Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia Tuai Hasil Baik

Iwan Supriyatna

Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:37 WIB
Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia Tuai Hasil Baik
Ilustrasi Kelapa. (Pixabay/nipananlifestyle)

Suara.com - Kelapa genjah yang ditanam saat pencanangan program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia di Solo Raya menunjukkan hasil yang baik. Kelapa genjah yang ditanam pada Agustus lalu itu telah tumbuh 100%, bahkan kini terdapat tunas baru.

Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan bantuan bibit kelapa genjah untuk Solo Raya cukup besar. Mencakup Kabupaten Sukoharjo sebanyak 110.000 pohon, Boyolali 58.000, dan Karanganyar 59.000 pohon.

Bantuan bibit diberikan saat pencanangan Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan Agustus 2022 lalu.

Menurut Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah, penanaman kelapa genjah merupakan bagian dari program ketahanan pangan, sekaligus upaya meningkatkan pendapatan masyarakat. Kementan menargetkan penanaman sejuta kelapa genjah pada periode 2022-2023.

"Solo Raya harus berhasil, pemeliharaan dan kebutuhan lainya harus terpenuhi, jangan sampai kurang," kata Andi, baru-baru ini.

Untuk memastikan program berjalan baik, Kementan melakukan monitoring dan evaluasi. Tujuan akhirnya, terbangun kawasan kelapa genjah yang bisa mendongkrak pendapatan masyarakat dan ekonomi nasional. Solo Raya, terutama Sukoharjo, kata Andi, menjadi percontohan bagi daerah lain.

Pertumbuhan tanaman yang baik, kata Andi, tak lepas dari respons warga yang sangat tinggi kala menanam dan memelihara. Di Solo Raya, khususnya di Sukoharjo, kelapa diolah jadi gula semut dan minyak kelapa.

Karena respons yang baik itu, jelas Andi, sisa alokasi bantuan kelapa tahun ini 100.000 pohon fokuskan ditanam di Sukoharjo.

"Karena lahan pekarangan masih tersedia luas dan respons masyarakat untuk tanam dengan pemiliharaan yang serius sangat tinggi. Dan juga pemerintah Sukoharjo memiliki komitmen serius untuk mengawalnya," ucap dia.

baca juga

Ada sejumlah varietas kelapa genjah yang jadi pilihan. Meliputi entog, kuning nias, kuning bali, pandan wangi, dan kopyor. Kelapa genjah bisa dipanen dalam waktu tiga hingga empat tahun dari sejak awal tanam.

Masing-masing varietas memiliki keunggulan. Varietas entog memiliki potensi buah per pohon per tahun mencapai 95 butir dengan jumlah buah per tandan enam hingga tujuh butir, dan kadar kemanisan air buah 6% Brix, berat daging buah 437 gram, dan mulai panen di umur 4 tahun.

Sementara varietas kuning nias menghasilkan buah per pohon per tahun 60-120 butir, berat daging buah mencapai 159 gram dengan kadar minyak 62%. Kelapa genjah kuning nias ini mulai panen pada umur 4 tahun.

Keunggulan varietas kuning bali yakni potensi buah per pohon per tahun 60-110 butir, berat daging buah mencapai 177 gram dengan kadar minyak sekitar 61%. Kelapa varietas ini mulai bisa dipanen di umur 4 tahun.

Kelapa genjah pandan wangi memiliki keunggulan kadar kemanisan air buah 6,25 % Brix, aroma air dan daging buah muda dengan wangi pandan, rasa air dan daging buah bercita rasa pandan, serta jumlah buah 151 butir per pohon per tahun. Tanaman jenis ini mulai bisa dipanen umur 3 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kentos Kelapa Berkhasiat Tingkatkan Imun Tubuh, Begini Kata Dokter Zaidul Akbar

Kentos Kelapa Berkhasiat Tingkatkan Imun Tubuh, Begini Kata Dokter Zaidul Akbar

Cianjur | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:49 WIB

Jalin Kerja Sama dengan Qatar, Mentan SYL Jamin Kemudahan Investasi di Bidang Pertanian dan Peternakan

Jalin Kerja Sama dengan Qatar, Mentan SYL Jamin Kemudahan Investasi di Bidang Pertanian dan Peternakan

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:19 WIB

Angin Segar bagi Petani Singkong, DPR Evaluasi Aturan Tanaman Singkong Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi

Angin Segar bagi Petani Singkong, DPR Evaluasi Aturan Tanaman Singkong Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi

Lampung | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:26 WIB

Terkini

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

UNIS Ucap Perpisahan Lewat Milky Way: Berharap Bertemu Lagi di Masa Depan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:20 WIB

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Kesan Pertama Pemain Bangladesh Kali Pertama Injak Kaki di Jakarta, Takjub dengan Hal Ini

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 17:17 WIB

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

Komnas HAM Usul Yusril atau Mendagri Berkantor di Jayapura 3 Bulan untuk Tangani Kekerasan Papua

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:16 WIB

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:15 WIB

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Baru 50 Menit Siswa Pulang, SMP PGRI 1 Way Jepara Ludes Terbakar: Kerugian Ratusan Juta

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 17:11 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:10 WIB

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

ASN Inspektorat OKI Tewas Ditikam Istri, Ternyata 2 Kali Dimediasi soal Nafkah Anak

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:06 WIB

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Buruh Geruduk Bundaran HI, Desak RUU Ketenagakerjaan

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:05 WIB

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

Terbentur Waktu dan Kajian Berbelit, Pengadaan Lahan Pemakaman Jakarta Tertunda hingga 2027

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:04 WIB

×