Kurs Rupiah Diprediksi Melemah Efek Kenaikan Suku Bunga Amerika

M Nurhadi

Rabu, 05 Juli 2023 | 10:16 WIB
Kurs Rupiah Diprediksi Melemah Efek Kenaikan Suku Bunga Amerika
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nilai tukar rupiah antarbank di Jakarta pada awal perdagangan Rabu mengalami pelemahan akibat ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS) pada bulan ini.

Pada pembukaan perdagangan Rabu pagi, kurs rupiah melemah sebesar 19 poin atau 0,13 persen menjadi Rp15.014 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp14.995 per dolar AS.

Ekonom Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto mengatakan, rupiah kemungkinan masih akan cenderung melemah mengingat ekspektasi kenaikan suku bunga di AS. Hal ini disampaikannya kepada ANTARA di Jakarta pada hari Rabu (5/7/2023).

Pasar sedang menunggu rilis risalah dari pertemuan terbaru Bank Sentral AS, yaitu Federal Reserve (The Fed), untuk mendapatkan petunjuk mengenai kebijakan moneter yang akan diambil. Risalah tersebut dijadwalkan akan dirilis hari ini.

Alat CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar memperkirakan kemungkinan sebesar hampir 87 persen terjadinya kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan Federal Reserve kali ini.

Ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan melakukan dua kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun ini akan terus mendorong penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah, yang pada gilirannya memberikan tekanan terhadap harga emas, menurut analis pasar.

Bank sentral AS memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga dalam pertemuan Juni, tetapi memberikan isyarat bahwa kemungkinan masih akan terjadi kenaikan suku bunga sebesar setengah poin persentase hingga akhir tahun.

Data ekonomi yang dirilis sepanjang pekan lalu menggambarkan keadaan ekonomi AS yang solid, yang mengurangi kekhawatiran akan terjadinya resesi tetapi memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve akan tetap pada kebijakan yang cukup ketat.

Oleh karena itu, Rully memperkirakan bahwa nilai tukar rupiah akan cenderung melemah sepanjang hari ini, dengan kisaran antara Rp14.955 hingga Rp15.150 per dolar AS.

baca juga

Pada hari Selasa (4/7/2023), rupiah menguat sebesar 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.995 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp15.030 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Daftar Nilai Mata Uang Tertinggi di Dunia, Ternyata Bukan Dollar Amerika atau Poundsterling

5 Daftar Nilai Mata Uang Tertinggi di Dunia, Ternyata Bukan Dollar Amerika atau Poundsterling

Semarang | Senin, 03 Juli 2023 | 19:15 WIB

Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar

Intip Biaya yang Harus Digelontorkan Buat Mondok di Ponpes Al Zaytun: Bayar Pakai Dolar

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:41 WIB

Libur Panjang Tiba, Rupiah Berakhir Ceria

Libur Panjang Tiba, Rupiah Berakhir Ceria

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 16:24 WIB

Fight Back! Rupiah Hajar Dolar AS Jelang Libur Panjang Idul Adha

Fight Back! Rupiah Hajar Dolar AS Jelang Libur Panjang Idul Adha

Bisnis | Selasa, 27 Juni 2023 | 13:01 WIB

Rupiah Letoi Lagi Lawan Dolar AS, Kini Tembus Rp15.022

Rupiah Letoi Lagi Lawan Dolar AS, Kini Tembus Rp15.022

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 17:24 WIB

Resmi Persunting Anna, Angga Wijaya Eks Suami Dewi Perssik Ungkap Alasan Mahar Pakai Dolar

Resmi Persunting Anna, Angga Wijaya Eks Suami Dewi Perssik Ungkap Alasan Mahar Pakai Dolar

Moots | Jum'at, 23 Juni 2023 | 19:33 WIB

Terkini

Perahu Ditemukan Kosong Tanpa Dayung, Pemburu Gurita di Tulungagung Lenyap Ditelan Ombak

Perahu Ditemukan Kosong Tanpa Dayung, Pemburu Gurita di Tulungagung Lenyap Ditelan Ombak

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:47 WIB

OTT Bupati Klaten, KPK Angkut Tong Biru Berisi Uang Rp 1,9 Miliar

OTT Bupati Klaten, KPK Angkut Tong Biru Berisi Uang Rp 1,9 Miliar

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Trading Halt Dibuka, IHSG Masih Terus Anjlok 11% ke Level 5.200

Trading Halt Dibuka, IHSG Masih Terus Anjlok 11% ke Level 5.200

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Netizen Cari-cari Mbak Rara di Tengah Kebakaran Hutan, Katanya Punya 'Remote Langit'

Netizen Cari-cari Mbak Rara di Tengah Kebakaran Hutan, Katanya Punya 'Remote Langit'

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Jangan Korbankan Pedagang! Wakil Ketua DPRD Desak Pemkot Buka-bukaan Dokumen Pasar Shopping Metro

Jangan Korbankan Pedagang! Wakil Ketua DPRD Desak Pemkot Buka-bukaan Dokumen Pasar Shopping Metro

Lampung | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Begini Kondisi SPBU di Bali, Masih Terjadi Antrean BBM?

Begini Kondisi SPBU di Bali, Masih Terjadi Antrean BBM?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:31 WIB

InJourney Airports Bidik Permintaan Penerbangan Banyuwangi Lewat Pariwisata

InJourney Airports Bidik Permintaan Penerbangan Banyuwangi Lewat Pariwisata

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Kenapa KSAD Diganti? Menantu Luhut Tukar Jabatan dengan Wakil Panglima TNI

Kenapa KSAD Diganti? Menantu Luhut Tukar Jabatan dengan Wakil Panglima TNI

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:21 WIB

Saiful Mujani: Gibran Tuh Jadi Beban Negara

Saiful Mujani: Gibran Tuh Jadi Beban Negara

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Sayur Nangka: Hasil Kebun dan Gaya Hidup Mengikat Perut in This Economy!

Sayur Nangka: Hasil Kebun dan Gaya Hidup Mengikat Perut in This Economy!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×