- The Jakmania memboikot laga uji coba Persija Jakarta melawan Brisbane Roar di JIS, Sabtu (29/8/2026), akibat sengketa harga tiket.
- Pelatih Shin Tae-yong menyatakan baru mengetahui boikot tersebut dan berharap manajemen segera menyelesaikan masalah demi hubungan baik dengan suporter.
- Kapten Rizky Ridho turut berharap hubungan klub dan suporter segera membaik karena tim sangat membutuhkan dukungan suporter musim depan.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), angkat bicara mengenai keputusan The Jakmania memboikot laga uji coba internasional melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Boikot tersebut dilakukan setelah manajemen Persija Jakarta dan suporter tidak menemukan titik temu terkait harga tiket pertandingan.
Shin Tae-yong mengaku baru mengetahui persoalan tersebut.
Pelatih asal Korsel itu pun belum mengetahui secara pasti alasan dan perkembangan terbaru mengenai keputusan boikot yang dilakukan Jakmania.
"Saya baru pertama kali mendengar hal tersebut, jadi saya kurang tahu secara pasti. Para penggemar Jakmania selalu datang dan mendukung kami karena mereka ingin tim Jakarta ini berkembang dengan baik," kata STY.
Terlepas dari polemik harga tiket, Shin Tae-yong berharap manajemen Persija dan Jakmania segera menemukan jalan keluar yang dapat diterima kedua pihak.
Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, hubungan antara klub dan suporter merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah tim sepak bola.
"Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepak bola bisa bertahan selamanya karena memiliki suporter, jadi saya berharap hubungan dengan para suporter bisa dibangun dengan baik," ujar Shin Tae-yong.
STY menilai dukungan suporter memiliki peran besar bagi keberlangsungan sebuah klub.
Karena itu, ia berharap persoalan yang terjadi tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.
Sementara itu, kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, juga menyampaikan harapan agar polemik antara klub dan suporter segera berakhir.
Ridho memilih tidak memberikan komentar lebih jauh mengenai persoalan tersebut.
Ia menilai masalah antara manajemen dan suporter bukan merupakan ranahnya sebagai pemain.
Meski demikian, bek Timnas Indonesia itu berharap hubungan Persija dengan Jakmania kembali membaik.
Menurutnya, dukungan suporter tetap sangat dibutuhkan tim, termasuk untuk menghadapi kompetisi musim depan.
"Saya berharap semoga keadaannya membaik semuanya antara suporter dan tim karena gimana pun kita juga butuh suporter," kata Rizky Ridho.