Pemerintah Diminta Bentuk Lembaga Khusus Komoditas Kelapa Sawit Nasional

M Nurhadi

Selasa, 27 Juni 2023 | 15:01 WIB
Pemerintah Diminta Bentuk Lembaga Khusus Komoditas Kelapa Sawit Nasional
Petani di Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko memanen tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di kebunnya, Jumat (27/8/2021). [ANTARA/Ferri]

Suara.com - Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) mengusulkan pendirian badan atau lembaga khusus yang akan mengurus seluruh sektor industri kelapa sawit di Indonesia, dari awal hingga akhir rantai produksi, dengan tujuan memperkuat tata kelola industri kelapa sawit nasional.

Menurut Plt. Ketua Umum DMSI, Sahat Sinaga, usulan ini didasari oleh pengalaman historis dari komoditas karet Indonesia yang saat ini mengalami penurunan karena kalah bersaing dengan karet sintetis.

DMSI ingin mencegah hal serupa terjadi pada industri kelapa sawit di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan badan atau lembaga khusus yang akan mengurus bisnis kelapa sawit dan bertindak sebagai regulator untuk industri sawit di Indonesia.

Sahat menambahkan bahwa badan atau lembaga khusus yang menangani bisnis kelapa sawit sangat diperlukan agar konflik kepentingan dan persaingan sektoral dapat diminimalisir.

Selain itu, pemerintah melalui Menko Marves dan Kemaritiman Luhut Panjaitan telah menargetkan produksi kelapa sawit mencapai 100 juta ton pada tahun 2045, saat Indonesia memasuki masa keemasannya.

Melansir dari Antara, saat ini, produktivitas kelapa sawit rata-rata hanya sekitar 3,5 ton per hektar per tahun, padahal angka tersebut dapat ditingkatkan menjadi 6,5 ton per hektar per tahun dengan luas kebun yang mencapai 16,38 juta hektar saat ini. Maka dari itu, badan khusus untuk kelapa sawit sebagai regulator sangat penting untuk mendukung pencapaian target tersebut.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, Musdalifah Mahmud, memberikan apresiasi terhadap usulan pembentukan badan khusus kelapa sawit untuk mendorong keberlanjutan industri kelapa sawit ke depan.

Ia menyarankan agar usulan tersebut diajukan melalui proposal yang komprehensif, terutama mengingat akan terbentuknya kabinet baru setelah pemilu 2024. Ia berharap badan khusus tersebut dapat menjaga keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman, menyatakan bahwa upaya pembentukan badan komoditas kelapa sawit sudah dimulai dengan pendirian Badan Layanan Umum (BLU) yang mengelola dana kelapa sawit.

baca juga

Namun, masih diperlukan banyak perbaikan dalam industri kelapa sawit, termasuk perbaikan tata kelola perkebunan kelapa sawit rakyat yang berpotensi meningkatkan produktivitas usaha perkebunan kelapa sawit nasional. Dengan adanya badan khusus, ia berpendapat akan terbuka peluang yang lebih besar di pasar domestik untuk kelapa sawit.

Saat ini, sebagian besar produksi kelapa sawit nasional (67% dari total produksi) dikonsumsi di pasar domestik, memberikan kekuatan tawar yang lebih besar bagi Indonesia sebagai penentu harga perdagangan kelapa sawit global.

Ketua Bidang Komunikasi dan Promosi Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Qayuum Amri, berharap badan khusus kelapa sawit dapat membantu menyelesaikan masalah petani terkait legalitas kebun.

Menurutnya, petani kelapa sawit membutuhkan kepastian status hak kepemilikan kebun untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian, serta menghadapi penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Ia berpendapat bahwa peran badan khusus kelapa sawit sebagai regulator sangat penting untuk mencegah terulangnya masalah harga di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAPKI Ingatkan Kebakaran Hutan Tidak Identik dengan Kebun Sawit

GAPKI Ingatkan Kebakaran Hutan Tidak Identik dengan Kebun Sawit

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 13:12 WIB

Aplikasi Bank Benih Perkebunan Dukung Program Peremajaan Sawit Rakyat

Aplikasi Bank Benih Perkebunan Dukung Program Peremajaan Sawit Rakyat

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 17:22 WIB

Bio Inti Agrindo Beberkan Rencanan Pengembangan Masyarakat Sekitar Perkebunan

Bio Inti Agrindo Beberkan Rencanan Pengembangan Masyarakat Sekitar Perkebunan

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 17:10 WIB

Menko Luhut Bakal 'Gebuk' Pengusaha Sawit Yang Bandel

Menko Luhut Bakal 'Gebuk' Pengusaha Sawit Yang Bandel

Bisnis | Minggu, 25 Juni 2023 | 20:14 WIB

Lahan Sawah Indragiri Hilir Terluas di Riau, Gubernur Syamsuar Siap Bantu Petani

Lahan Sawah Indragiri Hilir Terluas di Riau, Gubernur Syamsuar Siap Bantu Petani

Riau | Jum'at, 23 Juni 2023 | 10:59 WIB

GMC Sumut Latih Petani Buat Keranjang Kelapa Sawit

GMC Sumut Latih Petani Buat Keranjang Kelapa Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Juni 2023 | 17:32 WIB

Terkini

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

×