Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Emiten Pendatang Baru Langsung Kasih Cuan Selepas IPO, Kecuali Milik Saratoga

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 10 November 2022 | 09:26 WIB
Emiten Pendatang Baru Langsung Kasih Cuan Selepas IPO, Kecuali Milik Saratoga
Ilustrasi Uang. (Pixabay)

Suara.com - Kinerja saham emiten-emiten baru moncer setelah melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Kinerja moncer para emiten baru tersebut, membuat para pemegang sahamnya meraup cuan.

Seperti dikutip dari RTI, kinerja saham emiten baru tersebut diantaranya, emiten properti PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) yang baru listing pada Selasa (8/11) kemarin, kinerja sahamnya naik 35% ke level Rp135/lembar saham pada penutupan Selasa.

Dalam IPO ini, PT Wulandari Bangun Laksana Tbk melepas 2,75 miliar saham dengan harga Rp100 per saham dan meraup dana segar dari IPO Rp275 miliar.

Selanjutnya, emiten sektor kesehatan PT Jayanas Medica Industri Tbk (OMED) yang juga kinerja sahamnya gemilang usai IPO di mana pada Selasa (8/11) berada di level Rp250/lembar saham atau naik 22,5%.

OMED menawarkan 4,06 miliar saham kepada publik atau setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga Rp204 per saham. Perseroan mendapatkan dana segar mencapai Rp828 miliar.

Kemudian, emiten sawit PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR) yang juga memberikan cuan ke pemegang sahamnya selepas IPO, dengan kinerja saham yang naik 15,83% di harga Rp139/lembar saham.

Pada IPO Selasa Kemarin, PT Menthobi Karyatama Raya Tbk menerbitkan 2,5 miliar saham atau 20,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp120 per saham dan meraih Rp300 miliar.

Selain itu, terdapat juga emiten yang baru listing justru memberikan kerugian kepada pemegang sahamnya. Salah satunya, emiten rumah sakit PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) yang merupakan saham portofolio Saratoga perusahaan investasi milik Sandiaga Uno.

Pada perdagangan Selasa, PRAY mencatatkan penurunan 2,78% di harga Rp875/lembar saham. Dalam IPO, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk melepas 302,22 juta saham yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga Rp900 per saham sehingga perseroan meraup dana segar Rp272 miliar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Sultan, Baru IPO Langsung Tebar Dividen untuk Hadiah Libur Nataru

Emiten Sultan, Baru IPO Langsung Tebar Dividen untuk Hadiah Libur Nataru

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 09:13 WIB

Catat! Ini Saham yang Bakal Diburu Investor Asing

Catat! Ini Saham yang Bakal Diburu Investor Asing

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 08:56 WIB

Selepas IPO, Bos Blibli Bongkar Jurus Hadapi Resesi Global

Selepas IPO, Bos Blibli Bongkar Jurus Hadapi Resesi Global

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 08:46 WIB

Terkini

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:47 WIB

Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya

Cara Mencari Diagonal Belah Ketupat Jika Diketahui Luasnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Cara Mencari Alas Segitiga: Lengkap dengan Rumus dan Contoh Soalnya

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:44 WIB

5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur

5 Rekomendasi Eyeliner Tahan Air Terbaik, Mata On Point Seharian dan Anti Luntur

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA

Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP

BPK Audit Kinerja MK dalam Penanganan PHPU 2024 Meski Raih Opini WTP

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:35 WIB

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban

Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:23 WIB

×