Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Fakta Gunung Padang, Situs Lebih Tua dari Piramida Mesir Diguncang Gempa

M Nurhadi

Minggu, 18 Desember 2022 | 15:08 WIB
Fakta Gunung Padang, Situs Lebih Tua dari Piramida Mesir Diguncang Gempa
Gunung Padang. [Berita Bali/Istimewa]

Suara.com - Situs Gunung Padang jadi salah satu cagar budaya yang bisa jadi pilihan anda saat liburan jelang akhir tahun ini. Situs prasejarah ini juga menyimpan sejuta misteri yang masih belum terungkap hingga saat ini.

Berdasarkan laporan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Arkenas) Kemendikbudristek, situs ini banyak menimbulkan perdebatan terkait asal mula hingga penanggalan karbon yang menentukan usia situs tersebut.

Perkiraan sementara, situs Gunung Padang terbentuk pada 5.000 SM-26.000 SM. Sedangkan peneliti lainnya memperkirakan, Gunung Padang lebih tua dari Piramida Giza yang berada di Mesir dengan perkiraan pembangunan sekitar 2.570 SM.

Situs ini menjadi salah satu lokasi favorit untuk para pelajar yang ingin belajar sekaligus berekreasi. Sayangnya, semenjak gempa Cianjur yang terjadi beberapa saat lalu, situs ini semakin jarang dikunjungi meski situs Gunung Padang tidak mengalami kerusakan.

Berikut fakta-fakta terkait situs megalitikum Gunung Padang:

1. Ditemukan Pertama Kali Tahun 1914

Situs Gunung Padang pertama kali ditemukan oleh peneliti Belanda Rogier DM Verbeek pada 1891 dan dilaporkan kembali oleh ahli sejarah Nicolaas Johannes Krom.

Laporan Nicolaas Johannes Krom kemudian dituliskan dalam Rapporten Oudheidkundige Dienst (Buletin Dinas Kepurbakalaan).

Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. [suara.com/Achmad Sakirin]
Situs Megalitikum Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. [suara.com/Achmad Sakirin]

2. Kembali Dipelajari pada 1979

Pasca penelitian yang dilakukan dua peneliti dari belanda situs Gunung Padang mulai terlupakan. Situs tersebut kembali ditemukan oleh warga lokal pada tahun 1979.

Kala itu, warga setempat melaporkan adanya temuan tumpukan batu-batu persegi besar dengan berbagai ukuran, tersusun dalam suatu tempat berundak.

Pemerintah lantas mulai melakukan konservasi dan penelitian di Situs Gunung Padang untuk mengetahui lebih jauh.

Berdasarkan dugaan sementara, Pusat Arkenas Kemendikbudristek menyebut, Gunung Padang adalah gunung api purba yang menghasilkan batu-batu di perut bukit yang kemudian membelah dan membentuk mirip tiang-tiang. Bebatuan ini lantas dimanfaatkan untuk membuat punden berundak.

3. Gunung Padang Bukan Piramida

Meski sempat dikira Piramida seperti di Mesir, namun, gunung Padang bukanlah piramida. Berdasarkan riset peneliti, Gunung Padang adalah punden berundak.

Situs punden berundak kerap ditemukan di sejumlah situs purbakala di Indonesia. Biasanya digunakan sebagai tempat pemujaan atau persembahan.

Situs Gunung Padang buka pada Senin sampai Sabtu pada pukul 08.00-17.00 WIB. Biaya masuk hanya Rp5.000 per orang.

Kini, kawasan wisata Gunung Padang juga sudah dilengkapi fasilitas area parkir, toilet, musala, wifi, rumah makan, dan penginapan untuk memudahkan para wisatawan. Selain itu, berbagai oleh-oleh juga mudah ditemukan di lokasi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dentuman dan Getaran Misterius Kagetkan Warga Sukatani Purwakarta, Ternyata Ini Penyebabnya

Dentuman dan Getaran Misterius Kagetkan Warga Sukatani Purwakarta, Ternyata Ini Penyebabnya

Purwasuka | Minggu, 18 Desember 2022 | 14:31 WIB

Viral! Neng Anne Angkut Kasur yang Jadi Saksi Bisu Kemesraan dengan Kang Dedi

Viral! Neng Anne Angkut Kasur yang Jadi Saksi Bisu Kemesraan dengan Kang Dedi

Denpasar | Minggu, 18 Desember 2022 | 14:04 WIB

Heboh Indonesia Diprediksi Bakal Dilanda Tsunami Besar, Emangnya Gempa Bisa Diprediksi?

Heboh Indonesia Diprediksi Bakal Dilanda Tsunami Besar, Emangnya Gempa Bisa Diprediksi?

Lifestyle | Minggu, 18 Desember 2022 | 09:01 WIB

Total Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur 424, Aftershock Sempat Beberapa Kali Meningkat

Total Gempa Susulan di Kabupaten Cianjur 424, Aftershock Sempat Beberapa Kali Meningkat

Purwasuka | Sabtu, 17 Desember 2022 | 10:07 WIB

Gempa Bumi di Sumur Banten Getarannya Terasa hingga ke Lampung

Gempa Bumi di Sumur Banten Getarannya Terasa hingga ke Lampung

Lampung | Sabtu, 17 Desember 2022 | 09:44 WIB

Banten Digoncang Gempa Magnitudo 5,1 Subuh Tadi, Terasa Sampai ke Lampung, Tidak Berpotensi Tsunami

Banten Digoncang Gempa Magnitudo 5,1 Subuh Tadi, Terasa Sampai ke Lampung, Tidak Berpotensi Tsunami

Bandung | Sabtu, 17 Desember 2022 | 07:19 WIB

Terkini

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 10:07 WIB

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:43 WIB

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:31 WIB

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:14 WIB

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:50 WIB

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:44 WIB

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:15 WIB

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:11 WIB

Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen

Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 08:04 WIB