Ditjen Perkebunan Gandeng TNI Kawal Peningkatan Produksi Tebu

Iwan Supriyatna

Jum'at, 11 November 2022 | 07:08 WIB
Ditjen Perkebunan Gandeng TNI Kawal Peningkatan Produksi Tebu
Sinergisitas antara Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian dengan TNI dalam meningkatkan produksi gula nasional.

Suara.com - Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah guna meningkatkan produksi gula nasional dalam hal ini gula kristal putih (GKP), diantaranya sinergisitas antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Sinergisitas ini merupakan dalam rangka mendukung program Kementan khususnya gula untuk mencapai swasembada gula konsumsi tahun 2025 dalam rangka mencapai pembangunan perkebunan dengan moto “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat.”

“kita ketahui bersama subsektor perkebunan memegang peranan yang cukup penting dalam pertanian di Indonesia. Bahkan perkebunan sebagai salah satu sektor penopang devisa negara,” ungkap Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjen Perkebunan, Kementan, Ardi Praptomo.

Lebih lanjut, Ardi mengungkapkan, salah satu subsektor perkebunan yang sangat penting adalah tanaman tebu. Sebab, hal ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gula konsumsi.

"Kondisi saat ini kebutuhan gula nasional sebesar 7,3 jt ton yang mana kebutuhan gula konsumsi berkisar 3,2 jt ton setahun dan kebutuhan gula industri sebesar 4,1 jt ton. Sedangkan produksi dalam negeri berkisar 2,35 juta ton. Hal ini ada defisit kebutuhan sebesar 850 ribu ton. Oleh karena itu Kementerian Pertanian dalam hal ini Direktorat Jenderal Perkebunan memiliki program prioritas yaitu Percepatan Swasembada Gula Konsumsi TA. 2025," papar Ardi.

Melalui program ini, Ardi menargetkan, "areal untuk memenuhi kebutuhan 850 rb ton adalah kegiatan perluasan 75 ribu ha di luar pulau jawa sedangkan Rawat Ratoon 125 ha dan Bongkar Ratoon 75 ribu ha difokuskan dipulau jawa."

Ardi menerangkan, pada Tahun 2022 ini dalam rangka program swasembada gula konsumsi kami telah mengalokasikan kegiatan seluas 4.800 Ha terdiri dari Perluasan seluas 1.310 Ha, dan Rawat Ratoon seluas 3.490 Ha yang tersebar di satker Pusat dan Daerah (Provinsi). Adapun untuk Kab. Bantul di alokasikan kegiatan Rawat Ratoon dengan luas 50 Ha.

Melalui Program ini Kementerian Pertanian memberikan bantuan Sarana Produksi kepada petani penerima bantuan dalam bentuk Natura. Adapun Sarana Produksi.

"Diantaranya yakni berupa pupuk majemuk sebanyak 400 kg/ha, oembenah tanah 13 liter/ha, herbisida 4 liter/ha dan khusus untuk kegitan perluasan memperoleh bantuan benih sebanyak 60.000 mata/ha dan bantuan biaya perluasan sebanyak 23 HOK/ha," urai Ardi

baca juga

Menurut Ardi, dengan adanya PKS antara Ditjen Perkebunan dengan TNI ini maka sarana produksi yang sudah tersalurkan dapat dilakukan pengawalan, pengamanan dan monitoring pada saat pelaksanaan aplikasi dilapangan oleh petani.

"Sengan adanya peran serta Tentara Nasional Indonesia dalam hal ini Babinsa yang merupukan unjuk tombak di tingkat desa dapat memeberikan rasa aman, nyaman dan tentram bagi petani dalam menjalankan aktifitas kegiatan di lapangan," jelas Ardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Produksi Pertanian Nasional, Kementan Paparkan Kebijakan Pupuk dan Pemupukan Nasional

Jaga Produksi Pertanian Nasional, Kementan Paparkan Kebijakan Pupuk dan Pemupukan Nasional

Bisnis | Kamis, 10 November 2022 | 07:58 WIB

Kementan Bidik Turki sebagai Pasar Ekspor Komoditas Pertanian

Kementan Bidik Turki sebagai Pasar Ekspor Komoditas Pertanian

Bisnis | Rabu, 09 November 2022 | 10:09 WIB

Monitoring Stok Beras di Karawang, Mentan SYL Pastikan Aman hingga Akhir Tahun

Monitoring Stok Beras di Karawang, Mentan SYL Pastikan Aman hingga Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 08 November 2022 | 16:04 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:55 WIB

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:54 WIB

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:51 WIB

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 11:49 WIB

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru

Honor Magic9 Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Kamera ARRI dan Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya

Review Heart of the Beast: Trauma Disorot tapi Nggak Sedalam Petualangannya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai  476,46 Km

Jaringan Rel Kereta Api Aktif di Sumut Mencapai 476,46 Km

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:44 WIB

Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan Timnas Indonesia: Hampir Kami Kalahkan

Tan Cheng Hoe Puji Ketangguhan Timnas Indonesia: Hampir Kami Kalahkan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:42 WIB

×