Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:07 WIB
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo (kiri) mengatakan perusahaan mencatat laba Rp4,16 triliun pada kuartal kedua 2026 dengan pertumbuhan 11,08 persen [Suara.com/Rina Anggraeni].
baca 10 detik
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencatat laba Rp4,16 triliun pada kuartal kedua 2026 dengan pertumbuhan 11,08 persen.
  • Pertumbuhan pembiayaan BSI mencapai 14,63 persen serta Dana Pihak Ketiga tumbuh 16,74 persen per Mei 2026.
  • Pendapatan berbasis komisi BSI meningkat 38,6 persen menjadi lebih dari Rp4 triliun pada semester pertama 2026.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)  membukukan laba sebesar Rp4,16 triliun atau tumbuh 11,08 persen secara tahunan (year on year/YoY) di kuartal kedua 2026.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pertumbuhan kinerja BSI tetap berada di atas pertumbuhan industri perbankan. Kinerja tersebut didukung penguatan infrastruktur dan transformasi teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.

“BSI dapat tumbuh di atas industri perbankan. Tentu saja pertumbuhan kinerja ini didukung oleh aspek infrastruktur yang terus kami kembangkan untuk mampu melayani 24,3 juta nasabah dengan semakin baik agar mereka semakin mempercayakan bisnisnya pada Bank Syariah Indonesia,” ujar Anggoro dalam paparannya secara virtual, Jumat (21/8/2026).

Dari sisi aset, per Mei 2026 BSI mencatat pertumbuhan sebesar 4,29 persen secara tahunan. Pertumbuhan pembiayaan BSI juga mencapai 14,63 persen atau tumbuh dua digit, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pembiayaan perbankan nasional sebesar 11,51 persen dan perbankan syariah sebesar 10,42 persen.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tumbuh 16,74 persen secara tahunan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK perbankan nasional sebesar 13,49 persen dan perbankan syariah sebesar 11,75 persen.

Anggoro menilai kemampuan menghimpun dana menjadi salah satu keunggulan kompetitif BSI, terutama di tengah kondisi industri perbankan yang semakin mengetat. Salah satunya, mendorong pertumbuhan bisnis sekaligus memperbesar pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia.

“Yang perlu kami garis bawahi adalah pertumbuhan dana pihak ketiga justru tercatat paling tinggi di antara ketiga indikator tersebut di tengah industri yang memang mengetat. Kemampuan menghimpun dana menjadi keunggulan kompetitif yang sangat menentukan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menambahkan, di tengah tekanan likuiditas industri perbankan, pihaknya juga mengandalkan pertumbuhan pendapatan berbasis komisi atau fee based income. Rinciannya, fee based income BSI tumbuh sekitar 38,6% yoy menjadi lebih dari Rp 4 triliun pada semester I-2026. Ade bilang peningkatan kontribusi pendapatan non-margin menjadi penting ketika persaingan likuiditas berpotensi menekan margin perbankan. '

“Di tengah situasi likuiditas yang ketat, persaingan likuiditas akan berdampak terhadap tertekannya margin perbankan. Kami beruntung dengan nasabah yang banyak dan produk-produk unik syariah maupun emas, BSI bisa mendapatkan sumber revenue yang non-margin,”bebernya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:35 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Terkini

Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora

Modal Kunci Duplikat, Mantan Karyawan Sate Babi Curi 2 Motor Milik Bos di Tambora

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Purbaya Siapkan Anggaran Rp 31 Triliun buat Angkat Guru PPPK Jadi PNS

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:02 WIB

Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan

Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:00 WIB

DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar

DPR Tantang Nyali Menteri Haji, Minta Negosiasi Langsung ke Saudi soal Dana DP Haji Rp66 Miliar

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?

Mengapa RAPBN 2027 Dinilai Belum Cukup Mendukung Ekonomi Hijau?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger

Danantara Pastikan PT PP Akan Dimerger

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026

Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Ekonomi Syariah Belum Dilirik Pemerintah, Industri Usul Transaksi Zakat-Haji lewat Bank Syariah

Ekonomi Syariah Belum Dilirik Pemerintah, Industri Usul Transaksi Zakat-Haji lewat Bank Syariah

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Sidang Richard Lee Kembali Ditunda, Jaksa Ungkap Saksi Kunci Menghilang dan Dikabarkan Meninggal

Sidang Richard Lee Kembali Ditunda, Jaksa Ungkap Saksi Kunci Menghilang dan Dikabarkan Meninggal

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:48 WIB

×