Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Pakar dari Universitas Andalas Padang Apresiasi Kementan yang Mampu Sediakan Pangan Melimpah

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 10 Mei 2023 | 14:32 WIB
Pakar dari Universitas Andalas Padang Apresiasi Kementan yang Mampu Sediakan Pangan Melimpah
Ilustrasi beras. (Dok : Kementan)

Suara.com - Dalam beberapa bulan terakhir, pasokan pangan dinilai cukup melimpah sehingga berdampak pada stabilitas harga di lapangan. Hal ini dikemukakan pakar pangan dari Universitas Andalas Padang, Muhammad Makky, yang menyatakan apresiasinya kepada Kementan.

"Saya kira sudah benar apa yang dikerjakan Kementan (meningkatkan produktivitas), sehingga pangan tersedia berlimpah dan harga juga stabil," ujar Makky, Rabu (10/5/2023).


Menurutnya, pasokan beras sebagai komoditas utama masyarakat Indonesia sejauh ini terus tersedia secara merata. Kondisi ini didukung dengan panen raya yang terjadi di sejumlah sentra sejak Januari hingga April lalu. Belum lagi stok cadangan beras yang tersebar di rumah tangga hingga penggilingan padi seluruh Indonesia.

"Bukan hanya beras, saya melihat ketersediaan pangan lainya seperti gula, telur, daging, tepung, kedelai, bawang, cabai dan buah-buahan juga tersedia dengan cukup baik. Di sisi lain, daya beli masyarakat juga semakin meningkat," katanya.

Seperti juga Muhammad Makky, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA), Yadi Sofyan Noor juga mengapresiasi kinerja jajaran kementan dalam menjaga produksi nasional. Dengan ketersediaan itu, kata Yadi, pasokan pangan di beberapa daerah melimpah dan daya beli masyarakat terus menguat.

"Seperti yang disampakan presiden, pangan kita memang melimpah. Itu artinya, produksi dalam negeri dalam kondisi cukup. Tidak heran jika harga juga stabil dan daya beli masyarakat menguat," katanya.

Yadi menilai, selama ini kolaborasi petani dan pemerintah menjadi kunci naiknya produktivitas dari waktu ke waktu. Indonesia bahkan tercatat menjadi negara swasembada, di saat dunia menghadapi krisis global yang berkepanjangan.

"Produksi kita meningkat, ekspor kita melesat dan kesejahteraan petani menguat. Artinya apa? Kolaborasi yang selama ini dibangun pemerintah dan petani semakin menunjukan hasil yang maksimal," katanya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, pasokan dan harga pangan usai lebaran 2023 dalam kondisi melimpah. Juga kondisi harganya yang saat ini dalam kondisi stabil. Menurut Presiden, stabilitas harga tersebut sangat bagus karena bisa menjaga inflasi agar tetap terkendali.

"Yang paling penting sekarang ini adalah yang berkaitan dengan inflasi. Harga barang barang yang utamanya bahan pangan yang dijual di Pasar ini (Lampung Selatan) saya cek telur harganya sangat bagus sekali. Cabai Rp 20.000, bawang merah dan putih juga baik. Saya kira, kalau harga ini bisa kita turunkan terus maka inflasi juga akan semakin menurun," ujar presiden usai mengunjungi pasar di Lampung Selatan, Jumat pekan lalu.

Presiden mengatakan, stabilitas pangan yang terjadi saat ini harus dijaga bersama agar daya beli masyarakat bisa meningkat. Apalagi pasokan komoditas di tingkat petani juga dalam kondisi melimpah.

"Inilah yang kita harapkan pasokan banyak, harga bisa dikendalikan dan daya beli rakyat meningkat. Contohnya pasokan telur melimpah dan harga pasti turun cabe produksinya melimpah harganya juga pasti turun," katanya.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) memastikan,  ketersediaan bahan pokok pangan dalam kondisi aman. Dia menjamin, produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan masyarakat seiring panen raya petani yang terus berlangsung di sejumlah sentra.

"Kita pastikan ketersediaan aman. Kita sudah menerima laporan dari daerah dan dari hasil pemantauan di lapangan 13 komoditas kita aman. Walaupun ada 4 komoditas yang didatangkan dari luar negeri seperti kedelai, gula, daging dan bawang putih. Tapi saya pastikan, semuanya aman," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Wujudkan Pengembangan Peternakan, Kementan dan Kemenkop UKM Tanda Tangan Kerja Sama

Demi Wujudkan Pengembangan Peternakan, Kementan dan Kemenkop UKM Tanda Tangan Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 09:49 WIB

Hadapi El Nino, Petani Purwakarta Merasa Terbantu Program Kementan

Hadapi El Nino, Petani Purwakarta Merasa Terbantu Program Kementan

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 09:37 WIB

Siap Hadapi Perubahan Iklim, Kementan Telah Bersinergi dengan Berbagai Pihak untuk Atasi Kekeringan

Siap Hadapi Perubahan Iklim, Kementan Telah Bersinergi dengan Berbagai Pihak untuk Atasi Kekeringan

Bisnis | Selasa, 09 Mei 2023 | 09:16 WIB

Hadapi El Nino, SYL Dorong Petani Milenial Buat Gebrakan Baru

Hadapi El Nino, SYL Dorong Petani Milenial Buat Gebrakan Baru

Bisnis | Senin, 08 Mei 2023 | 18:09 WIB

Presiden Pastikan Pasokan Pangan Melimpah dan Harga Stabil Usai Lebaran

Presiden Pastikan Pasokan Pangan Melimpah dan Harga Stabil Usai Lebaran

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2023 | 21:13 WIB

Demi Antisipasi Hadapi El Nino, Mantan Mentan Suswono Dukung Berbagai Kesiapan Kementan

Demi Antisipasi Hadapi El Nino, Mantan Mentan Suswono Dukung Berbagai Kesiapan Kementan

Bisnis | Jum'at, 05 Mei 2023 | 10:06 WIB

Terkini

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:32 WIB

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:09 WIB

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:31 WIB

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:20 WIB

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:15 WIB

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:07 WIB

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:59 WIB