Pembangunan Smelter PT Freeport Telah Habiskan Biaya Investasi USD 1,63 miliar

Tantrum

Jum'at, 03 Februari 2023 | 10:16 WIB
Pembangunan Smelter PT Freeport Telah Habiskan Biaya Investasi USD 1,63 miliar
Progres pembangunan smelter yang dilakukan Freeport Indonesia. (Foto: Antara)

TANTRUM - Pemerintah terus mendorong kemajuan pengembangan Manyar Smelter Project, Jawa Timur sebagai upaya akselerasi hilirisasi industri atau menciptakan nilai tambah pada produk tambang. Selain dapat mendongkrak nilai jual komoditas, hilirisasi membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan peluang usaha di dalam negeri.

"Pemerintah mengapresiasi dan terus mendorong proses pembangunan Manyar Smelter Project milik PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai upaya akselerasi hilirisasi industri atau menciptakan nilai tambah pada produk tambang. Strategi mengekspor barang setengah jadi dan barang jadi diharapkan dapat menjaga pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga.

Jerry mengatakan, pemasangan tiang pancang sejumlah 18 ribu di area jantung smelter sudah selesai seluruhnya. Hingga Desember 2022, kemajuan fisik secara kumulatif total proyek 51,7 persen dengan total serapan biaya berkisar Rp25 triliun. Adapun tenaga kerja terserap 11 ribu pekerja di mana 98 persennya adalah tenaga kerja Indonesia dan separuhnya berasal dari Jawa Timur.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto menuturkan, kemajuan pembangunan smelter tersebut merupakan capaian luar biasa. Menurutnya, hal ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain.

"Kemajuan pembangunan Smelter Manyar Project PTFI luar biasa. Pemerintah optimistis bahwa konstruksi akan rampung tepat waktu pada Desember 2023," kata Airlangga.

Airlangga melanjutkan, smelter perlu melalui proses pre-commissioning dan commissioning sebelum dapat beroperasi penuh layaknya pabrik-pabrik lain. Kedua tahap akan ditempuh untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi tanpa kendala dan berlangsung sekitar lima bulan sebelum beroperasi pada Mei 2024.

Selain fasilitas pemurnian dan pengolahan konsentrat tembaga, smelter Manyar akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti precious metal refinery (PMR). PMR berfungsi mengolah lumpur anoda dari hasil olahan pemurnian konsentrat tembaga menjadi emas dan perak. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan rata-rata 35 ton hingga maksimal 60 ton emas/tahun.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menguraikan, pembangunan Manyar Smelter Project hingga akhir tahun lalu telah menghabiskan biaya investasi sebesar 1,63 miliar dolar AS atau setara Rp25 triliun dari nilai total investasi 3 miliar dolar AS atau setara Rp45 triliun rupiah.

Smelter dengan desain single-line terbesar di dunia tersebut akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt). Selanjutnya, menghasilkan katoda tembaga hingga 600 ribu ton/tahun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekonom Apresiasi Rampungnya Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Ekonom Apresiasi Rampungnya Peta Jalan Hilirisasi Hingga 2040

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 17:14 WIB

Daftar Investor yang Akan Segera Lakukan Pembangunan di IKN

Daftar Investor yang Akan Segera Lakukan Pembangunan di IKN

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 16:29 WIB

Pinjol Ilegal Seperti Jamur Setiap Bulan Ada, Hati-hati Ya

Pinjol Ilegal Seperti Jamur Setiap Bulan Ada, Hati-hati Ya

Bisnis | Kamis, 02 Februari 2023 | 15:39 WIB

Terkini

Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya

Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 20:20 WIB

Tiga Nama Urus SKCK, Bursa Calon Wakil Bupati Ponorogo Mulai Terlihat

Tiga Nama Urus SKCK, Bursa Calon Wakil Bupati Ponorogo Mulai Terlihat

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 20:19 WIB

Kemensos dan BPS Kompak: Tak Ada yang Salah Soal Penempatan Desil

Kemensos dan BPS Kompak: Tak Ada yang Salah Soal Penempatan Desil

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:18 WIB

Waspada Abu Vulkanik! Pakar Paru UI Imbau Warga Lakukan Langkah Perlindungan Ini

Waspada Abu Vulkanik! Pakar Paru UI Imbau Warga Lakukan Langkah Perlindungan Ini

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 20:16 WIB

AI Bisa Bikin Hidup Lebih Mudah, Tapi Apakah Justru Menurunkan Kualitas Kerja Kita?

AI Bisa Bikin Hidup Lebih Mudah, Tapi Apakah Justru Menurunkan Kualitas Kerja Kita?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 20:12 WIB

Masa Pakai Kulkas Idealnya Berapa Lama? Kenali 7 Tanda Kerusakan yang Sering Diabaikan

Masa Pakai Kulkas Idealnya Berapa Lama? Kenali 7 Tanda Kerusakan yang Sering Diabaikan

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 20:11 WIB

Tampang Caca, Mahasiswi Pencuri HP Samsung S23 Ultra di Jatinegara yang Viral Terekam CCTV

Tampang Caca, Mahasiswi Pencuri HP Samsung S23 Ultra di Jatinegara yang Viral Terekam CCTV

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:10 WIB

SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi

SGIC IX 2026 Torehkan Benefit Rp10,5 Miliar, Dirut Semen Gresik Dorong Insan Terus Berani Berinovasi

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 20:02 WIB

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

Erupsi Anak Krakatau Bisa Lebih Besar? Ini Penjelasan Pakar Vulkanologi UGM

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang

Di Seberang Rumah: Ketika Dua Luka Saling Menemukan Jalan untuk Pulang

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 20:00 WIB

×