Kelompok Industri Jenang Barokah: Emak-emak Berdaya Jaga Kualitas UMKM dengan Metode Lawas

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 20 Juni 2023 | 13:12 WIB
Kelompok Industri Jenang Barokah: Emak-emak Berdaya Jaga Kualitas UMKM dengan Metode Lawas
Suswaningsih dan salah satu anggota Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah dalam Bazaar UMKM BRILian, Jumat (16/6/2023)[Suara.com/Hadi]

"Keunggulan kami, produk jenang Barokah tidak sama dengan kebanyakan jenang lainnya karena mengutamakan bahan yang benar-benar berkualitas. Bisa dicek, rasanya pasti beda," kata dia.

Bukan tanpa alasan, kualitas yang dibangun Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah untuk produk jenang ketan merupakan hasil dari kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

"Kami mendapatkan bimbingan dari peneliti LIPI dari tahun 2015 untuk memproduksi jenang dengan kualitas terbaik," kata dia.

Saat ini, Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah juga sudah menjalin mitra dari luar daerah seperti Pacitan untuk memasok bahan dasar jenang seperti kelapa dan lain sebagainya.

Dalam sehari, industri rumah tangga Jenang Barokah mampu menghasilkan rata-rata 73 kg jenang. Bahkan, saat ramai pesanan, dalam satu hari mereka bisa memproduksi 300 kg jenang yang membutuhkan setidaknya 80 butir kelapa.

Peningkatan jam kerja biasanya dilakukan ketika ada pesanan khusus atau saat pesanan sedang tinggi. Proses produksi dalam satu wajan besar membutuhkan waktu rata-rata 5-8 jam dan dilakukan oleh 3 tenaga kerja secara bergantian.

Dengan skala produksi tersebut, Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah bisa mendapatkan omzet mencapai Rp150 juta dalam satu tahun.

Suswaningsih menuturkan, seiring dengan pesatnya industri makanan, sering kali tuntutan memaksa pengolahan yang cepat dengan mengandalkan mesin-mesin modern dan berdampak pada pengurangan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan.

Namun, hal itu tidak terjadi pada Kelompok Industri Rumah Tangga Jenang Barokah di Padukuhan Saban itu.

Alasannya karena, selain menjaga kualitas, pembuatan jenang dengan alat tradisional dan pengapian kayu bakar juga menjaga kondisi ekonomi keluarga di lingkungan Saban.

"Tetap jaga kualitas. Harus sabar dan terus istiqomah dan jangan anggap remeh pesanan meskipun sedikit," pungkas dia.

Selain jenang, di Padukuhan Saban juga terdapat home industri wingko babat. Home industri ini memberikan manfaat bagi peningkatan perekonomian keluarga para ibu-ibu yang bekerja di kampung tersebut.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, CEO Regional BRI Yogyakarta, John Sarjono menegaskan kembali komitmen BRI dalam mendukung UMKM. Salah satunya melalui event Bazaar UMKM BRILian.

"Jumlah mitra (UMKM) BRI saat ini diperkirakan mencapai ribuan klaster binaan. Sebagai bentuk apresiasi BRI, kami mengundang UMKM secara bergantian di berbagai event dari BRI," kata Sarjono, saat ditemui awak media pada Jumat (16/6/2023).

Dalam agenda yang mengundang 11 UMKM binaan mantri BRI tersebut, Sarjono menegaskan, event ini sekaligus mengajak para pelaku UMKM terkait pentingnya transaksi tanpa uang tunai, baik dari sektor keamanan hingga catatan transaksi yang bisa terpantau dengan mudah secara digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Perlindungan UMKM, Komite II Undang Kementerian/Lembaga Kunker Pengawasan UU Desain Industri

Dorong Perlindungan UMKM, Komite II Undang Kementerian/Lembaga Kunker Pengawasan UU Desain Industri

Jakarta | Selasa, 20 Juni 2023 | 11:34 WIB

KST Jabar Borong Dagangan UMKM Sekaligus Bantu Perekonomian Keluarga Sopir

KST Jabar Borong Dagangan UMKM Sekaligus Bantu Perekonomian Keluarga Sopir

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2023 | 10:38 WIB

Kolaborasi BUMN Majukan UMKM, Pupuk Kaltim Hadirkan Produk Wastra di PaDi UMKM Expo 2023

Kolaborasi BUMN Majukan UMKM, Pupuk Kaltim Hadirkan Produk Wastra di PaDi UMKM Expo 2023

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2023 | 07:25 WIB

Fekon Universitas Garut Kerjasama dengan UMKM Berbasis ESG

Fekon Universitas Garut Kerjasama dengan UMKM Berbasis ESG

| Senin, 19 Juni 2023 | 18:06 WIB

Omzet Meroket, UMKM Sleman Semakin Mudah Jangkau Konsumen Melalui Ritel Modern

Omzet Meroket, UMKM Sleman Semakin Mudah Jangkau Konsumen Melalui Ritel Modern

Jogja | Senin, 19 Juni 2023 | 16:42 WIB

Hadir di KIE 2023, Pertamina Wadahi UMKM Binaan Perluas Pasar Dalam Negeri

Hadir di KIE 2023, Pertamina Wadahi UMKM Binaan Perluas Pasar Dalam Negeri

News | Senin, 19 Juni 2023 | 16:25 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB