Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.343,711
LQ45 630,859
Srikehati 307,881
JII 380,533
USD/IDR 17.914

Anak Desa Rejeki Kota, Sekali Panen Jambu Kristal Agus Untung Rp 1,2 Miliar

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 08 Desember 2022 | 08:51 WIB
Anak Desa Rejeki Kota, Sekali Panen Jambu Kristal Agus Untung Rp 1,2 Miliar
Manfaat konsumsi jambu kristal, jambu biji tanpa biji (Pixabay/new_abdul17)

Suara.com - Rejeki memang tidak kemana, baik di kota maupun di desa. Itulah yang kini dirasakan Agustina Heriyanto seorang pemuda yang berasal dari Majalengka, Jawa Barat. Pasalnya dia meraup untung yang luar biasa dari usahanya membudidaya jambu kristal yang ia beri nama Jayi.

Awal, Agus panggilan akrabnya mendapatkan bibit unggul jambu kristal pemberian pemerintah, kesempatan tersebut pun tak disia-siakan oleh dirinya agar bisa mendapatkan pundi-pundi uang dari hasil bertani jambu kristal.

Tak disangka tak tak diduga kini, usahanya membuahkan hasil, Agus mengaku untuk sekali panen jambu kristal dia mendapatkan sekitar Rp1,2 miliar yang masuk kantongnya.

Agus pun bercerita bahwa awalnya dia mendapatkan bibit jambu kristal dari pejabat di Kementerian Pertanian. Pada waktu itu Agus mendapatkan informasi bagimana cara untuk membudidayakan jambu kristal yang baik dan benar.

Dia pun diberi arahan untuk memberi pupuk yang tepat dan berkualitas, melakukan pembungkusan buah, serta melakukan penyiraman sesuai dengan yang diperlukan.

Berkat kegigihannya, jambu kristal Jayi miliknya sangat digemari oleh masyarakat. Bahkan beberapa konsumen bergantian datang ke kebun milik Agus untuk membeli hasil panennya dan ada pula yang di ekspor ke luar negeri.

Sebelum menjadi petani jambu kristal Jayi, Agus menyelesaikan pendidikannya sebagai sarjana ekonomi. Setelah lulus, dia sempat bekerja di salah satu bank swasta di Bandung dan akhirnya menjadi petani berkat bujukan orang tua.

Jerih payahnya pun membuahkan hasil yang memuaskan, kini Agus telah memiliki kurang lebih 6.000 pohon jambu kristal Jayi. Adapun, satu pohon jambu kristal dapat menghasilkan rata-rata 20 kilogram (kg) dan saat ini harga di pasaran sekitar Rp17.000 per kg.

Jika jambu kristalnya dijual dengan harga Rp10.000 per kg, maka dalam sekali panen Agus bisa meraup hasil hingga Rp1,2 miliar. Di samping itu, Agus pun sudah mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, yaitu sekitar 40 orang per hari ditambah dengan beberapa orang yang bekerja membantu di kebunnya.

baca juga

Untuk menyuplai pasar baik dalam negeri maupun ekspor, Agus berupaya tetap menjaga kualitas dan kontinuitas. Hal itu dilakukan dengan pemilihan jenis pupuk yang tepat dan berkualitas, serta pemberian dosis dan jadwal pemupukan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Surati Dirut Bulog, Minta 610.632 Ton Beras dari 24 Provinsi Segera Diserap

Kementan Surati Dirut Bulog, Minta 610.632 Ton Beras dari 24 Provinsi Segera Diserap

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 16:26 WIB

Campur Tangan Pemerintah Perlu Agar Milenial Akrab Pangan Lokal

Campur Tangan Pemerintah Perlu Agar Milenial Akrab Pangan Lokal

Bisnis | Selasa, 29 November 2022 | 07:13 WIB

Jaga Kualitas Mutu Komoditas Perkebunan, Kementan Gelar Rumah Pintar Pekebun

Jaga Kualitas Mutu Komoditas Perkebunan, Kementan Gelar Rumah Pintar Pekebun

Bisnis | Rabu, 16 November 2022 | 15:04 WIB

Terkini

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×