Pupuk Organik Dinilai Jadi Solusi Ketergantungan Pupuk Kimia

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:14 WIB
Pupuk Organik Dinilai Jadi Solusi Ketergantungan Pupuk Kimia
Ilustrasi Pupuk Organik (Unsplash.com)

Suara.com - Ketergantungan petani dengan pupuk subsidi masih sangat tinggi, alokasi pemerintah sangatlah terbatas. Pupuk subsidi tidak akan mampu memenuhi kebutuhan petani di Indonesia. 

Saat ini, tercatat untuk alokasi pupuk subsidi tahun 2022 hanya sekitar 37-42 persen dari total kebutuhan petani di Indonesia. 

Padahal, pupuk menjadi faktor produksi yang krusial bagi petani.  Salah satunya sebagai pasokan nutrisi agar pertumbuhan tanaman bisa optimal, sehingga hasil panennya juga maksimal. 

Sementara itu, harga pupuk non subsidi dirasa mahal oleh petani. Ini tentu saja bisa menambah harga produksinya. Sehingga harus memicu petani untuk mencari alternatif lain sebagai solusinya.

Oleh karena itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak para petani di seluruh Indonesia untuk meningkatkan penggunaan pupuk sendiri alias pupuk organik. Menurutnya, pupuk organik sangat dibutuhkan, selain karena pupuk subsidi yang ada saat ini jumlahnya sangat terbatas.

"Belum lagi bahan baku pupuk seperti gugus fosfat yang sebagian besar dikirim dari Ukraina dan Rusia tersendat karena perang keduanya. Jadi yang tidak dapat pupuk subsidi segeralah menghadirkan pupuk organik. Minimal setiap Kabupaten harus jadi percontohan dan tidak mengandalkan bantuan pemerintah pusat," ujar SYL, Senin, 25 Juli 2022.

Guru Besar Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Prof. Supli Effendi Rahim, mengatakan alternatif yang dilakukan oleh petani adalah membuat pupuk organik, untuk kelangsungan ketersediaan pupuk dan ketergantungan terhadap pupuk subsidi.

"Petani bisa membuat sendiri yakni pupuk organik, yakni pupuk kompos dan pupuk cair," kata Prof Supli yang diterima media, Senin (17/10/2022).

Selanjutnya, kata Gubes UMP ini, melihat kondisi pupuk tersebut, penting bagi petani untuk membuat pupuk organik secara mandiri, serta edukasi bagi petani soal kelemahan pupuk subsidi atau kimia bagi tanaman.

baca juga

"Petani mesti diberi edukasi tentang kelemahan pupuk subsidi yang notabene pupuk kimia.  Petani mesti dilatih cara pembuatan pupuk kompos dan pupuk organik," paparnya.

Oleh karena itu, tegas prof Supli, pupuk organik sangatlah solutif bagi petani ditengah ketergantungan dan keterbatasan pupuk subsidi. "Sangat mungkin (solusi)," tambahnya.

Selain itu, kata Prof Supli, dirinya berharap, pemerintah ikut mensuport para petani agar mandiri dalam membuat pupuk organik secara baik dan benar.

"Pemerintah mesti memberi pelatihan tentang cara membuat pupuk organik. Pemerintah mesti memberi insentif dalam bentuk hadiah kepada mereka tekun membuat pupuk organik secara mandiri," tutup Prof Supli. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karena Ini, DP3 Bantu Keluhan Petani di Balikpapan yang Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi

Karena Ini, DP3 Bantu Keluhan Petani di Balikpapan yang Tak Bisa Beli Pupuk Subsidi

Kaltim | Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:35 WIB

Wanita Tani Indonesia HKTI Diharapkan Jadi Prioner Gerakkan Perempuan Bangun Sektor Pertanian

Wanita Tani Indonesia HKTI Diharapkan Jadi Prioner Gerakkan Perempuan Bangun Sektor Pertanian

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 18:24 WIB

Hadapi Era Digital Marketing, Mahasiswa Polbangtan YoMa Kementan Pelajari Teknologi Pengemasan Tingkatkan Mutu Produk Olahan

Hadapi Era Digital Marketing, Mahasiswa Polbangtan YoMa Kementan Pelajari Teknologi Pengemasan Tingkatkan Mutu Produk Olahan

Deli | Senin, 17 Oktober 2022 | 18:30 WIB

Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia Tuai Hasil Baik

Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia Tuai Hasil Baik

Bisnis | Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:37 WIB

Jalin Kerja Sama dengan Qatar, Mentan SYL Jamin Kemudahan Investasi di Bidang Pertanian dan Peternakan

Jalin Kerja Sama dengan Qatar, Mentan SYL Jamin Kemudahan Investasi di Bidang Pertanian dan Peternakan

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:19 WIB

Angin Segar bagi Petani Singkong, DPR Evaluasi Aturan Tanaman Singkong Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi

Angin Segar bagi Petani Singkong, DPR Evaluasi Aturan Tanaman Singkong Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi

Lampung | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:26 WIB

Terkini

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Malaysia: Mitchell Baker Cadangan, Haye Main Dari Awal

Bola | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Erajaya Buka-bukaan Strategi Bisnis Ritel Makanan dan Minuman

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:55 WIB

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Buka Rekening di IMIFEST 2026, Nasabah Baru BRI Langsung Dapat Cashback!

Bri | Senin, 28 September 2026 | 18:53 WIB

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

Buntut Tewasnya ASN, Amnesty Desak Pemerintah Hentikan Latsamir Komcad

News | Senin, 28 September 2026 | 18:52 WIB

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Transaksi Derivatif Kripto CFX Melonjak 50% Jadi Rp5,98 Triliun Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:51 WIB

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Pakai Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA+++ Perlu Sunscreen Tambahan atau Tidak?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Pengadilan Pajak Dialihkan ke MA Akhir Tahun, Kemenkeu Siapkan Masa Transisi SDM & IT

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 18:50 WIB

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Jakarta Kian Padat, Pemprov Siapkan 11 Rumah Susun Baru pada 2027

Foto | Senin, 28 September 2026 | 18:46 WIB

Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Minta Doa: Ini Ditugaskan Bapak

Jadi Kandidat Dirjen WHO, Menkes Budi Minta Doa: Ini Ditugaskan Bapak

News | Senin, 28 September 2026 | 18:45 WIB

×