Kelompok Industri Jenang Barokah: Emak-emak Berdaya Jaga Kualitas UMKM dengan Metode Lawas

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 20 Juni 2023 | 13:12 WIB
Kelompok Industri Jenang Barokah: Emak-emak Berdaya Jaga Kualitas UMKM dengan Metode Lawas
Suswaningsih dan salah satu anggota Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah dalam Bazaar UMKM BRILian, Jumat (16/6/2023)[Suara.com/Hadi]

Suara.com - Produk kuliner khas Gunungkidul memiliki keberagaman yang sangat menarik. Mulai dari gatot, rempeyek, thiwul, dan masih banyak lagi lainnya. Namun, ada pula kuliner khas yang tidak kalah nikmat dari lainnya yakni jenang dari dari Padukuhan Saban, Desa Karangwuni, Kecamatan Rongkop, Gunungkidul.

Memulai usaha sejak tahun 2011, Suswaningsih, sosok yang menjadi salah satu tokoh kunci UMKM jenang ketan Karangwuni menuturkan, bahan yang digunakan untuk membuat jenang ketan cukup sederhana, yaitu beras ketan, beras padi, kelapa, dan gula Jawa.

"Awalnya, kami ibu-ibu rumah tangga satu lingkungan itu punya keinginan untuk mengelola hasil pertanian," kata Suswaningsih saat diwawancara Suara.com ketika hadir sebagai salah satu UMKM di Bazaar UMKM BRI di Kantor BRI Cik di Tiro pada Jumat (16/6/2023).

Langkah tersebut, kata dia, adalah buah dari keinginan para ibu rumah tangga di kampung setempat yang ingin lebih berdaya dan mendapatkan penghasilan secara mandiri.

Pasalnya, mayoritas ibu-ibu di lingkungan kampung Saban adalah petani dengan penghasilan yang tidak stabil.

"Dengan motivasi agar perempuan di kampung kami bisa mendapatkan pendapatan sendiri, kami memutuskan untuk membuat usaha secara berkelompok," kata dia.

Suswaningsih dan salah satu anggota Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah saat hadir di Bazaar UMKM BRILian, Jumat (16/6/2023)[Suara.com/Hadi]
Suswaningsih dan salah satu anggota Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah saat hadir di Bazaar UMKM BRILian, Jumat (16/6/2023)[Suara.com/Hadi]

Jauh sebelum menjadi UMKM yang merambah berbagai daerah seperti sekarang, awalnya jenang ketan Barokah hanya dipasarkan melalui pasar-pasar tradisional di Gunungkidul. Jenang ketan jadi pilihan mereka karena dianggap sebagai salah satu kuliner khas dari dusun tersebut yang sangat disukai oleh masyarakat, baik lokal maupun dari luar daerah Gunungkidul. 

"Kelompok kami memiliki 20 anggota yang bertugas mulai dari membuat jenang hingga pemasaran," ungkap Suswaningsih.

Pada tahun , Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah mendapatkan mitra usaha yang menyediakan bahan baku jenang hingga mendukung pemasaran produk ke luar wilayah Gunungkidul.

Baca Juga: Omzet Meroket, UMKM Sleman Semakin Mudah Jangkau Konsumen Melalui Ritel Modern

"Sampai pada tahun 2020, kami memutuskan untuk berhenti bermitra dengan pengusaha tersebut. Saat itu, kami belum lama dapat dukungan pengembangan usaha dan modal dari BRI," kata Suswaningsih.

Dukungan dari BRI tersebut, Suswaningsih mengaku, kelompok usahanya sangat terbantu. Terutama untuk modal pengembangan usaha melalui KUR BRI.

Digempur COVID-19

Kelompok usaha yang baru mulai menggeliat bersama dengan dukungan BRI itu terpaksa harus ditutup karena hantaman wabah Virus Corona yang pertama kali ditemukan di indonesia pada Maret 2020 silam.

"Saat itu, COVID-19 membuat kami tutup total. Tidak ada aktivitas produksi dan pemasaran. Itu masa yang sangat sulit, selain saat kami pertama kali memulai usaha bersama. Karena, saat itu, saya akui, membangun kepercayaan konsumen sangat sulit," ujar Suswaningsih.

Meski demikian, Suswaningsih mengatakan, Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah bisa kembali bangkit dan kini bisa berkembang lebih besar dari sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI