Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Nyala Semangat Para Mama dari Kupang, Inspirasi Cinta Nusantara Terus Berkembang

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 30 Juni 2023 | 10:00 WIB
Nyala Semangat Para Mama dari Kupang, Inspirasi Cinta Nusantara Terus Berkembang
Para mama asal Kupang tengah membuat tenun tradisional untuk dipasarkan Cinta Nusantara [Suara/Hadi-Ist/Cinta Nusantara]

Suara.com - Berawal dari pengabdian mahasiswa melalui KKN di Kupang, Annisa Nur Aini menyadari potensi di tengah keterbatasan akses para mama pembuat kerajinan tenun di wilayah itu.

“Saat saya kuliah di UNS dulu, ketika KKN di Kupang saya melihat para mama memiliki usaha membuat berbagai kerajinan dari tenun tradisional. Sayangnya, mereka produk mereka kurang terjual karena pemasaran yang minim,” kata Nisa, saat ditemui Suara.com di sela-sela pameran UMKM yang didukung Pemkab Sleman pada Sabtu (10/6/2023) lalu.

Tekanan ekonomi dan kurangnya pemasukan dari jualan tenun tradisional warisan nenek moyang itu, membuat para mama terpaksa meninggalkan keluarga dan menjadi pekerja migran atau TKI di luar negeri.

“Karena menjadi TKW, mereka harus meninggalkan anak-anaknya. Mereka mau tidak mau akhirnya menitipkan anaknya ke nenek atau kerabat mereka,” ujar Nisa.

Padahal, kata dia, kehadiran ibu menjadi faktor penting pendukung golden age anak. Usia ini merupakan periode yang amat penting bagi seorang anak. Pendidikan pada rentang usia tersebut sangat menentukan tahap perkembangan anak selanjutnya. Masa-masa emas tersebut berada dalam rentang antara usia 0 sampai 6 tahun.

Tim dari Cinta Nusantara (Nisa-Kanan) menjadi salah satu peserta dalam event Sleman Creative Week [Suara.com/Hadi/Cinta Nusantara]
Tim dari Cinta Nusantara (Nisa-Kanan) menjadi salah satu peserta dalam event Sleman Creative Week [Suara.com/Hadi/Cinta Nusantara]

Dengan motivasi membantu para ibu sekaligus keluarga mereka, Nisa lantas mendirikan Cinta Nusantara, yang ia harapkan mampu membantu para ibu, khususnya di Kupang untuk berdaya hingga mendapatkan penghasilan yang layak sehingga tidak perlu meninggalkan keluarga demi mendapatkan pundi-pundi uang.

“Tidak hanya di Kupang. Ketika saya balik ke Jogja, waktu pandemi COVID-19 kemarin, ada beberapa kenalan saya yang merupakan perajin batik kehilangan pemasukan hingga sulit bangkit,” ujar dia.

Ia lantas juga membuat Cinta Nusantara menjadi tidak hanya UMKM yang memasarkan produk dengan fokus keuntungan, melainkan media yang mendukung para pelaku UMKM local.

“Saat ini kita juga ikut memasarkan batik geblekdari Kulon Progo, Kawung dan lain sebagainya,” sambung dia.

Pemasaran dari Cinta Nusantara saat ini tidak hanya terbatas dalam negeri. Tapi juga tengah diusahakan untuk mampu tembus luar negeri dengan penyesuaian standar.

Proses pembuatan batik tradisional [Ist/CintaNusantara]
Proses pembuatan batik tradisional [Ist/CintaNusantara]

Mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) itu menegaskan, hingga saat ini Cinta Nusantara fokus untuk membantu pemasaran pelaku usaha skala mikro dan kecil. Hal ini semata-mata ia lakukan karena menyadari ada banyak pelaku usaha yang sebenarnya memiliki banyak potensi namun terganjal pemasaran dan promosi.

“Sampai sekarang kami terus berhubungan dengan para mama di Kupang. Namun, karena dana yang terbatas, kita mengupayakan agar pengiriman saat ada pesanan saja sehingga bisa menekan biaya pengiriman dari Kupang,” kata dia.

Berdiri sejak tahun 2021 silam, Nisa berharap Cinta Nusantara bisa terus tumbuh dan berkembang hingga mendapatkan profit sehingga tidak perlu lagi mencari sponsor untuk membantu para pelaku usaha lokal.

“Tidak melulu harus dari sisi usaha. Harapan saya, kita bisa membantu berbagai sektor seperti ketersediaan akses kesehatan dan pendidikan dasar di sana,” ucap dia.

Omzet Cinta Nusantara, kata Nisa, saat ini masih berkisar Rp3 jutaan dalam sebulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaster Pempek 26 Ilir Binaan BRI Hidupkan Wisata Kuliner Digital di Palembang

Klaster Pempek 26 Ilir Binaan BRI Hidupkan Wisata Kuliner Digital di Palembang

Sumsel | Kamis, 29 Juni 2023 | 14:55 WIB

Smeru Institute: UKM Indonesia Masih Hadapi Tantangan dan Hambatan di Era Digital

Smeru Institute: UKM Indonesia Masih Hadapi Tantangan dan Hambatan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 29 Juni 2023 | 12:48 WIB

BRIlian Preneur Asal Sumsel: Bawa UMKM Songket Palembang Naik Kelas Dengan Digitalisasi

BRIlian Preneur Asal Sumsel: Bawa UMKM Songket Palembang Naik Kelas Dengan Digitalisasi

Sumsel | Kamis, 29 Juni 2023 | 08:26 WIB

Pelaku UMKM Terfasilitasi Melalui SiBakul, Izin Terjamin Penjualan Makin Laris

Pelaku UMKM Terfasilitasi Melalui SiBakul, Izin Terjamin Penjualan Makin Laris

Jogja | Rabu, 28 Juni 2023 | 20:00 WIB

BRILink Hidupkan Digitalisasi Pada Masyarakat Perbatasan Urban Palembang

BRILink Hidupkan Digitalisasi Pada Masyarakat Perbatasan Urban Palembang

Sumsel | Rabu, 28 Juni 2023 | 21:13 WIB

Wow! Lebih 2.000 UMKM Tertarik Ikuti Program Pengembangan dari Pegadaian

Wow! Lebih 2.000 UMKM Tertarik Ikuti Program Pengembangan dari Pegadaian

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 10:48 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB