Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Pemerintah Sulit Temukan Negara yang Mau Ekspor Beras ke Indonesia

M Nurhadi

Kamis, 08 Desember 2022 | 12:06 WIB
Pemerintah Sulit Temukan Negara yang Mau Ekspor Beras ke Indonesia
Pekerja mengecek kualitas beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Kamis(28/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Rencana impor beras hingga 500 ribu ton yang bertujuan memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hingga kini masih terkendala. Salah satunya, sulit menemukan negara pengekspor beras.

"Impor tidak akan mudah, karena negara-negara itu juga membatasi, bahkan ada yang sama sekali menutup untuk ekspor, karena dia butuh juga," kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso saat ditemui awak media di Gedung DPR RI, pada Rabu (7/12/2022) lalu.

Ia mengaku, hingga kini Bulog terus mengupayakan 200 ribu ton beras impor paling lambat akhir tahun 2022. Namun demikian, impor beras masih sulit terealisasi.

"200 ribu ton juga sudah dalam upaya ya. Bahkan ada satu negara yang sudah iya (bersedia ekspor ke Indonesia) tapi nggak jadi, karena memang dia nggak siap dengan waktu yang singkat, belum (ditambah) perizinan dan segala macamnya. Jadi nggak mudah," ujar dia.

Buwas memastikan, pihaknya akan segera melakukan impor beras jika sudah ada yang bersedia memberikan kepastikan stok beras.

"Sekarang ini saya sedang upaya, sampai akhir Desember itu harus ada 200 ribu ton," ujar dia.

Meski begitu, nampaknya stok 200 ribu ton yang diharapkan tidak bisa tepenuhi secara pasti. Buwas menyebut, saat ini persediaan beras rumah tangga masih aman berdasarkan data BPS.

"Krisis Insyaallah nggak (krisis). Tadi kan kata BPS mengatakan jumlahnya cukup ada di rumah tangga, kalau di rumah tangga aman. Tapi ini kan permasalahannya ada di CBP, untuk stabilisasi, ketersediaan, dan operasi pasar," kata dia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi juga mendukung pernyataan Buwas yang mengakui sulit memenuhi stok 200 ribu ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Tipis Jadi Alasan Impor Beras, Mendag Zulhas: Kalau Ada ya Gak Mungkin Impor

Stok Tipis Jadi Alasan Impor Beras, Mendag Zulhas: Kalau Ada ya Gak Mungkin Impor

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 16:26 WIB

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Mendag Izinkan Impor Beras, Menteri Pertanian Beri Respon Dingin

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:37 WIB

Indonesia Resmi Impor Beras, Pemerintah Janji Tetap Serap Hasil Panen Petani

Indonesia Resmi Impor Beras, Pemerintah Janji Tetap Serap Hasil Panen Petani

Bisnis | Rabu, 07 Desember 2022 | 08:56 WIB

Indonesia Bersiap Datangkan 200 Ribu Ton Beras Impor

Indonesia Bersiap Datangkan 200 Ribu Ton Beras Impor

Tantrum | Rabu, 07 Desember 2022 | 08:33 WIB

Catat! Lokasi SIM Keliling Purwakarta Kamis 1 Desember 2022

Catat! Lokasi SIM Keliling Purwakarta Kamis 1 Desember 2022

Purwasuka | Rabu, 30 November 2022 | 23:41 WIB

Kementan Surati Dirut Bulog, Minta 610.632 Ton Beras dari 24 Provinsi Segera Diserap

Kementan Surati Dirut Bulog, Minta 610.632 Ton Beras dari 24 Provinsi Segera Diserap

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 16:26 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB