Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Harga Emas Melesat Tinggi Gara-gara Ini

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 04 Oktober 2022 | 08:44 WIB
Harga Emas Melesat Tinggi Gara-gara Ini
Ilustrasi harga emas. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas melesat lebih dari 2 persen pada perdagangan hari Senin (3/10/2022) karena dolar AS dan imbal hasil obligasi bergerak melemah.

Mengutip CNBC, Selasa (4/10/2022), harga emas di pasar spot melesat 2,3 persen menjadi USD1.698,48 per ounce yang bisa menjadi kenaikan harian terbesar sejak 8 Maret.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 1,8 persen lebih tinggi menjadi USD1.702 per ounce.

Sementara itu perak melambung 8,8 persen menjadi USD20,67 per ounce, level tertinggi sejak pertengahan Agustus.

"Sepanjang September, semuanya menghadapi tekanan hebat dan jenuh jual," kata Michael Matousek, Kepala Trader U.S. Global Investors.

"Sekarang orang mencari peluang, terutama pemegang non jangka panjang dari logam ini, yang melakukan aksi beli saat terjadi penurunan dan menjual saat reli," tambahnya.

Dolar melemah, membantu permintaan emas yang dihargakan dengan greenback di antara pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Sementara imbal hasil US Treasury 10-tahun turun ke level terendah lebih dari satu minggu, mendukung permintaan emas yang tidak menawarkan bunga.

Mundurnya mata uang safe-haven itu memberi emas sedikit kelonggaran, dengan harga logam kuning melakukan pemulihan kecil sejak meluncur ke level terendah sejak April 2020 pekan lalu.

"Emas menemukan dukungan karena baru-baru ini menurun ketimbang pasar secara keseluruhan," kata Matousek.

Dia menambahkan ada beberapa pelaku pasar sekarang berpikir Federal Reserve mungkin mengurangi kenaikan suku bunga, yang akan mendukung sikap bullish.

Mendukung permintaan safe-haven untuk logam tersebut, aktivitas manufaktur Amerika tumbuh pada laju paling lambat dalam hampir 2,5 tahun pada September, kemungkinan karena kenaikan suku bunga untuk menjinakkan inflasi mendinginkan permintaan barang.

"Kita harus melihat penutupan di atas USD1.700 untuk membuat bull (emas) bangkit kembali, dan bahkan itu, benar-benar tidak banyak mengubah postur teknikal, sentimen bearish masih dalam kontrol teknikal yang cukup kuat," kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Sementara itu harga paladium melejit 2,9 persen menjadi USD2.219,83 per ounce, dan platinum melesat hampir 5 persen menjadi USD901,52 per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Senin Naik 0,06 % Jadi USD1,661,79 per ounce

Harga Emas Senin Naik 0,06 % Jadi USD1,661,79 per ounce

| Senin, 03 Oktober 2022 | 10:31 WIB

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp945.000/Gram

Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp945.000/Gram

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2022 | 08:52 WIB

Harga Emas Bangkit, Naik ke Posisi Tertinggi Satu Minggu

Harga Emas Bangkit, Naik ke Posisi Tertinggi Satu Minggu

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2022 | 08:48 WIB

Terkini

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Anjlok Lebih Dalam Pagi Ini, Rupiah Terus Cetak Rekor Terburuk

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:15 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Kemenperin: Industri Kertas Untung dengan Lemahnya Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:04 WIB

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bea Masuk LPG Dihapus, Industri Petrokimia Bersukaria

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:58 WIB

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Emas Laku Keras, Laba ANTAM Naik 58 Persen di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:52 WIB

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Wamenaker: Biaya Membunuh Industri Tembakau Sangat Murah, Tapi...

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:46 WIB

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Haga Emas Antam Terus Turun, Hari Ini Dibanderol Rp 2.769.000/Gram

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:25 WIB

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Tak Sekadar Bisnis, Emiten TAPG Mulai Jalankan Program Hunian Layak

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

IHSG Berbalik Arah, Dibuka Menguat Namun Langsung Merosot

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 09:15 WIB

OKX Gandeng BlackRock & StanChart, Sulap Surat Utang AS Jadi Jaminan Kripto

OKX Gandeng BlackRock & StanChart, Sulap Surat Utang AS Jadi Jaminan Kripto

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 08:56 WIB