Percepatan Pembangunan Terus Digenjot, Gravel Dorong Inovasi Manajemen Konstruksi Digital

Iwan Supriyatna

Sabtu, 05 November 2022 | 13:37 WIB
Percepatan Pembangunan Terus Digenjot, Gravel Dorong Inovasi Manajemen Konstruksi Digital
Ilustrasi konstruksi.

Suara.com - Di tengah gencarnya pembangunan di Indonesia, sektor konstruksi harus lebih giat mengadaptasi transformasi digital, terutama dengan kondisi percepatan pembangunan di tanah air terus berlangsung 5 tahun belakangan ini.

Transformasi digital sebenarnya sudah masuk dalam daftar prioritas para pelaku sektor konstruksi, terutama yang berskala besar, namun masih belum optimal implementasinya.

Meski menawarkan efisiensi dan produktivitas yang lebih besar, masih ada alasannya yang menghalangi perusahaan konstruksi untuk bergeser ke digital, yaitu kompleksitas ekosistemnya, antara pemilik, kontraktor, pekerja, dan pemangku kepentingan lainnya. Alasan lain yang tak kalah kuatnya adalah tantangan dalam mengubah budaya atau kebiasaan kerja di sektor ini.

Secara historis, perekrutan pekerja konstruksi atau tukang bangunan berlangsung berdasarkan sistem kekeluargaan atau pertemanan. Ketika ada proyek bangunan, tukang akan bekerja dalam satu paguyuban atau rombongan tapi ketika proyek sepi serombongan itu pula menganggur.

Siklusnya terus seperti ini hingga sekarang. Informasi pekerjaan konstruksi pun masih dikelola dan dikomunikasikan secara verbal, dari mulut ke mulut.

Selain itu, manajemen pekerja proyek juga masih belum terorganisir dan banyak miskomunikasi antara pemilik proyek konstruksi yang berada di kantor dengan tukang yang berada di lapangan. Akibatnya terjadi penundaan penyelesaian proyek hingga terbuangnya waktu dan biaya.

Tantangan-tantangan ini sebenarnya dapat terselesaikan apabila para pemangku kepentingan di sektor konstruksi mulai bergeser dari metode tradisional ke solusi manajemen konstruksi digital. Saat ini solusi digital dalam konstruksi masih banyak fokus bergerak di perencanaan pembangunan atau rantai pasok.

Belum banyak yang menawarkan solusi dalam aspek pengelolaan SDM, khususnya manajemen jasa tukang bangunan atau pekerja konstruksi, padahal dalam ekosistem sektor konstruksi tukang pegang peranan penting. Di ceruk inilah Gravel hadir dengan mengedepankan inovasi digital manajemen konstruksi yang fokus menyediakan tukang ahli dan berpengalaman dari aplikasi.

Kehadiran Gravel untuk sektor konstruksi tak hanya sebagai penyedia tukang saja.

baca juga

“Yang kami tawarkan lebih dari itu. Gravel menawarkan solusi digital yang mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan tukang di sebuah proyek konstruksi. Solusi ini dapat menghemat waktu, biaya dan tugas kerja kontraktor, jadi kontraktor lebih fokus dengan proyek. Urusan pencarian, pengelolaan, pembayaran dan administrasi tukang, Gravel yang menangani”, Chief Product Officer Gravel, Fredy Yanto menjelaskan.

Dari aspek perekrutan tukang, kontraktor dapat memilih tukang berdasarkan informasi keahlian dan pengalaman tukang cukup dari aplikasi. Ketika proyek berjalan, kontraktor dapat melacak absensi tukang, kapan absen masuk dan absen keluar, hingga detail lokasi titik koordinatnya.

Gravel juga mengelola dan mendistribusikan pembayaran upah tukang secara terjadwal dengan sistem pembayaran hari ini kerja, besok gajian. Setiap tukang yang menjadi mitra Gravel juga secara otomatis sudah terproteksi oleh asuransi kecelakaan kerja dan kematian yang disediakan oleh Gravel. Jadi secara keseluruhan, Gravel mendukung pengelolaan tukang secara end to end sehingga proyek lebih terpantau, penjadwalannya lebih akurat, dan perencanaan anggarannya pun lebih terukur.

“Solusi-solusi digital Gravel ini hadir untuk mendukung kinerja produktivitas dan efisiensi pelaku usaha konstruksi agar semakin optimal, profitabilitasnya meningkat dan berkelanjutan. Diharapkan Gravel juga dapat memberikan kontribusi nyata kepada sektor konstruksi dan mendorong kemajuan transformasi digital di Indonesia.” CEO Gravel, Georgi Putra, menyampaikan harapannya.

Sebagai bagian dari kontribusi nyata yang mendukung kinerja produktivitas, Gravel juga secara rutin mengadakan Gravel Terampil yang merupakan pelatihan gratis bagi para pekerja konstruksi.

“Untuk membangun Indonesia dengan membangun manusianya, kita perlu membangun ekosistem yang baik dulu antara manufaktur, tukang dan Gravel sendiri. Gravel Terampil adalah ekosistem dimana kami dan partner bersama-sama untuk mengedukasi dan membangun skill tukang,” jelas William Panjaitan, Head of Commercial Gravel.

Dalam pelaksanaannya, Gravel menggandeng para partner manufaktur terpercaya untuk bersama-sama meningkatkan kualitas tukang di Indonesia. Meskipun baru dilaksanakan di dua kota, Jakarta dan Surabaya, antusiasme partisipan Gravel Terampil dinilai tinggi, baik dari sisi partner maupun tukang.

“Bagi tukang, Gravel Terampil sangat membantu mereka, tidak hanya tentang skill tapi juga wawasan perusahaan manufaktur yang bekerjasama dengan kita. Jadi, ke depannya, kita ingin menjangkau lebih banyak tukang dengan mengadakan Gravel Terampil di seluruh Indonesia,” tambah William.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PUPR Tunjuk PT Indra Karya Jadi Salah Satu Konsultan Kontruksi Pembangunan IKN

Kementerian PUPR Tunjuk PT Indra Karya Jadi Salah Satu Konsultan Kontruksi Pembangunan IKN

News | Kamis, 03 November 2022 | 21:16 WIB

Rencana Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Terkendala Anggaran, Terancam Gagal Dibangun?

Rencana Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Terkendala Anggaran, Terancam Gagal Dibangun?

Batam | Jum'at, 04 November 2022 | 08:00 WIB

Pembangunan IKN Nusantara Dimulai, Sampahnya Dibuang Kemana?

Pembangunan IKN Nusantara Dimulai, Sampahnya Dibuang Kemana?

Kaltim | Kamis, 03 November 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Buat Karaoke, Sharp Perluas Party Speaker untuk Camping hingga Gathering

Bukan Cuma Buat Karaoke, Sharp Perluas Party Speaker untuk Camping hingga Gathering

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Head to head Timnas Indonesia vs Thailand, Modal Garuda Putus Rekor Buruk Sejarah

Head to head Timnas Indonesia vs Thailand, Modal Garuda Putus Rekor Buruk Sejarah

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Sinyal Perkuat Pertahanan, Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI di HUT ke-81

Sinyal Perkuat Pertahanan, Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI di HUT ke-81

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Diskriminasi Disabilitas?

Apa yang Dimaksud dengan Diskriminasi Disabilitas?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:38 WIB

Sidang Roy Suryo di PN Jaktim Digelar 'Gelap-gelapan': Listrik Padam saat Jaksa Bacakan Replik!

Sidang Roy Suryo di PN Jaktim Digelar 'Gelap-gelapan': Listrik Padam saat Jaksa Bacakan Replik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Taktik Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Taktik Timnas Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Film Family Force Mulai Syuting, Ini Daftar Para Pemain Utama Penuh Bintang

Film Family Force Mulai Syuting, Ini Daftar Para Pemain Utama Penuh Bintang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Dari Hustle Culture ke Pause Culture: Saat Jeda Menjelma Jadi Kebutuhan

Dari Hustle Culture ke Pause Culture: Saat Jeda Menjelma Jadi Kebutuhan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Amankan Aksi Massa dan Final FIFA ASEAN Cup: Polda Metro Terjunkan Ribuan Pasukan Gabungan

Amankan Aksi Massa dan Final FIFA ASEAN Cup: Polda Metro Terjunkan Ribuan Pasukan Gabungan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:22 WIB

John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia, Thailand Punya Senjata yang Bisa Bikin Garuda Kewalahan

John Herdman Wanti-wanti Timnas Indonesia, Thailand Punya Senjata yang Bisa Bikin Garuda Kewalahan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:22 WIB

×