Baru Coba Investasi? Ini Alasan Reksa Dana Pasar Uang Ideal Dijadikan Pilihan Investor Pemula

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 03 Februari 2023 | 23:22 WIB
Baru Coba Investasi? Ini Alasan Reksa Dana Pasar Uang Ideal Dijadikan Pilihan Investor Pemula
Reksa Dana (Shutterstock)

Suara.com - Mampu memberikan pendapatan pasif dan menjaga nilai aset agar tidak tergerus inflasi, banyak orang tertarik untuk berinvestasi. Jenis instrumen investasi yang bisa dipilih oleh investor pun sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan segala kebutuhan maupun kondisi keuangan.

Untuk investor pemula, reksa dana biasanya dijadikan sebagai instrumen investasi pilihan. Alasannya pun beragam, mulai dari cara kerjanya yang lebih simpel, modal investasi terjangkau, hingga tingkat risiko dan keuntungan bisa disesuaikan dengan keinginan. Namun, bagi yang masih awam dalam dunia investasi, ada baiknya memilih produk reksa dana pasar uang.

Ada banyak alasan mengapa reksa dana pasar uang layak dijadikan pilihan oleh investor pemula. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan tentang apa itu reksa dana pasar uang, keunggulan, dan juga kekurangannya berikut ini.

Apa Itu Reksa Dana Pasar Uang?

Reksa dana pasar uang merupakan salah satu jenis produk reksa dana yang mana dana kelolaannya dialokasikan sepenuhnya pada instrumen pasar uang, obligasi dengan jangka waktu maksimal 1 tahun, dan deposito berjangka. Pada dasarnya, jika dibandingkan dengan deposito ataupun rekening tabungan bank biasa, reksa dana pasar uang mampu memberi peluang imbal hasil lebih menjanjikan.

Sedangkan dari segi risikonya, produk reksa dana ini disebutkan mempunyai risiko paling rendah ketimbang jenis reksa dana lainnya. Tapi, hal ini wajar saja karena memang peluang keuntungan dari reksa dana pasar uang lebih terbatas dan tak sebesar produk reksa dana lainnya.

Karena alasan tersebut, tidak sedikit pihak yang menyarankan investor pemula untuk memulai investasi dengan produk ini. Dengan risiko yang lebih rendah, reksa dana pasar uang ideal dijadikan pilihan oleh investor pemula agar bisa membiasakan diri dengan dunia investasi terlebih dulu. Selain itu, jenis reksa dana tersebut juga cocok dipilih bagi investor yang memiliki profil risiko rendah atau konservatif, dan memiliki jangka waktu investasi pendek.

Tingkat risiko yang rendah pada reksa dana pasar uang menjadikan investor pemula mampu mendapatkan pengalaman investasi tanpa khawatir modalnya menurun drastis. Rendahnya risiko investasi reksa dana pasar uang ini juga menjadikan produk tersebut pas dipilih ketika mempunyai tujuan investasi berjangka pendek ataupun mengutamakan likuiditas. Pasalnya, sifat dari jenis reksa dana ini gampang dicairkan kapan pun dibutuhkan.

Tapi jangan salah, investor berpengalaman dan mempunyai tujuan investasi jangka panjang juga tidak jarang masih memilih jenis reksa dana ini. Tujuannya adalah sebagai diversifikasi portofolionya agar nilai investasi tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar saham maupun obligasi.

baca juga

Beragam Keunggulan atau Manfaat Reksa Dana Pasar Uang

Setelah memahami sekilas tentang apa itu reksa dana pasar uang, Anda pasti sedikit banyak telah memahami manfaat atau keunggulannya. Lebih jelasnya, inilah beragam keunggulan dari produk reksa dana pasar uang.

-          Bisa dimulai dengan modal mulai 10 ribu atau 50 ribu.

-          Potensi imbal hasil lebih tinggi ketimbang deposito atau tabungan.

-          Pengelolaan dilakukan Manajer Investasi secara profesional dan dibekali keahlian serta pengalaman.

-          Efisiensi waktu dan tenaga karena tak harus melakukan analisis emiten investasi.

-          Alternatif diversifikasi.

-          Imbal hasil investasi reksa dana tak termasuk objek pajak.

-          Memiliki tingkat likuiditas tinggi sehingga bisa dicairkan kapan pun dibutuhkan.

-          Transparansi laporan perkembangan modal dan mudah untuk dipantau.

Kekurangan Reksa Dana Pasar Uang yang Perlu Diperhatikan

Di lain sisi, produk reksa dana ini juga memiliki beberapa risiko dan kekurangan yang wajib dipahami investor, antara lain:

-          Risiko nilai aktiva bersih atau NAB menurun akibat beragam hal, seperti, penurunan nilai efek portofolio, wanprestasi dari pihak penerbit obligasi atau bank, force majeure, dan perubahan suku bunga yang menyebabkan fluktuasi keuntungan investasi pasar uang.

-          Risiko politik dan ekonomi.

-          Risiko likuiditas.

-          Risiko perubahan aturan.

-          Risiko likuidasi dan pembubaran produk.

Selain itu, perlu dipahami juga jika reksa dana pasar uang adalah produk pasar modal dan bukan produk perbankan. Dalam kata lain, nasabah layanan tersebut tak dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjaminan Simpanan. Walaupun begitu, asalkan terjamin dan diawasi oleh OJK atau Otoritas Jasa Keuangan, bisa dipastikan jika produk reksa dana jenis ini aman untuk dijadikan sebagai sarana investasi oleh investor.

Biasakan Dulu Diri dengan Dunia Investasi dengan Memilih Produk Rendah Risiko

Intinya, reksa dana pasar uang bisa dijadikan pilihan yang bijak oleh investor pemula karena memiliki tingkat risiko yang rendah dan lebih mudah untuk ditoleransi. Hal ini membuat investor dapat lebih terbiasa dengan dunia investasi. Baru saat sudah mulai memahami dengan cara membaca pasar, menganalisis emiten, dan memperkirakan pergerakan nilai investasi di waktu mendatang, Anda boleh memilih produk lain dengan tingkat risiko lebih tinggi guna memaksimalkan keuntungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Provinsi Papua Tawarkan Surga Investasi dari Hasil Laut dan Pariwisata

Provinsi Papua Tawarkan Surga Investasi dari Hasil Laut dan Pariwisata

Press Release | Jum'at, 03 Februari 2023 | 17:49 WIB

Nilainya Rp 1,5 T, Korsel Tawarkan Diri untuk Investasi di PPU

Nilainya Rp 1,5 T, Korsel Tawarkan Diri untuk Investasi di PPU

Kaltim | Jum'at, 03 Februari 2023 | 19:00 WIB

Pembangunan Smelter PT Freeport Telah Habiskan Biaya Investasi USD 1,63 miliar

Pembangunan Smelter PT Freeport Telah Habiskan Biaya Investasi USD 1,63 miliar

Tantrum | Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:16 WIB

Kini Ada Fitur Baru Investasi Reksa Dana di Aplikasi SimInvest, Berikut Produk Unggulannya

Kini Ada Fitur Baru Investasi Reksa Dana di Aplikasi SimInvest, Berikut Produk Unggulannya

Serang | Kamis, 02 Februari 2023 | 21:48 WIB

Ekonom Apresiasi Rampungnya Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Ekonom Apresiasi Rampungnya Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 17:14 WIB

Daftar Investor yang Akan Segera Lakukan Pembangunan di IKN

Daftar Investor yang Akan Segera Lakukan Pembangunan di IKN

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 16:29 WIB

Terkini

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×