Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Kurs Rupiah Diprediksi Melemah Efek Kenaikan Suku Bunga Amerika

M Nurhadi

Rabu, 05 Juli 2023 | 10:16 WIB
Kurs Rupiah Diprediksi Melemah Efek Kenaikan Suku Bunga Amerika
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nilai tukar rupiah antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Rabu mengalami pelemahan akibat ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) pada bulan ini.

Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, kurs rupiah melemah sebesar 19 poin atau 0,13 persen menjadi Rp15.014 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp14.995 per dolar AS.

Ekonom Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto mengatakan, rupiah kemungkinan masih akan cenderung melemah mengingat ekspektasi kenaikan suku bunga di AS. Hal ini disampaikannya kepada ANTARA di Jakarta pada hari Rabu (5/7/2023).

Pasar sedang menunggu rilis risalah dari pertemuan terbaru Bank Sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed), untuk mendapatkan petunjuk mengenai kebijakan moneter yang akan diambil. Risalah tersebut dijadwalkan akan dirilis hari ini.

Alat CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar memperkirakan kemungkinan sebesar hampir 87 persen terjadinya kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Federal Reserve kali ini.

Ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan melakukan dua kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun ini akan terus mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah, yang pada gilirannya memberikan tekanan terhadap harga emas, menurut analis pasar.

Bank sentral AS memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga dalam pertemuan Juni, tetapi memberikan isyarat bahwa kemungkinan masih akan terjadi kenaikan suku bunga sebesar setengah poin persentase hingga akhir tahun.

Data ekonomi yang dirilis sepanjang pekan lalu menggambarkan keadaan ekonomi AS yang solid, yang mengurangi kekhawatiran akan terjadinya resesi tetapi memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan tetap pada kebijakan yang cukup ketat.

Oleh karena itu, Rully memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan cenderung melemah sepanjang hari ini, dengan kisaran antara Rp14.955 hingga Rp15.150 per dolar AS.

Pada hari Selasa (4/7/2023), rupiah menguat sebesar 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.995 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp15.030 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Daftar Nilai Mata Uang Tertinggi di Dunia, Ternyata Bukan Dollar Amerika atau Poundsterling

5 Daftar Nilai Mata Uang Tertinggi di Dunia, Ternyata Bukan Dollar Amerika atau Poundsterling

Semarang | Senin, 03 Juli 2023 | 19:15 WIB

Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar

Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:41 WIB

Libur Panjang Tiba, Rupiah Berakhir Ceria

Libur Panjang Tiba, Rupiah Berakhir Ceria

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:24 WIB

Fight Back! Rupiah Hajar Dolar AS Jelang Libur Panjang Idul Adha

Fight Back! Rupiah Hajar Dolar AS Jelang Libur Panjang Idul Adha

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 13:01 WIB

Rupiah Letoi Lagi Lawan Dolar AS, Kini Tembus Rp15.022

Rupiah Letoi Lagi Lawan Dolar AS, Kini Tembus Rp15.022

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 17:24 WIB

Resmi Persunting Anna, Angga Wijaya Eks Suami Dewi Perssik Ungkap Alasan Mahar Pakai Dolar

Resmi Persunting Anna, Angga Wijaya Eks Suami Dewi Perssik Ungkap Alasan Mahar Pakai Dolar

Moots | Jum'at, 23 Juni 2023 | 19:33 WIB

Terkini

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:35 WIB

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:29 WIB

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:19 WIB

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 08:09 WIB

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 07:59 WIB