Viral! Rentetan Penumpang Ngamuk Imbas AC Pesawat Mati, Alvin Lie Bilang Begini

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 13 April 2023 | 16:42 WIB
Viral! Rentetan Penumpang Ngamuk Imbas AC Pesawat Mati, Alvin Lie Bilang Begini
Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan (APJAPI), Alvin Lie menyoroti berita viralnya penumpang pesawat Batik Air yang ngamuk akibat sistem pendingan atau AC pesawat yang mati.

Suara.com - Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan (APJAPI), Alvin Lie menyoroti berita viralnya penumpang pesawat Batik Air yang ngamuk akibat sistem pendingan atau AC pesawat yang mati.

Peristiwa itu terjadi saat pesawat Batik Air akan lepas landas dari Kuala Lumpur (Malaysia) menuju Bandara Soekarno-Hatta (Indonesia), Senin (10/4/2023).

Alvin mengatakan kejadian seperti ini sudah terjadi dua kali menimpa maskapai Lion Group, sebelumnya juga viral para penumpang Super Air Jet basah kuyup karena sistem pendingin pesawat rute Denpasar-Jakarta mati selama penerbangan selama hampir 2 jam itu.

"APJAPI memahami kedua peristiwa tersebut berbeda penyebabnya. Pada peristiwa Super Air Jet disebabkan oleh gangguan pada sistem penyejukan udara kabin saat pesawat sedang terbang, sedangkan pada peristiwa Batik Air, disebabkan oleh gangguan pada Ground Power Unit (GPU) yang memasok daya pesawat sebelum terbang, sehingga sistem penyejukan udara kabin terganggu," papar Alvin dalam keterangannya yang diterima Suara.com, Kamis (13/4/2023).

Alvin bilang sistem penyejuk udara kabin memang tidak secara langsung berdampak terhadap keselamatan penerbangan, namun gangguan pada sistem penyejuk kabin berdampak pada tidak terpenuhinya standar kenyamanan & pelayanan, selain itu dapat mengancam kesehatan penumpang, terutama balita, lansia dan penumpang yang tidak dalam kondisi kesehatan prima.

Selain itu, gangguan yang diterima penumpang juga akan berdampak psikologis dan traumatik terhadap penumpang sehingga dapat merasa takut terbang atau bahkan kehilangan kepercayaan terhadap maskapai penerbangan terkait.

Dirinya pun meminta kepada para maskapai dan regulator untuk melakukan pembenahan agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi.

"Maskapai penerbangan lebih memperhatikan pemeliharaan dan kelaikan sistem penyejuk udara kabin," papar Alvin.

Selain itu dirnya juga meminta maskapai penerbangan agar menegaskan kepada Penerbang/Pilot tentang SOP ketika terjadi gangguan pada Sistem Penyejuk Udara Kabin baik ketika pesawat masih di darat maupun ketika pesawat sedang dalam penerbangan.

Selanjutnya, maskapai penerbangan memastikan kelaikan peralatan yang disediakan mitra Ground Handling Agents sesuai Service Level Agreement (SLA) serta Service Level Guarantee (SLG), terutama Ground Power Unit dan Air Conditioning Unit agar suhu udara dan sirkulasi udara kabin tetap terjaga standar kualitasnya sebelum penerbangan.

Dan yang terakhir dia meminta para Inspektur Direktorat Kelaikan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, lebih memperhatikan kelaikan sistem penyejuk udara kabin serta peralatan yang disediakan oleh Ground Handling Agents, terutama Ground Power Unit dan Air Conditioning Unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Penumpang Batik Air Rute Kuala Lumpur-Jakarta Kepanasan Selama Penerbangan

Penyebab Penumpang Batik Air Rute Kuala Lumpur-Jakarta Kepanasan Selama Penerbangan

Bisnis | Kamis, 13 April 2023 | 10:36 WIB

Daftar Maskapai yang Beri Diskon Tarif Tiket Pesawat Buat Mudik Lebaran

Daftar Maskapai yang Beri Diskon Tarif Tiket Pesawat Buat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 11 April 2023 | 10:11 WIB

Erick Thohir Saran Orang Kaya Mudik Naik Pesawat

Erick Thohir Saran Orang Kaya Mudik Naik Pesawat

Bisnis | Senin, 10 April 2023 | 15:44 WIB

Terkini

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB