- Menteri Keuangan mengonfirmasi keluhan masyarakat tentang Coretax yang sering menampilkan layar tunggu (loading) saat digunakan.
- Purbaya menduga ada oknum pegawai DJP sengaja melibatkan kembali vendor yang sebelumnya telah dihentikan karena performa buruk.
- Kemenkeu berjanji akan memperbaiki desain aplikasi Coretax yang dianggap menyulitkan masyarakat dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab soal keluhan masyarakat soal Coretax eror. Ia mengatakan kalau platform milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu kerap menampilkan layar tunggu (loading).
"Tiba-tiba di Coretax, tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretaxnya. Padahal sebelumnya sudah hilang," kata Purbaya di Istana Kepresidenan, dikutip Senin (30/3/2026).
Ia menduga ada pegawai DJP yang sengaja membuat Coretax eror, di mana ada sebuah vendor yang sengaja dilibatkan ke platform tersebut dan membuat aplikasi berjalan lambat.

Bendahara Negara juga menegaskan bakal menindak pihak yang terlibat memperlambat Coretax.
"Rupanya di tempat kita ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita sudah berhentiin karena lelet servisnya, dimasukkin lagi diam-diam. Dan sekarang mereka enggak mengaku lagi siapa yang masukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, akan kita tindak," beber dia.
Purbaya juga blak-blakan kalau Coretax didesain agak aneh karena menyulitkan masyarakat dalam memasukkan data. Ia memastikan Kemenkeu akan memperbaiki Coretax setahun ke depan.
"Saya akan beresin itu di dalam... tapi enggak bisa sekarang kan karena sudah lagi jalan kan. Nanti ke depan, setahun ke depan kita beresin itu," jelasnya.