Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia Tuai Hasil Baik

Iwan Supriyatna | Suara.com

Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:37 WIB
Program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia Tuai Hasil Baik
Ilustrasi Kelapa. (Pixabay/nipananlifestyle)

Suara.com - Kelapa genjah yang ditanam saat pencanangan program Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang se-Indonesia di Solo Raya menunjukkan hasil yang baik. Kelapa genjah yang ditanam pada Agustus lalu itu telah tumbuh 100%, bahkan kini terdapat tunas baru.

Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan bantuan bibit kelapa genjah untuk Solo Raya cukup besar. Mencakup Kabupaten Sukoharjo sebanyak 110.000 pohon, Boyolali 58.000, dan Karanganyar 59.000 pohon.

Bantuan bibit diberikan saat pencanangan Tanam Kelapa Genjah 1 Juta Batang oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan Agustus 2022 lalu.

Menurut Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah, penanaman kelapa genjah merupakan bagian dari program ketahanan pangan, sekaligus upaya meningkatkan pendapatan masyarakat. Kementan menargetkan penanaman sejuta kelapa genjah pada periode 2022-2023.

"Solo Raya harus berhasil, pemeliharaan dan kebutuhan lainya harus terpenuhi, jangan sampai kurang," kata Andi, baru-baru ini.

Untuk memastikan program berjalan baik, Kementan melakukan monitoring dan evaluasi. Tujuan akhirnya, terbangun kawasan kelapa genjah yang bisa mendongkrak pendapatan masyarakat dan ekonomi nasional. Solo Raya, terutama Sukoharjo, kata Andi, menjadi percontohan bagi daerah lain.

Pertumbuhan tanaman yang baik, kata Andi, tak lepas dari respons warga yang sangat tinggi kala menanam dan memelihara. Di Solo Raya, khususnya di Sukoharjo, kelapa diolah jadi gula semut dan minyak kelapa.

Karena respons yang baik itu, jelas Andi, sisa alokasi bantuan kelapa tahun ini 100.000 pohon fokuskan ditanam di Sukoharjo.

"Karena lahan pekarangan masih tersedia luas dan respons masyarakat untuk tanam dengan pemiliharaan yang serius sangat tinggi. Dan juga pemerintah Sukoharjo memiliki komitmen serius untuk mengawalnya," ucap dia.

Ada sejumlah varietas kelapa genjah yang jadi pilihan. Meliputi entog, kuning nias, kuning bali, pandan wangi, dan kopyor. Kelapa genjah bisa dipanen dalam waktu tiga hingga empat tahun dari sejak awal tanam.

Masing-masing varietas memiliki keunggulan. Varietas entog memiliki potensi buah per pohon per tahun mencapai 95 butir dengan jumlah buah per tandan enam hingga tujuh butir, dan kadar kemanisan air buah 6% Brix, berat daging buah 437 gram, dan mulai panen di umur 4 tahun.

Sementara varietas kuning nias menghasilkan buah per pohon per tahun 60-120 butir, berat daging buah mencapai 159 gram dengan kadar minyak 62%. Kelapa genjah kuning nias ini mulai panen pada umur 4 tahun.

Keunggulan varietas kuning bali yakni potensi buah per pohon per tahun 60-110 butir, berat daging buah mencapai 177 gram dengan kadar minyak sekitar 61%. Kelapa varietas ini mulai bisa dipanen di umur 4 tahun.

Kelapa genjah pandan wangi memiliki keunggulan kadar kemanisan air buah 6,25 % Brix, aroma air dan daging buah muda dengan wangi pandan, rasa air dan daging buah bercita rasa pandan, serta jumlah buah 151 butir per pohon per tahun. Tanaman jenis ini mulai bisa dipanen umur 3 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kentos Kelapa Berkhasiat Tingkatkan Imun Tubuh, Begini Kata Dokter Zaidul Akbar

Kentos Kelapa Berkhasiat Tingkatkan Imun Tubuh, Begini Kata Dokter Zaidul Akbar

| Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:49 WIB

Jalin Kerja Sama dengan Qatar, Mentan SYL Jamin Kemudahan Investasi di Bidang Pertanian dan Peternakan

Jalin Kerja Sama dengan Qatar, Mentan SYL Jamin Kemudahan Investasi di Bidang Pertanian dan Peternakan

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:19 WIB

Angin Segar bagi Petani Singkong, DPR Evaluasi Aturan Tanaman Singkong Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi

Angin Segar bagi Petani Singkong, DPR Evaluasi Aturan Tanaman Singkong Tidak Dapat Pupuk Bersubsidi

Lampung | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 20:26 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB