Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Perjuangkan Nasib Pekerja, GBB Canangkan Pembentukan Komnas Hubungan Industrial

Iwan Supriyatna

Selasa, 11 April 2023 | 10:41 WIB
Perjuangkan Nasib Pekerja, GBB Canangkan Pembentukan Komnas Hubungan Industrial
Perjuangkan Nasib Pekerja, GBB Canangkan Pembentukan Komnas Hubungan Industrial.

Suara.com - Ganjaran Buruh Berjuang (GBB) terus berkomitmen memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan pekerja atau buruh di Indonesia.

Dalam konferensi pers sebelum Forum Musyawarah Hubungan Industrial (FMHI) dimulai, GBB mengumumkan akan menggelar Musyawarah Akbar Buruh Indonesia di Tennis Indoor Senayan pada 28 Mei mendatang.

Selain untuk membicarakan masalah hubungan industrial dalam Musyawarah Akbar Buruh Indonesia juga akan ada dua agenda utama, yaitu pertama, menetapkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Buruh Indonesia. Kedua, pencanangan pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial (Komnas HI).

"Jadi, agenda utama Musyawarah Akbar Buruh Indonesia adalah penetapan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Buruh Indonesia dan Pencanangan Pembentukan Komisi Nasional Hubungan Industrial atau Komnas HI," terang Ketua Umum DPP GBB Lukman Hakim.

Dengan adanya musyawarah akbar yang akan digelar nanti, Lukman berharap tercipta keharmonisan hubungan industrial.

"Harapannya, kami bisa lebih luas jangkauan kami untuk mendapat dukungan suara untuk Pak Ganjar. Kemudian, terciptanya keharmonisan hubungan industrial," ungkapnya di Ballroom Hotel Lenora, Kota Bandung, pada Selasa (11/4/2024).

Dalam Forum Musyawarah Hubungan Industrial (FMHI), Serikat Pekerja Nasional (SPN) DPD Jawa Barat, SPN DPC Bandung, dan Cimahi mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo Presiden 2024 dengan membacakan dan menandatangani surat dukungan.

Kemudian, Lukman menegaskan FMHI ini menjadi cikal bakal Komisi Nasional Hubungan Industrial yang akan digagas oleh GBB.

"Yang jelas, forum ini menjadi satu rangkaian embrio untuk membuat satu lembaga ke depan, yaitu Komisi Nasional Hubungan Industrial yang sekarang kami rintis dari grassroot. Di mana entitas hubungan industrial mulai perusahaan, manajemen, HRD, dan Serikat pekerja, buruh, dan APINDO. Kami berkolaborasi. Nantinya di saat yang tepat ketika Pak Ganjar menjadi presiden, kami akan membuat komisi ini," ujarnya.

baca juga

Wakil Ketua Nakerjamsos APINDO Jabar H Komarudin juga menyambut positif forum yang akan menggagas komisi tersebut. Menurut dia, ini sebagai ide yang bagus untuk memperbaiki hubungan industrial di Indonesia. "Ini ide bagus untuk dibentuk komisi Nasional Hubungan industrial ke depan bisa diharapkan sebagai satu kelompok bisa memperbaiki hubungan industrial kita," ucapnya.

Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antarlembaga Dalam Negeri DPP Serikat Pekerja Nasional Puji Santoso juga berharap gagasan tersebut bisa membawa hubungan industrial di Indonesia lebih baik di Indonesia.

"Harapannya, dengan konsepsi ini menjadi salah satu embrio lahirnya Komisi Nasional Hubungan Industrial yang akan kami dorong bersama GBB. Semoga bisa membawa hubungan industrial yang lebih baik di Indonesia," ujarnya.

Diketahui, forum musyawarah ini membahas dan menjembatani hubungan industrial antara kepentingan buruh serta perusahaan untuk mencapai titik temu kesejahteraan bersama. Forum tersebut juga dihadiri sekitar 100 buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) di Jawa Barat. Dengan pembicara Ketua Umum GBB Lukman Hakim, Pengurus DPP SPN Puji Santoso, Wakil Ketua Nakerjamsos APINDO Jabar H Komarudin, Forum HRD Jawa Barat Chandra, dan Akademisi Jabar Wawan Kurniawan.

Lukman menyatakan pihaknya mengadakan forum ini untuk membahas masalah ketenagakerjaan dan menemukan solusinya. Menurut dia, forum tersebut sekaligus dijadikan deklarasi untuk pemenangan Ganjar Pranowo.

"Kami mengadakan Forum Musyawarah Hubungan Industrial. Kami mengundang 100 peserta di Jawa Barat dan sekitarnya untuk membahas problem-problem ketenagakerjaan dan solusinya. Kami sekaligus mengonsolidasikan GBB di Jawa Barat untuk pemenangan Ganjar Pranowo," ujar Lukman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Inginkan PMI Jaga Nama Baik Indonesia di Luar Negeri

Wapres Inginkan PMI Jaga Nama Baik Indonesia di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 10 April 2023 | 10:26 WIB

6 Tips Pola Makan Sehat untuk Pekerja Shift Malam agar Tubuh Tetap Sehat

6 Tips Pola Makan Sehat untuk Pekerja Shift Malam agar Tubuh Tetap Sehat

Your Say | Minggu, 09 April 2023 | 09:58 WIB

6 Tips Belanja Bulanan Agar Lebih Tahan Lama di Kulkas, Pekerja Wajib Tahu!

6 Tips Belanja Bulanan Agar Lebih Tahan Lama di Kulkas, Pekerja Wajib Tahu!

Lifestyle | Jum'at, 07 April 2023 | 12:38 WIB

Terkini

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo

Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:54 WIB

Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang

Pelabuhan Diminta Seaman Bandara, DPR Dorong Pemisahan Kapal Barang dan Penumpang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:51 WIB

BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO

BRI Sediakan Fasilitas Cicilan 0 Persen Hingga 12 Bulan di AZKO

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD

Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:49 WIB

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×