bikin Malu! WNI Ini Jadi Orang Pertama Dipenjara di Malaysia karena Buang Puntung Rokok

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:17 WIB

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 07:16 WIB

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 07:10 WIB

×