Ekonomi AS Suram, Harga Emas Dunia Bersinar Lagi

Vania Rossa | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 08:20 WIB
Ekonomi AS Suram, Harga Emas Dunia Bersinar Lagi
Ilustrasi harga emas dunia. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia berbalik arah untuk diperdagangkan lebih tinggi setelah dolar jatuh pada perdagangan Selasa (25/10/2022).

Logam kuning menguat karena potensi pelemahan ekonomi Amerika memicu ekspektasi Federal Reserve untuk lebih agresif naikkan suku bunga.

Mengutip CNBC, Rabu (26/10/2022), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD1.654,58 per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,2 persen menjadi USD1.658 per ounce.

"Kita melihat pelemahan dalam dolar dan kenaikan di beberapa mata uang lainnya terhadap dolar, dan itu mendorong emas kembali menguat," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur greenback terhadap sekeranjang rival utamanya, turun sekitar 0,9 persen, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Survei yang dirilis Senin menunjukkan aktivitas bisnis Amerika mengalami kontraksi selama empat bulan berturut-turut, memicu spekulasi bahwa The Fed mungkin akan mengendalikan sikap kebijakan agresifnya.

Jika The Fed melanjutkan kenaikan suku bunga di bawah ekspektasi 75 basis poin, itu akan menandakan perlambatan kenaikan dan menjadi bullish bagi emas, "tetapi trader emas menunggu sesuatu yang lebih konkret," ucap Haberkorn.

Kenaikan suku bunga meredupkan daya tarik emas karena meningkatkan opportunity cost untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Spekulan beralih ke net short position 20.633 kontrak dalam emas COMEX pada minggu terakhir, ungkap Commodity Futures Trading Commission ( CFTC ) ( CFTC ) AS, Jumat lalu.

Sementara itu, data menunjukkan net impor emas konsumen China melalui Hong Kong pada September berkurang separuh dari bulan sebelumnya.

Disisi lain harga perak di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD19,34 per ounce, platinum turun 0,8 persen menjadi USD917,53, sementara paladium anjlok 2,1 persen menjadi USD1.926,75.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Rp3.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp3.000, Cek Deretan Harga Emas Antam Hari Ini

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2022 | 09:25 WIB

Harga Emas Tergelincir, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Bikin Investor Ngacir

Harga Emas Tergelincir, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Bikin Investor Ngacir

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2022 | 08:52 WIB

Awal Pekan Ini Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 946.000/Gram

Awal Pekan Ini Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 946.000/Gram

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2022 | 11:48 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB