Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Inaca Dorong Indonesia Segera Optimalkan Pengunaan Sustainable Aviation Fuel

Iwan Supriyatna

Kamis, 25 Mei 2023 | 09:44 WIB
Inaca Dorong Indonesia Segera Optimalkan Pengunaan Sustainable Aviation Fuel
Ketua INACA, Denon Prawiraatmadja yang didamping oleh Sekjen INACA, Bayu Susanto saat menghadiri workshop Sustainable Aviation Fuel.

Suara.com - Untuk menghasilkan energi yang bersih sehingga berdampak kepada lingkungan, asosiasi penerbangan nasional yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mendorong agar Pemerintah dapat segara mengoptimalkan penggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) pada industri penerbangan di Tanah Air.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua INACA, Denon Prawiraatmadja yang didamping oleh Sekjen INACA, Bayu Susanto saat menghadiri workshop Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang diselanggarkan oleh Federal Aviation Administration (FAA).

Menurut sebagai negara kepulauan terbesar di Asia Tenggara, Indonesia membutuhkan transportasi udara optimal, hal ini untuk mendukung dan meningkatkan perekonomian nasional. 

“Saat ini ada 451 armada penerbangan yang dimillikin oleh industri penebangan nasional dan SAF merupakan hal yang penting dan perhatian kita semua. Memang dibeberapa bagian di sektor penerbangan sudah menerapkannya, namun kami berharap saat ini dapat dioptimalkan penerapan green energy dan cleen energy secara bertahap sehingga di tahun 2045 sudah dapat dilakukan secara penuh,” kata Denon dalam keterangannya, Kamis (25/5/2023).

Ia menambahkan dibeberapa di Asia telah serius menerapkan SAF atau Bahan Bakar Penerbangan berkelanjutan. Seperti di Korea Selatan yang mengubah undang-undang pada tahun 2023 untuk memungkinkan adopsi bahan bakar biologi laut pada tahun 2025 dan SAF pada tahun 2026.

Lalu di Jepang yang menargetkan penggunaan SAF 10% pada tahun 2030, dimana hal ini diumumkan oleh anggota parlemen Jepang pada Desember 2021.

Tidak hanya itu, kata Denon, di China menargetkan 50 ribu ton penggunaan SAF dan saat ini telah dilakukan pengujian kinerja SAF terhadap sertifikasi kelaikan udara, eksplorasi jalur baru untuk pengembangannya. Lalu di India yang tengah mempertimbangkan penggunaan SAF di sektor penerbangannya. 

“Dan kita akui untuk Indoesia sendiri telah bersiap menerapkan SAF dimana direncanakan pada tahun 2025 bisa menggunakan SAF sebanyak 5%. Hal ini sangat bagus dan kami siap mendukungnya sehingga pada tahun 2045, industri penerbangan kita bisa secara optimal menggunakan SAF,” katanya.

Denon juga mengatakan bahwa Asia akan menjadi rumah bagi produsen terbesar dari SAF, tentu hal ini menjadi pangsa pasar bagi Indonesia agar kita mampu menyediakan SAF dilahan kita sendiri. Dan hal ini menjadi kunci agar keberlangsungan transportasi nasional kita menjadi pemenang industri domestik.

baca juga

“Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kolaborasi dengan semua pihak, antara pemerintah BUMN dan swasta agar bisa menghadirkan bahan bakar ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sehingga hal ini dapat membuat industri penerbangan yang sehat, serta menghasilkan clean energy yang didukung oleh ekosistem yang baik seperti electric vehicle dan green airport serta semua ekosistem yang menunjang ekosistem dan industri penerbangan nasional,” tutup Denon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi di ASEAN Perlu Ongkos yang Mahal, Indonesia Siap?

Transisi Energi di ASEAN Perlu Ongkos yang Mahal, Indonesia Siap?

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 15:38 WIB

Pupuk Indonesia Gandeng Jepang Jajaki Pendanaan Pengembangan Energi Bersih

Pupuk Indonesia Gandeng Jepang Jajaki Pendanaan Pengembangan Energi Bersih

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2023 | 14:14 WIB

Tes Psikologi: Temukan Jawabannya! Apa Energi yang Dominan dalam Diri kamu?

Tes Psikologi: Temukan Jawabannya! Apa Energi yang Dominan dalam Diri kamu?

Sumedang | Minggu, 21 Mei 2023 | 15:55 WIB

Terkini

Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan

Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi

Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen

Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora

Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan

Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:00 WIB

DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar

DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?

Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger

Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×