Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Menanggapi Keluhan Pelanggan, Apa yang Harus Dilakukan Pebisnis?

Vania Rossa

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 14:46 WIB
Menanggapi Keluhan Pelanggan, Apa yang Harus Dilakukan Pebisnis?
Ilustrasi keluhan pelanggan [shutterstock]

Suara.com - Punya bisnis berarti harus siap menghadapi keluhan pelanggan. Bahkan meski kamu sudah berusaha memberikan yang terbaik, selalu saja ada pelanggan yang tak puas dan komplain. Bagaimana menghadapinya?

Mengutip dari laman Ninja Xpress, Johan Alvin Khosuma atau dikenal sebagai @trustjak di Instagram, sekaligus pendiri JCK Enterprise, memberikan trik bagi para pengushaa dalam menanggapi keluhan pelanggan. Simak di bawah ini.

1. Pahami isi keluhan

Ingat, pelanggan tidak serta-merta mengeluh tanpa alasan. Pastilah ada suatu alasan yang melatarbelakangi mengapa pelanggan merasa kurang puas. Oleh karena itu, kamu harus paham apa yang membuat mereka merasa tidak puas.

Misalkan, dalam industri kuliner, pelanggan mungkin mengeluh soal rasa makanan. Atau dalam industri fashion, pelanggan mengeluh soal robekan kecil atau jahitan yang kurang rapi. Nah, setelah mengetahui dengan jelas isi keluhan pelanggan, maka jadikan itu sebagai feedback atau masukan agar kamu memperbaiki kekurangan produk atau pelayanan.

2. Tanggapi dengan baik

Meski kamu merasa tak nyaman dengan keluhan yang diterima, kamu tetap harus menanganinya dengan tepat. Hal yang kamu wajib lakukan adalah menanggapinya dengan baik. Pada tahap ini, kamu hanya perlu menanggapi dengan baik tanpa memikirkan pembelaan atau jawaban apapun.

Tanggapan yang baik sangat krusial untuk meredakan kekesalan pelanggan. Hal ini juga memastikan bahwa pelanggan tahu jika kamu merespons keluhan mereka.

3. Berempati terhadap apa yang dialami pelanggan

baca juga

Setelah menanggapi dengan baik, selanjutnya kamu wajib menunjukkan empati, yang artinya kamu berusaha untuk memahami sudut pandang pelanggan. Tunjukkan bahwa kamu benar-benar mendengarkan dan memahami kondisi mereka.

Jadi, perhatikan nada bicara, body language, serta eye contact jika berhadapan langsung dengan pelanggan. Jika keluhan diajukan secara online, kamu wajib memperhatikan bagaimana solusi dan empati kamu tertuang dalam tulisan.

4. Meminta maaf

Selanjutnya, pastikan kamu meminta maaf kepada pelanggan, baik itu masalah kecil, besar atau bahkan atas sesuatu yang bukan kesalahanmu. Ingatlah falsafah “customer is king” dalam bisnis. Sebelum kamu melakukan justifikasi dan menjelaskan masalah serta memberikan solusi, awali dengan melakukan permintaan maaf. Jadi, jangan sungkan untuk meminta maaf kepada pelanggan.

5. Lakukan tindakan terkait keluhan

Tahap berikutnya, kamu perlu melakukan suatu tindakan terkait situasi yang dikeluhkan pelanggan. Contoh tindakan yang dapat kamu lakukan untuk mengambil hati konsumen yang sedang marah adalah dengan menawarkan produk pengganti jika produk yang diterima rusak, atau memberi voucher sebagai 'pengganti' kekecewaan pelanggan. Diharapkan tindakan ini dapat mengurangi rasa kecewa serta mengembalikan kepercayaan dari konsumen.

Bagaimana, kini kamu sudah tahu, kan, bagaimana cara menangani keluhan pelanggan, serta cara untuk menanaganinya agar tak menjadi bumerang bagi bisnismu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelar Program Lelang Kongsi Kongsi, Bank Mandiri Guyur Hadiah Bagi Pebisnis Loyal

Gelar Program Lelang Kongsi Kongsi, Bank Mandiri Guyur Hadiah Bagi Pebisnis Loyal

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:22 WIB

Ulasan Buku Bob Sadino, Berguru pada Sosok Pebisnis Tangguh

Ulasan Buku Bob Sadino, Berguru pada Sosok Pebisnis Tangguh

Your Say | Senin, 19 September 2022 | 19:07 WIB

Pemula Mau Bikin Bisnis? Ini 5 Jenis Usaha yang Cocok Untuk Anda!

Pemula Mau Bikin Bisnis? Ini 5 Jenis Usaha yang Cocok Untuk Anda!

Bisnis | Rabu, 14 September 2022 | 09:12 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB