Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Alasan Malaysia Ajak Indonesia Hentikan Ekspor CPO ke Eropa: Ruwet, Bikin Rugi Melulu

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2023 | 07:32 WIB
Alasan Malaysia Ajak Indonesia Hentikan Ekspor CPO ke Eropa: Ruwet, Bikin Rugi Melulu
Sawit di kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan [Suara.com/Tasmalinda]

Suara.com - Malaysia kini tengah mempertimbangkan untuk menghentikan ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit dan produk turunannya ke Eropa. Negeri Jiran mengajak Indonesia, yang juga eksportir sawit ke Eropa, untuk melakukan hal serupa. Alasannya, Uni Eropa baru saja meneken undang-undang baru yang mengatur penjualan produk perkebunan dengan lebih ketat. Sawit dan produk turunannya masuk karena komoditas ini dipandang sebagai penyebab utama deforestasi di kawasan Asia Tenggara. 

Mengutip Antara, Menteri Komoditas Fadillah Yusof mengatakan Malaysia dan Indonesia akan membahas undang-undang baru yang menyebutkan bahwa impor kelapa sawit dilarang di Uni Eropa, kecuali para importir bisa membuktikan bahwa produk-produk tersebut dalam proses produksinya tidak merusak hutan. 

Indonesia dan Malaysia sebagai penghasil kelapa sawit utama untuk negara-negara Uni Eropa memprotes kebijakan tersebut. Padahal kedua negara ini telah membuat standar sertifikasi keberlanjutan wajib untuk semua perkebunan kelapa sawit. 

Fadillah menegaskan Malaysia akan melawan kebijakan ini, termasuk dengan melibatkan para ahli apabila dibutuhkan. Jika tidak berhasil, ekspor ke negara-negara Uni Eropa akan dihentikan. Malaysia hanya akan fokus ke negara-negara lain dengan kebijakan yang tidak berbelit-belit. 

Fadillah juga mengajak anggota Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (CPOPC) bekerja sama menentang undang-undang tersebut, yang hanya menjadi tudingan tidak berdasar dalam pengelolaan lingkungan. 

Menanggapi hal ini, Duta Besar Uni Eropa untuk Malaysia, Michalis Rokas, mengatakan pihaknya tidak melarang impor minyak sawit dari negara tersebut ke negaranya. Undang-undang deforestasi tidak dimaksudkan untuk menciptakan hambatan aktivitas ekspor Malaysia.

Namun, undang-undang tersebut memang bertujuan untuk memastikan bahwa produksi komoditas tertentu tidak mendorong deforestasi dan degradasi hutan.

Peraturan yang sama juga berlaku di internal negara-negara Uni Eropa. Kendati demikian, Rokas tak menampik bahwa permintaan sawit ke Uni Eropa akan menurun dalam sepuluh tahun terakhir.

Meskipun saat ini Uni Eropa adalah konsumen sawit terbesar ketiga di dunia. Menurut data Dewan Minyak Sawit Malaysia, Uni Eropa menyumbang 9,4 persen ekspor minyak sawit dari Malaysia atau sekitar 1,47 juta ton pada 2022. Angka ini turun sekitar sepuluh persen dari tahun sebelumnya. 

Di Indonesia, industri kelapa sawit menjadi penyumbang devisa negara terbesar. Angkanya mencapai 25,60 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp358 triliun.

Dengan besar devisa itu, industri sawit juga telah membuat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus 21,70 miliar dolar.Kelapa sawit bahkan jadi penyumbang devisa negara terbesar dalam 20 tahun. 

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Malaysia Open 2023: Tekuk Wakil Korsel, Fajar/Rian Maju ke Final

Hasil Malaysia Open 2023: Tekuk Wakil Korsel, Fajar/Rian Maju ke Final

Sport | Sabtu, 14 Januari 2023 | 23:39 WIB

Hasil Semifinal Malaysia Open 2023: Fajar/Rian Menang, Ranking 1 Dunia Semua Sektor ke Final

Hasil Semifinal Malaysia Open 2023: Fajar/Rian Menang, Ranking 1 Dunia Semua Sektor ke Final

| Sabtu, 14 Januari 2023 | 23:21 WIB

Tak Mampu Lanjutkan Pertandingan, Fadia Alami Cedera Ligamen Pergelangan Kaki Kanan

Tak Mampu Lanjutkan Pertandingan, Fadia Alami Cedera Ligamen Pergelangan Kaki Kanan

| Sabtu, 14 Januari 2023 | 19:43 WIB

Fadia Cedera, Apriyani/Fadia Gagal ke Final Malaysia Open 2023

Fadia Cedera, Apriyani/Fadia Gagal ke Final Malaysia Open 2023

| Sabtu, 14 Januari 2023 | 19:23 WIB

Fadia Alami Cedera Ligamen Pergelangan Kaki di Semifinal Malaysia Open 2023

Fadia Alami Cedera Ligamen Pergelangan Kaki di Semifinal Malaysia Open 2023

Sport | Sabtu, 14 Januari 2023 | 18:39 WIB

Perjalanan Karier Dejan/Gloria Sebelum Jadi Semifinalis Malaysia Open 2023

Perjalanan Karier Dejan/Gloria Sebelum Jadi Semifinalis Malaysia Open 2023

Your Say | Sabtu, 14 Januari 2023 | 17:39 WIB

Terkini

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB