Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:35 WIB
Imigran Ceuta Ungkap Polisi Maroko Membuka Jalur Perbatasan Spanyol Secara Sengaja
Imigran Ceuta mengaku petugas Maroko sengaja meloloskan dan mengarahkan mereka menyeberang ke Spanyol. (Anadolu)

Suara.com - Aparat keamanan Maroko membiarkan dan mengarahkan gelombang imigran untuk melintasi wilayah perbatasan menuju Ceuta, kawasan kantong milik Spanyol di Afrika. Pengakuan sejumlah migran menyingkap adanya instruksi langsung dari petugas lapangan saat eksodus massal terjadi secara mendadak.

Kesaksian warga yang menyeberang memperlihatkan kontras tajam dengan penanganan aparat yang sebelumnya sempat melepaskan gas air mata dan semprotan air untuk membendung massa. Dugaan pembiaran ini memicu lonjakan drastis arus migrasi ilegal yang menembus garis batas kedua negara dalam waktu singkat.

Akses masuk yang mendadak terbuka tanpa penjagaan ketat dimanfaatkan puluhan ribu pemuda yang mencari peluang hidup baru di Eropa. Fenomena ini menciptakan krisis kemanusiaan baru di wilayah perbatasan Afrika Utara yang selama ini dijaga ketat.

Puluhan ribu migran Maroko memilih pulang akibat terancam kelaparan dan krisis tempat tinggal di Ceuta. (Anadolu)
Puluhan ribu migran Maroko memilih pulang akibat terancam kelaparan dan krisis tempat tinggal di Ceuta. (Anadolu)

Sejumlah pencari suaka menegaskan bahwa petugas di garis batas tidak melarang pergerakan massa menuju daratan Spanyol.

"Mereka membuka perbatasan dan membolehkan semuanya lewat begitu saja," kata Ajoub El-Arrot, seorang imigran, saat membicarakan otoritas Maroko, dikutip oleh The New York Times.

Petugas lapangan Maroko bahkan aktif memberikan petunjuk arah kepada rombongan warga yang merangsek mendekati gerbang Ceuta.

Seorang migran lain, Youssef Alaoui, mengatakan bahwa saat rombongannya mendekat Ceuta, personel kepolisian Maroko diduga mengarahkan mereka ke jalan yang benar, lantas berkata "Pergi ke sana, pergi ke sana."

Informasi mengenai terbukanya jalur penyeberangan ini menyebar cepat di platform media sosial hingga memicu pergerakan massa yang lebih besar.

Seorang penyeberang mengaku mendapat dorongan langsung dari aparat penegak hukum setempat saat berada di area perbatasan.

baca juga

Mohammed Ahmidho, kepada The New York Times, menyebut dirinya mengetahui serbuan imigran ke Ceuta dari media sosial.

Ia juga mengeklaim bahwa saat ia mendekati perbatasan Spanyol, petugas penegak hukum Maroko diduga mengatakan padanya untuk "datang ke Spanyol."

Namun keterbatasan fasilitas dan bantuan dasar di lokasi tujuan memaksa sebagian warga untuk memutar balik arah perjalanan.

Akan tetapi, Ahmidho memutuskan kembali ke Maroko karena ia tidak berhasil mendapat makanan, air, atau tempat tinggal di Ceuta, menurut laporan itu.

Gelombang pemuda Maroko terus berkumpul di area perbatasan sebelum akhirnya ratusan di antaranya berhasil menerobos masuk ke Ceuta.

Eskalasi lonjakan arus penyeberangan ini mencatatkan rekor penyeberangan terbesar dalam waktu singkat di wilayah perbatasan Afrika-Eropa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta

Dikira Enak Hidup di Spanyol, Migran Maroko Pilih Balik Kanan karena Kelaparan di Enklave Ceuta

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:04 WIB

57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko

57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:33 WIB

18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal

18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 17:16 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

5 Zodiak yang Paling Berambisi dalam Mencapai Target Karier, Berjiwa Kompetitif dan Banyak Akal

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 07:30 WIB

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Ada Pesan Tersembunyi? Eks Menkeu Purbaya Posting Video Jedag Jedug dengan Lagu Ini: Udah Siap Belum

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Harga Minyak Mendidih! Arab Saudi Diserang, Negosiasi Damai Resmi Batal Total

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 07:21 WIB

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Toyota Masih Hitung Harga Resmi Land Cruiser FJ untuk Pasar Indonesia

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 07:12 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

×