Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ada Luka di Balik Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia 2022 Termahal

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 19 Desember 2022 | 10:23 WIB
Ada Luka di Balik Kemenangan Argentina di Final Piala Dunia 2022 Termahal
Penari tampil saat upacara penutupan Piala Dunia 2022 Qatar menjelang pertandingan final sepak bola antara Argentina dan Prancis di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha, Qatar, Minggu (18/12/2022). [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]

Suara.com - Kesuksesan tim nasional Argentina yang meraih predikat juara dunia usai melibas Prancis di partai final ternyata tak membuat semua pihak merasa senang.

Beberapa badan internasional pun langsung melakukan kritikan keras terhadap Qatar dan FIFA karena menyoroti pelanggaran hak asasi manusia dan eksploitasi pekerja migran sebelum dan selama Piala Dunia 2022.

Pasalnya partai Final Piala Dunia 2022 Qatar pada hari Minggu bertepatan dengan Hari Migran Internasional dan Hari Nasional Qatar.

Pada hari Jumat, presiden FIFA Gianni Infantino memuji para sukarelawan dan penyelenggara karena menggelar Piala Dunia terbaik yang pernah ada, tetapi para aktivis dan kritikus mengatakan komentar Infantino mengabaikan pengorbanan pekerja migran, yang pantas mendapatkan kompensasi atas gaji, cedera, dan kematian yang tidak dibayar.

Amnesty International, Human Rights Watch, Equidem, Migrant Defenders, dan kelompok lain semuanya meminta Qatar dan FIFA untuk berbuat lebih banyak bagi para pekerja yang mengantarkan Piala Dunia 2022. 

“Betapapun bagusnya sepak bola, turnamen ini harus dibayar mahal oleh ratusan ribu pekerja yang telah membayar biaya perekrutan ilegal, gaji dicuri, atau bahkan kehilangan nyawa mereka,” Steve Cockburn, kepala ekonomi dan sosial Amnesty International keadilan dikutip CNN, Senin (19/12/2022).

Menurut dia para pekerja ini dan keluarga mereka berhak mendapatkan kompensasi atas apa yang menimpa dan terjadi kepada mereka.

"Kami masih menunggu FIFA dan Qatar berkomitmen untuk memastikan pemulihan bagi semua orang yang memungkinkan Piala Dunia ini,” tambah Cockburn.

Cockburn mengakui bahwa Qatar telah melembagakan beberapa reformasi tenaga kerja, tetapi mengatakan bahwa itu tidak cukup meskipun Minky Worden, direktur inisiatif global di Human Rights Watch, menyetujuinya.

baca juga

“Bahkan reformasi tenaga kerja yang dilakukan Qatar terlambat, cakupannya terlalu sempit, atau diterapkan terlalu lemah untuk menguntungkan banyak pekerja,” tulisnya dalam posting blog yang diterbitkan Jumat menjelang final Piala Dunia.

“Piala Dunia di Qatar ini memang akan dikenang, untuk semua alasan yang salah, sebagai acara olahraga termahal yang pernah ada dan paling mematikan,” tambah Worden.

Pemerintah Qatar sendiri mengatakan bahwa lebih dari 30.000 tenaga kerja asing didatangkan untuk membangun stadion Piala Dunia. Tujuh stadion baru untuk Piala Dunia bangkit dari padang pasir, dan negara Teluk memperluas bandaranya, membangun hotel, kereta api, dan jalan raya baru.

Semua dibangun oleh pekerja migran, yang menurut Amnesty International menyumbang 90% dari tenaga kerja di hampir tiga juta populasi.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Final Piala Dunia Terbaik, Ini Komentar Tokoh Dunia dari Atlet Hingga Presiden

Jadi Final Piala Dunia Terbaik, Ini Komentar Tokoh Dunia dari Atlet Hingga Presiden

Bisnis | Senin, 19 Desember 2022 | 09:48 WIB

4 Rekor Spesial yang Dipecahkan Kylian Mbappe meski Gagal Bawa Prancis Juara Piala Dunia 2022

4 Rekor Spesial yang Dipecahkan Kylian Mbappe meski Gagal Bawa Prancis Juara Piala Dunia 2022

Bola | Senin, 19 Desember 2022 | 09:33 WIB

Menakjubkan! Kota Kelahiran Lionel Messi Jadi Lautan Manusia Usai Argentina Juara Piala Dunia 2022

Menakjubkan! Kota Kelahiran Lionel Messi Jadi Lautan Manusia Usai Argentina Juara Piala Dunia 2022

News | Senin, 19 Desember 2022 | 09:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×