Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

APBN Semester I 2023 Surplus Rp152,3 Triliun, Penerimaan Pajak Capai 56,5 Persen

M Nurhadi

Selasa, 04 Juli 2023 | 09:46 WIB
APBN Semester I 2023 Surplus Rp152,3 Triliun, Penerimaan Pajak Capai 56,5 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ditemui usai kegiatan sosialisasi UU P2SK oleh Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (13/6/2023). ANTARA/Imamatul Silfia/aa.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa pada semester pertama tahun 2023, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat surplus sebesar Rp152,3 triliun.

"Dalam semester I tahun 2023, APBN mengalami surplus sebesar Rp152,3 triliun, dengan surplus keseimbangan primer sebesar Rp368,2 triliun. Ini merupakan hasil yang sangat baik," ujar Sri Mulyani dalam akun Instagram resmi @smindrawati, seperti yang dikutip di Jakarta pada hari Selasa (4/7/2023).

Sri Mulyani menjelaskan, pendapatan negara pada semester pertama tahun 2023 mencapai Rp1.407,9 triliun, setara dengan 57,2 persen dari target total APBN tahun 2023. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 5,4 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Selanjutnya, penerimaan pajak mencapai Rp970,2 triliun, setara dengan 56,5 persen dari target. Capaian tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 9,9 persen yoy dan didorong oleh pertumbuhan Pajak Penghasilan (PPh) Badan sebesar 26,2 persen yoy dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri sebesar 19,5 persen yoy.

"Makro ekonomi kita masih tumbuh cukup baik," ujar Sri Mulyani.

Penerimaan dari bea cukai tercatat sebesar Rp135,4 triliun, mengalami kontraksi sebesar 18,8 persen. Namun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mengalami pertumbuhan sebesar 5,5 persen yoy, mencapai Rp302,1 triliun atau setara dengan 68,5 persen dari target.

Pertumbuhan PNBP terutama berasal dari komoditas nonmigas yang tumbuh 94,7 persen yoy dan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tumbuh 19,4 persen yoy.

Meskipun mencatat kinerja yang baik, Menteri Keuangan mengingatkan bahwa perlu waspada terhadap pelemahan harga komoditas.

Selanjutnya, belanja negara mencapai Rp1.254,7 triliun, setara dengan 41,0 persen dari target, mengalami pertumbuhan sebesar 0,9 persen yoy. Belanja negara terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp891,6 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 1,6 persen.

baca juga

Dari jumlah tersebut, 55,2 persen digunakan langsung untuk masyarakat dalam bentuk bantuan sosial dan subsidi seperti listrik, bahan bakar minyak (BBM) LPG 3 kilogram, beasiswa untuk anak-anak tak mampu, dan BPJS Kesehatan untuk masyarakat miskin.

Selain itu, belanja negara juga digunakan untuk belanja prioritas nasional, seperti persiapan Pemilu 2024, belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista) Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta pembangunan infrastruktur dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Belanja transfer ke daerah digunakan untuk mendukung pemerintah daerah dalam pelayanan masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, juga untuk pembangunan empat daerah otonom baru (DOB) di Papua.

Menteri Keuangan menambahkan bahwa APBN juga memberikan insentif fiskal bagi 62 daerah tertinggal, penurunan inflasi daerah, serta upaya memberantas kemiskinan ekstrem melalui Dana Desa yang difokuskan pada pengurangan kemiskinan ekstrem dan peningkatan tata kelola di desa.

"APBN 2023 terus bekerja keras untuk melindungi rakyat dan ekonomi. APBN juga semakin sehat dan berkelanjutan. Ini merupakan prestasi yang tidak mudah di saat banyak negara mengalami krisis ekonomi dan kesulitan keuangan atau utang," ungkap Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Per Mei 2023, Utang Pemerintah Turun, Ini Faktor Pendorongnya

Per Mei 2023, Utang Pemerintah Turun, Ini Faktor Pendorongnya

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2023 | 01:10 WIB

Apa Itu Negara Kelas Menengah Atas? Status Ekonomi Indonesia Naik Derajat

Apa Itu Negara Kelas Menengah Atas? Status Ekonomi Indonesia Naik Derajat

News | Senin, 03 Juli 2023 | 18:56 WIB

Luhut Punya Komando Militer dan Ekonomi di Papua? Begini Kata Anak Buah

Luhut Punya Komando Militer dan Ekonomi di Papua? Begini Kata Anak Buah

News | Senin, 03 Juli 2023 | 17:43 WIB

Bos Kadin Sebut Australia jadi Mitra Strategis ASEAN dan Indonesia

Bos Kadin Sebut Australia jadi Mitra Strategis ASEAN dan Indonesia

Bisnis | Senin, 03 Juli 2023 | 19:56 WIB

Cara Bayar Pajak Motor Online, Mudah Bisa dari HP

Cara Bayar Pajak Motor Online, Mudah Bisa dari HP

Deli | Senin, 03 Juli 2023 | 15:02 WIB

Tiba-tiba Jokowi Kasih Peringatan ke Para Menteri: Awas Krisis Ekonomi

Tiba-tiba Jokowi Kasih Peringatan ke Para Menteri: Awas Krisis Ekonomi

Bisnis | Senin, 03 Juli 2023 | 16:17 WIB

Terkini

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×