Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Achmad Fauzi

Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB
Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal
Bandara Soekarno-Hatta dipenuhi penumpang arus balik Lebaran, 2026. [Antara/Muhammad Iqbal/foc]
baca 10 detik
  • Kemenhub sedang mengkaji kemungkinan penyesuaian Tarif Batas Atas (TBA) karena potensi kenaikan harga avtur global.
  • Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah belum final, namun akan mempertimbangkan dampak global dan daya beli masyarakat.
  • INACA sebelumnya meminta kenaikan tarif karena biaya operasional maskapai terpengaruh kurs rupiah dan harga minyak dunia.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka peluang penyesuaian tarif pesawat di tengah potensi kenaikan harga avtur akibat gejolak global.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menjelaskan ruang perubahan terpusat pada Tarif Batas Atas (TBA).

Ia menjelakan, kenaikan tarif pesawat akan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kondisi global dan daya beli masyarakat.

"Tentunya kita akan melakukan pengkajian, melakukan evaluasi apakah masih dengan kondisi sekarang masyarakat masih mengendaki turun kan. Tapi kondisi global dimana terjadi hal-hal yang perlu juga kita antisipasi. Jadi kita akan melakukan exercise, kemungkinan-kemungkinan, segala kemungkinannya," ujar Dudy seperti di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Ia menegaskan, pemerintah belum mengambil keputusan final terkait kenaikan tarif pesawat. Namun, potensi penyesuaian tetap harus diantisipasi seiring dinamika harga energi global.

"Itu harus kita antisipasi juga. Namun demikian kan secara resmi kita harus menunggu apa yang akan dikeluarkan oleh Kementerian ESDM," bebernya.

Pemilik Maskapai Teriak

Sebelumnya, Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesian National Air Carriers Association (INACA) meminta pemerintah menaikkan fuel surcharge dan tarif batas atas (TBA) harga tiket pesawat domestik imbas adanya konflik geopolitik global.

Sekjen INACA Bayu Sutanto mengatakan harga minyak dunia yang terus naik akibat perang Israel dan Amerika Serikat melawan Iran di Teluk Persia dan semakin melemahnya nilai tukar rupiah membuat para maskapai harus menaikkan harga tiket pesawat.

baca juga

"Kondisi tersebut mengakibatkan kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dimana kedua komponen biaya tersebut sangat mempengaruhi kenaikan biaya operasional maskapai penerbangan nasional," kata Bayu dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Menurutnya saat ini banyak maskapai di berbagai negara yang melakukan penyesuaian biaya operasional dengan menambahkan fuel surcharge antara 5-70 persen.

Hal tersebut dapat terlihat dari maskapai Air India, Air India Express, IndiGo dan Akasa Air dari India; South African Airlines, FlySafair dari Afrika Selatan; Cathay Pacific dan Hong Kong Airlines dari Hong Kong; Thai Airways dari Tailan.

Bayu menyebutkan, pihaknya menghimpun data-data dan analisis terkait dengan kondisi penerbangan nasional yang terdampak kondisi krisis geopolitik, pertama peningkatan nilai tukar (kurs) mata uang dolar AS terhadap rupiah.

Di mana tahun 2019 saat ditetapkannya tarif batas atas (TBA) melalui KM 106 Tahun 2019, rata-rata 1 dolar AS adalah Rp14.136, sedangkan pada tahun 2026 (Maret) rata-rata sudah mencapai Rp17.000 atau naik lebih dari 20 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Harga BBM Berpotensi Naik April, Gimana Nasib Operasional Transportasi Umum?

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:50 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Menhub Minta Truk Logistik Tahan Operasi Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×