Dolar Kembali Menguat, Kilau Emas Pudar Lagi

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2022 | 09:16 WIB
Dolar Kembali Menguat, Kilau Emas Pudar Lagi
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia melorot lebih dari 1 persen pada perdagangan hari Rabu, terbebani lonjakan dolar dan imbal hasil US Treasury menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika yang dapat memengaruhi jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Mengutip CNBC, Kamis (6/10/2022), harga emas di pasar spot turun 0,8 persen menjadi USD1.712,93 per ounce setelah mencapai puncak tiga minggu di USD1.729,39 pada sesi Selasa ini.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,6 persen lebih rendah menjadi USD1.720,80 per ounce.

"Kita melihat kebangkitan dalam dolar dan imbal hasil, sebagai hasilnya, kita melihat mundurnya emas setelah cukup agresif bergerak lebih tinggi selama beberapa sesi terakhir," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Indeks dolar menguat membuat emas kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Dolar melonjak lebih dari 1 persen terhadap sekeranjang pesaingnya, setelah membukukan hari terburuk sejak Maret 2020 pada sesi Selasa. Imbal hasil US Treasury 10-tahun juga naik.

Data menunjukkan pengusaha swasta Amerika meningkatkan perekrutan pada September, memperlihatkan permintaan untuk pekerja tetap kuat meski suku bunga naik dan kondisi keuangan yang lebih ketat.

Fokus sekarang bergeser ke data non-farm payrolls Departemen Tenaga Kerja AS untuk periode September, yang dirilis Jumat.

"The Fed sangat fokus pada pasar tenaga kerja saat ini. Kita melihat sedikit petunjuk tentang perlambatan di bidang manufaktur. Namun, jika kita melihat jumlah pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan, itu mungkin mengecewakan pasar emas," kata Meger.

Emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena hal ini meningkatkan opportunity cost untuk memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu harga perak di pasar spot anjlok 2,7 persen menjadi USD20,54 per ounce, setelah melejit ke puncak tiga bulan di sesi sebelumnya. Platinum menyusut 1,5 persen menjadi USD915,97 per ounce, dan paladium melorot 2,8 persen menjadi USD2.250,67.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewah, Trophy MPL Indonesia Musim Ke-10 Dibuat Bertabur Emas Solid

Mewah, Trophy MPL Indonesia Musim Ke-10 Dibuat Bertabur Emas Solid

Lifestyle | Kamis, 06 Oktober 2022 | 04:45 WIB

Naik Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp962.000/Gram Hari Ini

Naik Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp962.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2022 | 10:26 WIB

Harga Emas Berkilau Lagi, Sentuh Level Tertinggi Tiga Pekan

Harga Emas Berkilau Lagi, Sentuh Level Tertinggi Tiga Pekan

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2022 | 08:37 WIB

Terkini

ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya

ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:24 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:20 WIB

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:12 WIB

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:02 WIB

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:54 WIB

Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI

Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:42 WIB