Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Erick Thohir Beri Perhatian Khusus ke Pembinaan Usia Dini

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 20 Maret 2023 | 14:51 WIB
Erick Thohir Beri Perhatian Khusus ke Pembinaan Usia Dini
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (kanan). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta agar seluruh Asprov se-Indonesia untuk memberikan perhatian serius pada pembinaan usia dini. Hal itu disampaikan Erick Thohir saat menggelar sarasehan bersama para Asprov di seluruh Indonesia, kemarin.

Direktur SSB Persatuan Sepak Bola Indramayu (Persindra) ED Riyandi memuji langkah Erick Thohir tersebut yang dinilai sebagai wujud keseriusan PSSI dalam memajukan sepak bola Indonesia ke depan.

Menurutnya, dengan melihat langkah strategis yang dilakukan Erick Thohir sudah terlihat upaya untuk memenuhi janji-janjinya kepada masyarakat pecinta sepak bola Indonesia dengan memberikan perhatian serius dalam pembinaan usia dini.

“Saya sebagai bagian dari SSB, orang yang peduli pada pembinaan usia dini terutama sepak bola tentu berpikir bahwa apa yang dilakukan oleh Erick Thohir hari ini adalah bagian dari upaya pemenuhan janji-janji dia sebagai ketua PSSI, dan itu hukumnya fardhu a’in. Artinya kewajiban yang tidak bisa diwakilkan tapi harus ditunaikan secara benar,” kata Riyandi.

Menurut Riyandi, pembinaan usia dini menjadi roh utama dalam sepak bola satu negara atau klub profesional. Negara-negara yang sepak bolanya maju, kata Riyandi tidak terlepas dari perhatian federasinya dalam pengembangan pemain usia dini.

“Dalam arti pembinaan usia dini itu ibaratnya roh utama, tidak ada satu negara yang kemudian olahraganya bagus, sepak bolanya maju jika pembinaan usia dininya apa adanya, tidak ada prestasinya dan kalau dijalankan apa adanya yak nggak bakalan maju,” ujarnya.

“Di negara manapun yang sepak bolanya maju tak lepas pembinaan usia dini. Di Indonesia harus sangat-sangat serius, benar-benar ditata dengan rapih dengan segala macam bentuk program fasilitas dan segalanya. Karena itu Indonesia harus bisa kembali lagi pada pembinaan usia dini yang cukup, bahkan harus lebih lagi karena kita sudah banyak ketinggalan dan kita mengapresiasi apa yang dilakukan oleh ketua PSSI hari ini,” ungkapnya.

Dijelaskan mantan redaktur bola harian Indopos ini, pemain-pemain muda bertalenta di Timnas Indonesia banyak yang datang dari daerah-daerah di tanah air. Untuk itu, permintaan Erick Thohir kepada para Asprov ini sangat tepat dan harus dieksekusi secepatnya oleh Asprov untuk kemajuan sepak bola Indonesia ke depan.

“Lahirnya talenta-talenta sepakbola nasional yang baik itu dari segala penjuru tanah air, dan itu tidak lepas dari bagusnya pengelolaan sepak bola di usia dini. Tidak mungkin lahirnya seorang pemuda-pemuda bertalenta baik, jika pada saat usia dini mereka sudah trauma dengan sepak bola, ini penting. Tidak mungkin lahir seorang Messi jika Messi tidak kemudian terlibat dari sepak bola usia dini,” jelasnya.

Diyakini Riyandi, jika PSSI benar-benar konsen terhadap pembinaan usia dini dari sekarang maka 5 sampai 10 tahun ke depan akan muncul pemain-pemain muda terbaik dan PSSI tidak lagi menggunakan pemain naturalisasi untuk meraih prestasi.

“5 sampai 10 tahun kedepan kita tidak perlu lagi menggunakan pemain naturalisasi, bukannya Kemudian kami mendeskriminasi itu, tetapi kita ingin yakin dan percaya bahwa masih banyak nanti akan lahir mungkin Kurniawan Dwi Julianto baru dengan segala talentanya yang akan membawa harum bangsa ini, saya pikir itu,” paparnya.

Lebih jauh Riyandi, langkah serius Erick Thohir ini juga harus didukung dengan fasilitas seperti lapangan hingga bola. Pasalnya, jika keinginan ini tidak disertakan dengan bantuan fasilitas-fasilitas seperti itu maka akan sulit juga menciptakan atau melahirkan pemain-pemain bertalenta ke depan.

“Jadi apa yang menjadi kendala selama ini yang harus dipenuhi PSSI dari kacamata saya sebagai Dirut SSB Persindra, pertama adalah faktor dukungan fasilitas paling sederhana adalah kita butuh lapangan, Kita butuh tiang gawang bahkan lebih kita butuh ratusan bola, kita butuh fasilitas sewajarnya, sebaik-baiknya, sesederhananya sekalipun untuk kami di kabupaten,” ucapnya.

“Karena tidak mungkin lahir seorang pemain nasional jika kemudian dia tidak tumbuh bagus dan besar di kabupatennya, jadi Pak Erick Thohir tolong kalau bisa gerilyalah dari kabupaten ke kabupaten, tidak cukup di Asprov saja, Indonesia ini besar,” tambahnya.

Diakui Riyandi, untuk Provinsi Jawa Barat sendiri ada ribuan SSB yang membutuhkan perhatian PSSI, baik pelatih berlisensi hingga kebutuhan fasilitas. Pesindra sendiri, kata Riyandi masih membutuhkan dukungan fasilitas demi calon pemain-pemain Timnas Indonesia ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Sarasehan PSSI dan Asprov, Fokus Pembinaan Usia Dini untuk Capai Fase Keemasan di Tahun 2034-2045 Mendatang

Hasil Sarasehan PSSI dan Asprov, Fokus Pembinaan Usia Dini untuk Capai Fase Keemasan di Tahun 2034-2045 Mendatang

| Senin, 20 Maret 2023 | 13:00 WIB

Media Vietnam Nyinyir Timnas Indonesia Berencana Lawan Argentina di FIFA Matchday

Media Vietnam Nyinyir Timnas Indonesia Berencana Lawan Argentina di FIFA Matchday

Bola | Senin, 20 Maret 2023 | 13:00 WIB

Erick Thohir Lebih Menjanjikan Jadi Cawapres Dibanding Sandiaga Uno, Ini Alasannya

Erick Thohir Lebih Menjanjikan Jadi Cawapres Dibanding Sandiaga Uno, Ini Alasannya

Kotak Suara | Senin, 20 Maret 2023 | 11:15 WIB

Terkini

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 19:39 WIB

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 17:05 WIB

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:42 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:23 WIB

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:20 WIB

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:56 WIB

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 15:41 WIB