Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

10 Saham Paling Boncos Sepanjang 2022, Masih Menjanjikan Tahun Depan?

M Nurhadi

Rabu, 28 Desember 2022 | 15:15 WIB
10 Saham Paling Boncos Sepanjang 2022, Masih Menjanjikan Tahun Depan?
Ilustrasi saham (unsplash)

Suara.com - Banyak perusahaan yang sahamnya melejit pada 2022. Namun, tak sedikit pula yang mengalami top loser alias perusahaan dengan kinerja saham terburuk sepanjang 2022. Kinerja saham yang buruk ini bisa menjadi pertimbangan untuk memilih instrumen investasi di tahun 2023 mendatang. Berikut merupakan saham dengan kinerja terburuk sepanjang 2022. 

1. PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS)

Saham HITS anjlok pada akhir 2022 dari Rp585 per unit menjadi Rp482 per unit akhir tahun ini. Padahal, ,pada pekan-pekan sebelumnya, saham PT Humpuss Intermoda Transportasi sempat melonjak kemudian konsisten turun sepanjang Desember ini.  Perusahaan ini bergerak di bidang jasa angkutan gas alam cair, minyak mentah, dan bahan bakar minyak. 

2. PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS)

Saham dengan kinerja terburuk 2022 selanjutnya adalah YPAS. Saham milik PT Yanaprima Hastapersada ini turun dari Rp900 per unit menjadi Rp700 per unit. Perusahaan sendiri bergerak di bidang manufaktur dan ekspor tas anyaman polypropylene (PP), tas tenun laminasi BOPP, dan kantong semen. 

3. PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO)

Selanjutnya ada PICO yang nilai sahamnya terus mengalami penurunan sampai akhir 2022. Saham PICO ditutup Rp322 per unit setelah sebelumnya sempat menguat Rp462 per unit. PT Pelangi Indah Canindo bergerak dalam industri produksi logam. 

4. PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) 

Saham MEDS, perusahaan perdagangan alat-alat medis, anjlok ke nilai Rp300 per saham. Padahal sebelumnya harga saham perusahaan ini mampu mencapai Rp430 per unit. 

5. PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN)

Saham yang anjlok juga dialami PT Klinko Karya Imaji. Perusahaan ini harus menelan pil pahit karena harga saham mereka turun lebih dari 25 persen dari semula Rp67 per unit menjadi Rp50 per unit. 

6. PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA)

Saham ARKA turun dari Rp61 menjadi Rp51 per unit di akhir 2022. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi mesin dan alat berat. 

7. PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE)

UFOE juga mengalami pelemahan nilai saham dari Rp540 per unit menjadi Rp440 per unit. Itu artinya penurunan harga saham perusahaan ritel elektronik dan perabotan rumah tangga ini mencapai lebih dari 15 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Bank Digital Diprediksi Punya Prospek Menjanjikan Tahun 2023

Emiten Bank Digital Diprediksi Punya Prospek Menjanjikan Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 12:21 WIB

Sepi Bak Kuburan, Bandara Kertajati Siap Dijual ke Asing

Sepi Bak Kuburan, Bandara Kertajati Siap Dijual ke Asing

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 10:41 WIB

Jelang Libur Akhir Tahun, IHSG Bergerak Labil

Jelang Libur Akhir Tahun, IHSG Bergerak Labil

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 09:38 WIB

Selasa Sore IHSG Ditutup Menguat 6.923, Saham Emiten Low Tuck Kwong Tokcer Lagi

Selasa Sore IHSG Ditutup Menguat 6.923, Saham Emiten Low Tuck Kwong Tokcer Lagi

Bisnis | Selasa, 27 Desember 2022 | 15:35 WIB

5 Saham Paling Banyak Dibeli Investor Asing Sepanjang Tahun 2022

5 Saham Paling Banyak Dibeli Investor Asing Sepanjang Tahun 2022

Bisnis | Selasa, 27 Desember 2022 | 14:55 WIB

Kapitaliasasi Pasar Emiten Low Tuck Kwong Tendang Saham BRI

Kapitaliasasi Pasar Emiten Low Tuck Kwong Tendang Saham BRI

Bisnis | Selasa, 27 Desember 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:10 WIB

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:23 WIB

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:07 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Pengusaha Sambut Bos Baru BEI, Berharap Ini Terjadi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:28 WIB