Stasiun Manggarai Semrawut, KAI Operasikan Feeder KRL Tambahan di Jam Sibuk

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 31 Januari 2023 | 11:34 WIB
Stasiun Manggarai Semrawut, KAI Operasikan Feeder KRL Tambahan di Jam Sibuk
Penampakan penumpang KRL di Stasiun Manggarai di tengah maraknya kasus pelecehan seksual. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - PT KAI Commuter Indonesia atau KAI Commuter memastikan penumpang KRL atau anak kereta (anker) tidak penuh sesak di Stasiun Manggarai. Pasalnya, KAI Commuter juga mengoperasikan perjalanan KRL feeder tambahan pada jam sibuk.

Adapun, KRL feeder tambahan ini melayani dua rute relasi yaitu Manggarai – Angke/Kampung Bandan PP dan Manggarai – Bekasi PP pada jam sibuk pagi dan sore sebanyak 31 perjalanan per hari dengan headway 15-30 menit.

"Saat ini, KAI Commuter memberikan layanan perjalanan commuterline Jabodetabek sebanyak 1.081 perjalanan tiap harinya dengan jam operasional mulai pukul 04.00-24.00 WIB," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba dalam keterangannya, yang ditulis, Selasa (31/1/2023).

Dalam hal ini, KAI Commuter mencatat, pada Senin hingga pukul 14.00 WIB tercatat sebanyak 384.087 orang yang naik commuterline. Angka terdiri dari penumpang KRL di Stasiun Bogor sebanyak 26.294 orang yang naik menggunakan commuterline di stasiun tersebut.

Sedangkan untuk Stasiun Bojonggede sebanyak 23.115 orang, Stasiun Citayam 24.240 orang dan Stasiun Depok Baru 16.531 orang. Sementara itu di Stasiun Bekasi jumlah pengguna sebanyak 20.741 orang, untuk Stasiun Sudimara sebanyak 12.299 orang dan Stasiun Tangerang 9.718 orang.

Sementara itu untuk volume pengguna KA Lokal Rangkasbitung-Merak pada Senin pagi hingga pemberangkatan pukul 12.20 WIB ini total tercatat sebanyak 3.663 orang.

Angka tersebut total dari 3 perjalanan KA Lokal relasi Stasiun Rangkasbitung – Stasiun Merak yaitu sebanyak 1.542 orang dan 4 perjalanan KA Lokal relasi Merak – Rangkasbitung sebanyak 2.121 orang.

Sebelumnya, Stasiun Manggarai menjadi sorotan para warganet di platform media sosial, Twitter karena menumpuknya jumlah penumpang di stasiun yang baru saja kelar direvitalisasi tersebut.

Menumpuknya para penumpang ini terjadi pada jam-jam sibuk masyarakat untuk berangkat kerja di pagi hari dan pulang kerja di sore hari.

baca juga

Kondisi ini pun mendapat atensi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melalui juru bicaranya Adita Irawati instansinya meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Adita mengungkapkan kondisi ini terjadi akibat eskalator di Stasiun Manggarai tidak berfungsi alias mati, sehingga sedang mendapatkan perawatan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta.

"Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," kata Adita dikutip Jumat (27/1/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Kereta Panaromic Dijual Lagi, Paling Mahal Rp 1,1 Juta

Tiket Kereta Panaromic Dijual Lagi, Paling Mahal Rp 1,1 Juta

Bisnis | Senin, 30 Januari 2023 | 11:34 WIB

Penumpang KRL di Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Kemenhub Minta Maaf Karena Eskalator Mati

Penumpang KRL di Stasiun Manggarai Penuh Sesak, Kemenhub Minta Maaf Karena Eskalator Mati

Bisnis | Senin, 30 Januari 2023 | 07:34 WIB

Promo Tiket Kereta Api Jarak Jauh Rp 100 Ribu Bisa Dipesan Hari Ini, Cek Daftarnya

Promo Tiket Kereta Api Jarak Jauh Rp 100 Ribu Bisa Dipesan Hari Ini, Cek Daftarnya

Bisnis | Jum'at, 20 Januari 2023 | 08:47 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×