PYCH Store Bawa Produk UMKM Lokal Tanah Papua ke Pasar Nasional

Iwan Supriyatna

Selasa, 21 Maret 2023 | 07:22 WIB
PYCH Store Bawa Produk UMKM Lokal Tanah Papua ke Pasar Nasional
Papua Youth Creative Hub (PYCH) menyediakan wadah bagi para UMKM lokal agar bisa menjual produk-produk khas daerah adat Papua untuk bisa menembus pasar nasional.

Suara.com - Papua Youth Creative Hub (PYCH) menyediakan wadah bagi para UMKM lokal agar bisa menjual produk-produk khas daerah adat Papua untuk bisa menembus pasar nasional.

Di unit usaha tersebut, para pelaku UMKM lokal tanah Papua bisa ditemukan, mulai makanan kuliner, beberapa jenis kriya, pakaian, hingga obat herbal.

Koordinator PYCH Store Willy Sombuk menyatakan unit usaha tersebut berkomitmen membantu para UMKM-UMKM di seluruh Papua agar produk mereka bisa dijangkau seluruh masyarakat Indonesia.

"Kami berusaha mendistribusikan dan memasarkan produk unggulan mereka menggunakan metode digitalisasi. Sehingga produk mereka bisa lebih jauh dijangkau masyarakat luas," ungkap Willy saat persiapan menjelang peresmian gedung PYCH di Jayapura, Papua.

Willy menjelaskan, agar produk mereka bisa dijangkau dalam skala nasional, PYCH Store membuat pasar penjualan yang terintegrasi.

"Kami membuat sistem penjualan yang akan terintegrasi dengan market di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Pemuda yang tergabung dalam organisasi kepemudaan Papua Muda Inspiratif binaan Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut mengungkapkan bahwa ada sekitar 124 UMKM lokal yang telah masuk PYCH Store.

"UMKM yang sudah bergabung dan menjual produknya di PYCH Store sekitar 124 UMKM. Sudah ada 1.246 pcs barang dan makanan yang sudah terdaftar di PYCH Store," ujarnya.

Di toko yang dikelolanya, dijual makanan olahan sagu dari daerah adat Mamta dan makanan olahan ikan, kerang, dan kepiting dari Saireri.

baca juga

"Produk dari setiap daerah adat seperti Mamta memiliki keunggulan dari olahan sagu. Karena sagu banyak ditemui di daerah Mamta. Lalu, di daerah Saireri dengan hasil lautnya seperti sea food, yaitu kerang dan kepiting," ucapnya.

Kemudian, ada hasil laut yang diolah menjadi ikan asin dan abon ikan.

"Di wilayah Domberai dan Bomberai lebih ke hasil pertanian dan laut. Lalu di daerah Anim-ha ada hasil pertanian dan kerajinan masyarakat juga," ucapnya.

Willy menuturkan PYCH Store terus mendistribusikan dan menjual barang UMKM kepada konsumen di Kota Jayapura.

"Dengan adanya platform digital, kami bisa menjual lebih banyak di Papua dan sekitarnya," katanya.

PYCH Store, menurut Willy, berencana membuat cabang-cabang di setiap wilayah di Indonesia. Hal tersebut dilakukan agar harga produk lokal ini bisa lebih murah dan gampang ditemukan di mana saja.

"Marketing plan kami adalah kami membuat store-store di luar Papua. Tujuannya ialah mengintegrasikan distribusi supaya barang UMKM bisa lebih murah harganya, lebih mudah ditemukan, dan bisa dilihat dan diterima langsung oleh konsumen di luar Papua," ungkap Willy.

Anggota PMI Jayapura ini mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah menaruh perhatian kepada anak muda Papua, khususnya pelaku UMKM, agar terus berkreasi dan berinovasi melalui penjualan produk-produknya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang menaruh perhatian penuh kepada anak muda Papua sehingga bisa terbangunnya Papua Youth Creative Hub di Jayapura, Papua," ujarnya.

Ungkapan rasa terima kasih juga diungkapkan kepada Badan Intelijen Negara yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan PYCH di Jayapura.

"Kami juga berterima kasih kepada Bapak Budi Gunawan selaku kepala BIN yang juga menaruh perhatian kepada anak muda Papua sehingga kami bisa terus berinovasi, skill kami bisa ter-upgrade, dan produk-produk UMKM kami bisa dikenal luas," katanya.

Ungkapan Pelaku UMKM Lokal Tanah Papua

Meijy Akwan, pelaku UMKM di Papua, memiliki brand bernama Exotic Papua bergerak di bidang clothing kaus kreatif Papua. Selain itu, dia memliki produk olahan makanan, yaitu abon cabai dan minyak kelapa apus khas Papua.

"Kami juga ada di bidang pertanian yang membuat olahan makanan abon cabai dan minyak kelapa apus," ucapnya.

Meijy berharap produknya tidak hanya terjual di wilayah Manokwari, Papua, tetapi bisa menjangkau ke seluruh tanah air.

"Puji Tuhan, kami sebagai anak muda Papua merasa bangga karena di sini usaha saya bisa lebih luas lagi jangkauannya. Tidak hanya ada di Manokwari. Dengan adanya PYCH Store ini, barang-barang produk saya bisa dipasarkan di Jayapura, bahkan bisa lebih luas lagi," ungkap Meijy.

Dia juga berpesan kepada anak muda Papua lainnya agar terus mengejar mimpi dan cita-cita.

"Harapannya, dengan adanya saya lebih giat lagi untuk mengejar mimpi saya. Saya mau bilang anak Papua semua pasti bisa," katanya.

Tak lupa, Meijy mengungkapkan terima kasih kepada Jokowi atas atensi yang diberikan kepada pelaku UMKM sepertinya.

"Terima kasih kepada Bapak Jokowi yang telah membuat gedung yang megah untuk kami. Khususnya di bidang UMKM, kami sangat bersyukur sekali. Dengan adanya PYCH Store di gedung ini, kami sebagai anak muda Papua sangat termotivasi untuk terus maju di bidang UMKM," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Impor Pakaian Bekas Ancam 1 Juta Tenaga Kerja

Impor Pakaian Bekas Ancam 1 Juta Tenaga Kerja

Tantrum | Senin, 20 Maret 2023 | 13:21 WIB

Ini Daftar Ancaman yang Akan Terjadi Jika Indonesia Tetap Impor Baju Bekas

Ini Daftar Ancaman yang Akan Terjadi Jika Indonesia Tetap Impor Baju Bekas

Bisnis | Senin, 20 Maret 2023 | 09:11 WIB

Sandiaga Uno Menutup International AllFood Indonesia Expo, UMKM Naik Kelas, Jangan Lupa Jaga Kualitas

Sandiaga Uno Menutup International AllFood Indonesia Expo, UMKM Naik Kelas, Jangan Lupa Jaga Kualitas

Bisnis | Senin, 20 Maret 2023 | 08:40 WIB

Terkini

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Singapura Bisa Gelap Gulitas, Bahlil Batalkan Rencana Ekspor Listrik

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:44 WIB

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Apakah Face Tonic dan Toner Bisa Dipakai Bersamaan? Ini Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Ratusan Museum dan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

×