Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Hukuman untuk Pelaku Jual Beli Organ Tubuh dan Pembunuhan Berencana

M Nurhadi

Rabu, 11 Januari 2023 | 15:31 WIB
Hukuman untuk Pelaku Jual Beli Organ Tubuh dan Pembunuhan Berencana
Ilustrasi hukum (unsplash.com/Sasun Bughdaryan)

Suara.com - Nama M. Ecky Listiantho, laki-laki 34 tahun, diusut sebagai pelaku kasus pembunuhan dan mutilasi korban perempuan bernama Angela Hindriati (54) di daerah Tambun, Kabupaten Bekasi. Atas kasus tersebut, berapa lama hukuman untuk pelaku jual beli organ tubuh dan pembunuhan berencana?

Status Ecky telah ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan Angela dan akan dijerat Pasal 340, Pasal 338, dan Pasal 339 KUHP mengenai pembunuhan, pembunuhan dengan pemberatan, serta pembunuhan berencana. Ancaman hukuman maksimal selama 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Seperti diketahui, polisi mengungkap Ecky diketahui adalah orang dekat dan memiliki hubungan dengan korban Angela. Mirisnya, Angela diduga dibunuh pada November 2021 lalu, hingga akhirnya terbongkar setahun kemudian pada Desember 2022 lalu.

Kasus ini bermula saat polisi tengah menyelidiki Ecky yang dilaporkan menghilang oleh keluarganya sejak 23 Desember 2022. Enam hari berselang polisi mendatangi kosan yang diduga ditempati oleh Ecky. Namun, dari penggeledahan kosan tersebut polisi menemukan mayat Angela yang telah termutilasi.

Kenal Di Forum Medsos

Dari hasil penelusuran sementara, pelaku Ecky diketahui kenal dengan korban Angela lewat sebuah forum di media sosial Kaskus pada 2018 lalu. Hingga hubungan keduanya semakin intens pada Juni 2021.

Di tahun itulah, Ecky tega membunuh dan memutilasi tubuh Angela dan menyimpannya dalam boks kontainer. Sejak dibunuh dan dimutilasi, selama setahun lebih, tepatnya 13 bulan Ecky menyimpan jasad Angela di sebuah kosan di Kampung Buaran, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Alasan Ecky menyimpan jasad Angela di boks kontainer di kosannya lantaran takut ulahnya ketahuan. Ia diduga bingung ke mana membuang atau mengubur tubuh Angela.

sut punya usut, Ecky juga diketahui kerap menjalin hubungan dengan banyak perempuan lewat aplikasi kencan Badoo. Hal itu sebagaimana diungkap Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi.

baca juga

"Iya yang bersangkutan banyak berhubungan dengan wanita-wanita melalui aplikasi Badoo," ungkap Hengki dikutip Sabtu (7/1/2023).

Selama menyimpan jasad Angela, Ecky berusaha menyamarkan agar bau jasad korban tak tercium tetangga atau orang lain. Caranya, ia menaburkan bubuk kopi di ventilasi hingga di dalam ruangan.

Ia akhirnya ditangkap polisi saat petugas menggeledah kosan tempat tinggalnya. Saat itu polisi curiga mendapati Ecky bersama seorang perempuannya dan beberapa orang lainnya di sebuah mobil.

Korban Angela Punya Anak Yang Juga Tewas Memilukan

Mirisnya, korban Angela diketahui memiliki seorang anak perempuan berumum 15 tahun berinisial AL. Ia diketahui meninggal dunia akibat terjatuh dari apartemen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada 2018 lalu.

Kakak Angela, Turyono mengungkapkan, AL jatuh dari lantai 33 apartemen. Jasad AL ditemukan di taman dalam kondisi sudah meninggal.

Ia menduga kematian anak Angela itu masih terkait dengan Ecky. Alasannya, semasa Angela masih hidup, Ecky kerap menyambangi apartemen Angela bersama putrinya tinggal.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Organ Tubuh Manusia Dihargai Hingga Rp4 Miliar di Pasar Gelap?

Benarkah Organ Tubuh Manusia Dihargai Hingga Rp4 Miliar di Pasar Gelap?

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2023 | 15:04 WIB

Agenda Sidang Tuntutan Bharada E Ditunda Sampai Pekan Depan, Alasannya Karena Ini

Agenda Sidang Tuntutan Bharada E Ditunda Sampai Pekan Depan, Alasannya Karena Ini

Cianjur | Rabu, 11 Januari 2023 | 11:37 WIB

Dua Remaja Culik dan Bunuh Bocah 11 Tahun, Tergiur Situs Jual Beli Organ, Endingnya Bikin Nggak Nyangka!

Dua Remaja Culik dan Bunuh Bocah 11 Tahun, Tergiur Situs Jual Beli Organ, Endingnya Bikin Nggak Nyangka!

Soreang | Rabu, 11 Januari 2023 | 11:36 WIB

Jaksa Heran Putri Candrawathi Dibiarkan Berdua dengan Yosua, Ferdy Sambo Murka: Anda Tidak Bisa Rasakan...

Jaksa Heran Putri Candrawathi Dibiarkan Berdua dengan Yosua, Ferdy Sambo Murka: Anda Tidak Bisa Rasakan...

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 09:38 WIB

Ferdy Sambo Keceplosan Ambil Senpi dari Pinggang Yosua, Langsung Kicep Saat Diskakmat Hakim

Ferdy Sambo Keceplosan Ambil Senpi dari Pinggang Yosua, Langsung Kicep Saat Diskakmat Hakim

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 17:38 WIB

Anehnya Ferdy Sambo, Suruh Richard Tembak Yosua Saat di Saguling, Berubah Jadi Hajar di Duren Tiga

Anehnya Ferdy Sambo, Suruh Richard Tembak Yosua Saat di Saguling, Berubah Jadi Hajar di Duren Tiga

News | Selasa, 10 Januari 2023 | 17:11 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×