Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pegadang Pasar Minta Bulog Gelontorkan Beras Biar Harga Murah, Begini Respon Buwas

Achmad Fauzi

Jum'at, 01 September 2023 | 13:42 WIB
Pegadang Pasar Minta Bulog Gelontorkan Beras Biar Harga Murah, Begini Respon Buwas
Beras BULOG yang dijual ke masyarakat. Hingga saat ini 105.000 ton gabah dan beras milik petani terserap dan siap dijual kembali ke masyarakat umum. [Dok Bulog Jateng]

Suara.com - Para pedagang pasar meminta Perum Bulog untuk menggelontorkan berasnya, biar pasokan melimpah yang imbasnya harga menjadi murah. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri yang menyebut berasa Bulog belum banyak beredar di pasar tradisional.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menampik bahwa beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) belum banyak beredar di pasar tradisional. Pria yang akrab disapa Buwas ini menjelaskan, kekinian pedagang pasar dan pengecer sebenarnya sudah bisa mendapat beras dari gudang.

"Ya nggak lah, buktinya sekarang pedagang pasar dapat suplai langsung dari kita," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan yang dikutip, Jumat (1/9/2023).

Buwas menuturkan, jalur distribusi beras Bulog kini lebih ringkas, karena tidak lagi melalui distributor dan langsung bisa mengambil di Gudang Bulog langsung. Sehingga, harga yang didapat sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

"Justru kalau lewat distributor nanti nggak tepat sasaran, kan dimainkan sama distributor. Pengalaman di Banten. Kita sikapi begitu," kata dia.

Buwas memastikan, pedagang pasar bisa mendapatkan pasokan beras Bulog langsung dengan menyampaikan ke Dinas Pasar daerah masing-masing. Setelah itu, Dinas akan menyampaikan ke Gudang Bulog bahwa pasar tradisional membutuhkan beras SPHP dengan jumlah yang ditentukan.

"Manti dinas pasar yang menyampaikan ke kita, pasar ini membutuhkan ada 5 pedagang butuhnya sekian, kita datangkan kita suplai," papar dia.

Sebagai informasi, Perum Bulog mendistribusikan beras SPHP tidak dalam karungan besar seperti 50 kg. Akan tetapi, beras SPHP itu didistribusikan dalam bentuk kemasan 5 kg dengan harga Rp 47.000.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Beras di RI Pecah Rekor, Pedagang Pasar Menjerit Minta Tolong ke Jokowi

Harga Beras di RI Pecah Rekor, Pedagang Pasar Menjerit Minta Tolong ke Jokowi

Bisnis | Kamis, 31 Agustus 2023 | 10:37 WIB

Emak-emak! Bakal Ada Beras Ukuran 1 Kg, Harganya Segini

Emak-emak! Bakal Ada Beras Ukuran 1 Kg, Harganya Segini

Bisnis | Rabu, 30 Agustus 2023 | 11:25 WIB

Ini Kriteria Capres dan Cawapres Pilihan Pedagang Pasar se-DKI Jakarta

Ini Kriteria Capres dan Cawapres Pilihan Pedagang Pasar se-DKI Jakarta

Bisnis | Senin, 24 Juli 2023 | 08:30 WIB

Terkini

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB