Dana Bergulir Bangkitkan Kesadaran Masyarakat untuk Bergabung dengan Koperasi

Fabiola Febrinastri

Selasa, 15 Agustus 2023 | 17:58 WIB
Dana Bergulir Bangkitkan Kesadaran Masyarakat untuk Bergabung dengan Koperasi
Masyarakat perlu mendapat motivasi agar mau bergabung dengan koperasi. (Dok: LPDB)

Suara.com - Memperkuat keberlanjutan koperasi di Indonesia membutuhkan banyak faktor penting, salah satunya faktor permodalan. Koperasi mengumpulkan modal dari berbagai pihak, di antaranya simpanan anggota, pinjaman/pembiayaan perbankan, ataupun dana dari lembaga keuangan.

Permodalan koperasi dimanfaatkan untuk kegiatan operasional, mengurangi ketergantungan dengan sumber eksternal, serta dapat meningkatkan produktivitas koperasi dan usaha anggota.

Hingga kini, permodalan menjadi tantangan tersendiri bagi koperasi, khususnya bagi koperasi yang baru berdiri atau baru beroperasi. Masing-masing koperasi juga memiliki kebijakan permodalan yang berbeda-beda, bergantung pada tujuan, jenis usaha, serta struktur organisasi koperasi itu sendiri.

Keberadaan lembaga pembiayaan yang menawarkan bunga rendah menjadi nafas segar bagi koperasi dan anggotanya yang merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Oleh sebab itu, Kementerian Koperasi dan UKM melalui satuan kerjanya yaitu Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) hadir di tengah masyarakat.

LPDB-KUMKM bertugas mengelola dan menyediakan pinjaman/pembiayaan berupa dana bergulir yang ditujukan untuk mendukung operasional, pengembangan produk, serta peningkatan layanan koperasi. Selain pembiayaan, LPDB-KUMKM juga berperan dalam peningkatan kapasitas koperasi melalui pendampingan dan pelatihan dalam Program Inkubator Wirausaha.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, LPDB-KUMKM terus mengembangkan produk-produk pembiayaan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik koperasi-koperasi di Indonesia. Kehadiran LPDB-KUMKM memiliki tujuan utama yakni mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberian dukungan permodalan kepada koperasi.

“Berbagai program dan kegiatan dilakukan LPDB-KUMKM guna mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat dari berbagai sektor, khususnya koperasi dan UMKM. Sektor ini menjadi tulang punggung dan pilar ekonomi Masyarakat, dimana melalui pembiayaan LPDB-KUMKM diberikan kepada dua sektor usaha, yakni sektor riil dan simpan pinjam,” tutur Supomo. 

Perbedaannya, lanjut Supomo, terletak pada sifat dan tujuan dari peruntukkan pembiayaan tersebut. Pembiayaan sektor riil lebih menekankan pada pengembangan usaha jangka panjang dan investasi besar, sedangkan simpan pinjam lebih berfokus pada pemberian akses cepat dan fleksibel terhadap modal kerja dan kebutuhan operasional dalam jangka pendek kepada koperasi.

baca juga

“Harapannya, permodalan dan pendampingan LPDB-KUMKM menjadi cikal bakal koperasi untuk maju dan berkembang. Dengan visi, misi, dan tujuan yang sama, LPDB-KUMKM bersama koperasi bersinergi dalam membentuk ekosistem yang tangguh dan kondusif, sehingga koperasi mampu meningkatkan sisi ekonominya. Pada akhirnya, pembiayaan LPDB-KUMKM dapat berkontribusi aktif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” tutur Supomo.

Selaras dengan LPDB-KUMKM, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Batra Mandiri di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah mengakui bahwa permodalan menjadi kebutuhan koperasi dalam meningkatkan produktivitas usaha. Ketua KSP Batra Mandiri Akhmad Isroil mengatakan, pinjaman bertarif rendah dibutuhkan untuk pengembangan unit usaha produktif kepada anggota yang memiliki prospek usaha potensial untuk pengembangan usaha.

“Peningkatan pendapatan dan produktivitas usaha selama ini dilakukan dengan menerapkan strategi pemasaran usaha anggota yang lebih selektif dan disesuaikan dengan kemampuan kewajiban pembayaran angsuran atau perpanjangan kontrak. Selain itu, monitoring dan evaluasi juga dilakukan guna memantau kelancaran pembayaran pinjaman dari anggota,” sahut Akhmad.

Memenuhi kebutuhan koperasi, lanjut Akhmad, KSP Batra Mandiri mencari informasi mengenai pinjaman murah untuk permodalan koperasi. Melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Banjarnegara diperoleh informasi mengenai keberadaan LPDB-KUMKM.

Dinas Koperasi dan UKM menyampaikan bahwa permodalan yang asalnya dari APBN tersebut disalurkan LPDB-KUMKM kepada pelaku usaha koperasi di Indonesia.

“Setelah mengetahui adanya LPDB-KUMKM, KSP Batra Mandiri mengajukan dan mendapatkan pinjaman yang pertama di tahun 2011 sebesar Rp1 miliar. Dua tahun kemudian di tahun 2013, koperasi kembali mendapat pinjaman kedua dari LPDB-KUMKM sebesar Rp1 miliar, dan pinjaman ketiga pada tahun 2015 sebesar Rp2 miliar,” tutur Akhmad. 

Ketiga pinjaman tersebut kini sudah berstatus lunas. Pada tahun 2022, koperasi yang berdiri tahun 2004 dan berlokasi di Jalan Raya Matrianom KM 06, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, kembali mendapat pinjaman yang keempat sebesar Rp1 miliar dan satu tahun kemudian mendapat pinjaman kelima sebesar Rp1,5 miliar. Kedua pinjaman tersebut kini berkolekbilitas lancar.

“Berkat bantuan permodalan LPDB-KUMKM, koperasi dan anggota merasa sangat terbantu. Anggota mendapat tambahan modal usaha dengan tarif jasa rendah. Melalui dana bergulir, kepercayaan terhadap pemerintah pun meningkat. Perkuatan permodalan tersebut dinilai mampu mengurangi angka pengangguran dan menekan angka kemiskinan, khususnya di lingkup KUMKM,” kata Akhmad.

Momentum hari jadi koperasi ke-76 tahun 2023 ini, lanjut Akhmad, menjadi waktu yang tepat dalam meningkatkan kesadaran berkoperasi di Indonesia. KSP Batra Mandiri yang mencatatkan jumlah anggota sebanyak 1.192 orang, dengan total aset hingga 31 Juli 2023 sebesar Rp6,12 miliar, meyakini bahwa LPDB-KUMKM menjadi angin segar bagi koperasi dari segi permodalan. 

“Sejalan dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku, suntikan modal LPDB-KUMKM menciptakan kontribusi positif bagi masyarakat, salah satunya adalah kesadaran masyarakat untuk bergabung dengan koperasi. Selain itu, LPDB-KUMKM sangat besar manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha koperasi dan anggotanya yaitu UMKM,” tutup Akhmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Peluang Bisnis, Koperasi Jasa Karyawan Nusa Tiga Manfaatkan Dana Bergulir

Perluas Peluang Bisnis, Koperasi Jasa Karyawan Nusa Tiga Manfaatkan Dana Bergulir

Bisnis | Selasa, 25 Juli 2023 | 14:33 WIB

Bupati Kediri Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan dari Dekopin

Bupati Kediri Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan dari Dekopin

Jakarta | Kamis, 13 Juli 2023 | 16:15 WIB

Ganjar Diberi Penghargaan Pembina Koperasi Andalan, Peneliti ICCI: Itu Sudah Objektif

Ganjar Diberi Penghargaan Pembina Koperasi Andalan, Peneliti ICCI: Itu Sudah Objektif

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 20:03 WIB

Di Acara HUT ke-76 Koperasi, Ganjar Dikasih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan

Di Acara HUT ke-76 Koperasi, Ganjar Dikasih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 18:55 WIB

Titip Nasib Koperasi, Ketum Dekopin Terang-terangan Beri Dukungan ke Ganjar: Kami Tak Salah Pilih Orang

Titip Nasib Koperasi, Ketum Dekopin Terang-terangan Beri Dukungan ke Ganjar: Kami Tak Salah Pilih Orang

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 18:38 WIB

Di Acara HUT Koperasi, Tiba-tiba Teten Masduki Sebut Ganjar Jadi Harapan Kemajuan Ekonomi Indonesia

Di Acara HUT Koperasi, Tiba-tiba Teten Masduki Sebut Ganjar Jadi Harapan Kemajuan Ekonomi Indonesia

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 16:20 WIB

Terkini

Sinopsis Thunder Chaser, Drama Kriminal Jin Han dan Qin Hai Lu di WeTV

Sinopsis Thunder Chaser, Drama Kriminal Jin Han dan Qin Hai Lu di WeTV

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Hantu Tidak Mau Pergi, Warga Rusun 609 Ajak Penonton di 22 Kota Nonton Duluan

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:09 WIB

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:59 WIB

×