Tinjau Panen di Karawang, Wamentan Dorong Pemda Jaga Produktivitas Pertanian

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 24 Mei 2023 | 16:10 WIB
Tinjau Panen di Karawang, Wamentan Dorong Pemda Jaga Produktivitas Pertanian
Wamentan, Harvick Hasnul Qolbi meninjau panen padi varietas unggul di Kabupaten Karawang. (Dok: Kementan)

Suara.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi meninjau panen raya padi di Desa Pulomulya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kegiatan ini digelar bersama BSIP Jawa Barat di lahan seluas 10 hektare dengan jenis padi Inpari 36 dan Inpari 37.

Harvick mendorong agar pemerintah daerah (Pemda) terus menjaga produksi dan produktivitas pertanian dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Apalagi saat ini, Indonesia sudah memasuki cuaca ektrem el nino alias musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus mendatang.

"Pesan saya, karena Karawang ini sebagai penyangga pangan dan produsen beras terbesar nomor dua, tentu saja agar jangan sampai kendur, tetap menjaga produktivitas," pita Harvick.

Harvick mengatakan, Karawang adalah salah satu sentra padi terbesar yang ada di Jawa Barat dengan rata-rata produktivitas produksi di atas 7 ton per hektare. Selain tanah yang subur, Karawang juga merupakan wilayah sentra padi terluas yang ada di Indonesia.

"Saya tidak pernah meragukan sektor pertanian di Kabupaten Karawang, terutama pada komoditas padi. Sebagaimana kita tahu, Kabupaten Karawang merupakan penghasil beras terbesar kedua nasional. Dengan adanya padi varietas unggul dari BSIP Jawa Barat ini, saya berharap produktivitas padinya terus meningkat," katanya.

Diketahui, pada kesempatan tersebut, Harvick juga turut berdialog dengan sejumlah kelompok tani sekaligus menyerahkan bantuan benih padi inpari 36 dan inpari 37.

Sementara itu, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menyampaikan terimakasih atas dukungan dan perhatian Kementan terhadap produksi padi di Jawa Barat. Menurut dia, rata-rata produksi di Karawang mencapai 1,3 juta ton setiap tahun dengan luas lahan persawahan mencapai 95 ribu hektar.

"Angka sebesar itu kalau dikonversi menjadi beras, maka hasilnya mencapai 800 ribu ton beras. Dengan kondisi dua kali tanam dalam setahun, maka luas panen di Karawang mencapai 190.000 hektare. Dengan rata-rata produksi padi sebanyak 7-8 ton per hektare, maka total produksi dalam setahun mencapai 1,3 juta ton," katanya.

Adapun Kepala BSIP Jawa Barat, Rustam Massinai menambahkan, kedua varietas yang dipanen ini adalah varietas unggul dengan potensi hasil panen cukup tinggi dan juga tahan penyakit tungro, dan blast. Bahkan, pihaknya juga pernah memanen padi di Indramayu dengan hasil 13,3 ton per hektare.

baca juga

"Ada benih 50 ton secara bertahap gratis untum petani di Jawa Barat pada tahun 2023 ini. Diharapkan dengan adanya Inpari 36 37, beras di Jabar semakin berkibar. Jabar 2023 bisa juara benih," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPKP Bandung Barat Antisipasi Dampak Buruk Cuaca Kemarau Ekstrem

DPKP Bandung Barat Antisipasi Dampak Buruk Cuaca Kemarau Ekstrem

Bandungbarat | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:02 WIB

Andalkan Jaringan Irigasi dan Sumur Resapan, Petani Organik di Semarang Siap Lawan Gempuran El-Nino

Andalkan Jaringan Irigasi dan Sumur Resapan, Petani Organik di Semarang Siap Lawan Gempuran El-Nino

Jawa Tengah | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:58 WIB

Mentan Beberkan Penyebab Berkurangnya Lahan Pertanian di Jatim

Mentan Beberkan Penyebab Berkurangnya Lahan Pertanian di Jatim

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2023 | 15:56 WIB

Kantor Kemensos Digeruduk KPK, Dugaan Korupsi Bansos Kembali Terulang

Kantor Kemensos Digeruduk KPK, Dugaan Korupsi Bansos Kembali Terulang

Cianjur | Rabu, 24 Mei 2023 | 14:37 WIB

Respons Risma Usai Kantornya Diobok-obok KPK: Soal Bansos Saya Ikuti Perintah Presiden Jokowi, Clear Ya!

Respons Risma Usai Kantornya Diobok-obok KPK: Soal Bansos Saya Ikuti Perintah Presiden Jokowi, Clear Ya!

Deli | Rabu, 24 Mei 2023 | 14:23 WIB

Geledah Kantor Kemensos Atas Dugaan Kasus Korupsi Bansos Beras, KPK Temukan Sejumlah Barang Bukti Ini

Geledah Kantor Kemensos Atas Dugaan Kasus Korupsi Bansos Beras, KPK Temukan Sejumlah Barang Bukti Ini

Pekanbaru | Rabu, 24 Mei 2023 | 14:18 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×