Ini Kriteria Capres dan Cawapres Pilihan Pedagang Pasar se-DKI Jakarta

Achmad Fauzi

Senin, 24 Juli 2023 | 08:30 WIB
Ini Kriteria Capres dan Cawapres Pilihan Pedagang Pasar se-DKI Jakarta
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Serpong, Tangsel, mengeluhkan kenaikan harga naik dua kali dalam sepekan, Kamis (23/12/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Suara.com - Pedagang Pasar se-DKI Jakarta bakal dukung Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang selalu blusukan ke pasar. Selain itu, Capres dan cawapres itu juga mau mendengarkan keluh kesah para pedagang.

Ketua DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) DKI Jakarta, Miftahudin mengatakan, para pedagang pasar akan memberikan dukungan moril dan suara kepada capres dan cawapres yang lebih memperhatikan kondisi pasar tradisional di DKI Jakarta.

"Indikasi sederhananya adalah siapa yang paling sering mengunjungi pasar tradisional atau pasar rakyat, Terlepas itu pencitraan ataupun bukan. Minimal dengan hadir ke pasar rakyat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Senin (24/7/2023).

Miftahudin melanjutkan, capres dan cawapres juga harus memiliki bayangan program atau solusi apa yang dibutuhkan untuk persoalan-persoalan kerakyatan saat melakukan blusukan. Menurut dia, para pedagang ingin melihat bukti nyata capres dan cawapres yang peduli terhadap pedagang pasar.

"Kalau sudah saling mencintai itu enak, Kita akan setulus hati menjadi corong terdepan di kalangan pedagang kecil Agar tidak salah memilih capres yang cinta dan peduli terhadap pasar tradisional beserta pedagangnya yang notabene adalah para pelaku UMK mikro dan menengah," jelas dia.

Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (23/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana aktivitas perdagangan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (23/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun, Miftahudin mengakui, para pedagang pasar telah memiliki beberapa nama pilihan capres yang dinilai telah dengan pedagang pasar. Di sisi lain, dirinya juga selalu mengedukasikan kepada pedagang pasar agar tidak memilih atau golput dalam pemilu.

Selain bisa mengkampanyekan jangan golput atau jangan apatis pada pemilu mendatang. Sekaligus mengedukasi pedagang agar jangan salah pilih pemimpin kelak. Kalau suatu urusan diamanahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggu waktu kehancuran," imbuh dia.

Miftahudin menambahkan, kekinian sebanyak 153 pasar tradisional yang besar di DKI Jakarta. Angka itu, belum termasuk dengan pasar-pasar lingkungan dan pasar kecil lainnya.

"Dengan jumlah pedagang di angka 221 ribu pedagang adalah PR besar untuk capres mendatang. Agar bisa memanage, mengatur dan memberi regulasi ataupun kebijakan-kebijakan yang pro terhadap pedagang kecil ini," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Indikator Politik Indonesia: Erick Thohir Unggul di Jawa dan Pemilih Muslim

Survei Indikator Politik Indonesia: Erick Thohir Unggul di Jawa dan Pemilih Muslim

Bisnis | Senin, 24 Juli 2023 | 06:13 WIB

Pedagang Jangan Bandel, Ketahuan Bundling MinyaKita Bisa Dicabut Izin Usahanya

Pedagang Jangan Bandel, Ketahuan Bundling MinyaKita Bisa Dicabut Izin Usahanya

Bisnis | Senin, 10 Juli 2023 | 16:09 WIB

Pedagang Merugi Harga Daging Ayam Mahal, Jokowi: Entar Saya Cek

Pedagang Merugi Harga Daging Ayam Mahal, Jokowi: Entar Saya Cek

Bisnis | Senin, 26 Juni 2023 | 12:39 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×